Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Nafkah

Menghitung Kekayaan Khofifah Indar Parawansa, Calon Gubernur Jawa Timur yang Baru

Redaksi oleh Redaksi
28 Juni 2018
A A
khofifah
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Di Jawa Timur, hasil hitung cepat Gemilihan Gubernur hampir semuanya memenangkan pasangan Khofifah Indar Parawansa – Emil Elestianto Dardak yang diusung oleh PPP, Golkar, Hanura, PAN, Nasdem, Demokrat.

Menurut hasil hitung cepat versi Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), pasangan Khofifah – Emil Dardak unggul 52.28% berbanding 47.72% dari pasangan Saifullah Yusuf – Puti Guntur Soekarno. Sedangkan versi Lembaga Survei Indonesia (LSI), pasangan Khofifah – Emil Dardak unggul 54.3% berbanding 45,7% dari pasangan Saifullah Yusuf – Puti Guntur Soekarno.

Iklan

Dengan hasil ini, hampir bisa dipastikan Khofifah sudah menginjakkan separuh kakinya di posisi Gubernur Jawa Timur.

Sebagai calon Gubernur yang baru, tentu menarik jika Khofifah dibahas atau diblejeti kekayaannya. Dan seperti biasa, tugas seperti itu selayaknya diemban oleh Mojok Institute.

Di artikel kali ini, Mojok akan membahas kekayaan Ibu Khofifah kita.

Khofifah Indar Parawansa merupakan politikus Indonesia yang lahir di Surabaya, 19 Mei 1965. Pilkada tahun ini merupakan Pilkada ketiganya. Di dua Pilkada sebelumnya, ia kalah.

Ia lama aktif di PKB, partai yang jagonya baru saja ia kalahkan. Ia tercatat sebagai Anggota Dewan Pertimbangan serta Dewan Syuro DPP PKB dari tahun 2000 Sampai 2002, kemudian di tahun 2002 sampai tahun 2007, ia menjabat sebagai Wakil Sekretaris Dewan Syuro PKB.

Khofifah merupakan salah satu tokoh perempuan di NU. Ia pernah menjabat sebgai Ketua Umum PP Muslimat Nahdlatul Ulama periode 2000 sampai 2005.

Ia sempat menjadi Menteri Sosial selama tiga tahun di Kabinet Kerja Jokowi.

Urusan kekayaan, Khofifah boleh dibilang memang lumayan makmur. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara terbitan KPK tahun 2014, Khofifah tercatat punya harta tidak bergerak yang meliputi 42 petak tanah dan bangunan senilai Rp34.482.657.000.

Khofifah juga tercatat punya dua kendaraan berupa mobil dengan nilai Rp260.000.000. Kemudian logam mulia dan barang antik, senilai Rp570.000.000, tiga surat berharga senilai Rp175.086.627, serta Giro dan Setara Kas senilai Rp895.815.735

Total kekayaannya senilai Rp36.383.559.362. Pada pelaporan terbaru pada Mei 2016, kekayaannya dilaporkan menjadi Rp23.552.669.762 atau turun 12 miliar dibandingkan periode 2014 saat menjadi menteri.

khofifah

Terakhir diperbarui pada 28 Juni 2018 oleh

Tags: gubernurJawa Timurkhofifahnupkb
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Organisasi Nahdlatul Ulama (NU) perlu menghidupkan kembali adab yang selama ini menjadi ciri khas pesantren, tidak cukup perbaikan sistem MOJOK.CO
Kabar

NU Perlu Hidupkan Tata Krama Organisasi di Tengah Dinamika yang Semakin Kompleks, Perbaikan Sistem Saja Tak Cukup

7 Juni 2026
Muhammadiyah vs NU di Rumah Kami: Dua Hati, Beda Hari Lebaran, Selesai di Meja Makan yang Sama MOJOK.CO
Esai

Muhammadiyah vs NU di Rumah Kami: Dua Hati, Beda Hari Lebaran, Selesai di Meja Makan

9 Maret 2026
Muhammadiyah selamatkan saya dari tabiat buruk orang NU. MOJOK.CO
Sehari-hari

Saya Bukan Muhammadiyah atau NU, tapi Pilih Tinggal di Lingkungan Ormas Bercorak Biru agar Terhindar dari Tetangga Toxic

25 Februari 2026
Awal Ramadan Ikut Muhammadiyah atau Pemerintah? Yang Lebih Dulu Puasa Wajib Kirim Kolak ke Orang Tua MOJOK.CO
Esai

Awal Ramadan Ikut Muhammadiyah atau Pemerintah? Yang Lebih Dulu Puasa Wajib Kirim Kolak ke Orang Tua

18 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cerita alumnus Unika, side hustle untuk temukan kebermaknaan. MOJOK.CO

Kisah Alumnus Unika Pilih Side Hustle dengan Mengubah Sampah Plastik Jadi Kerajinan agar Waras dari Kerjaan Freelance

15 Juli 2026
Curhat kasir Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di jalanan desa sepi. Sepi pembeli, sekali ada pembeli bukan karena butuh tapi iseng dan bikin kesel MOJOK.CO

Derita Kasir Kopdes di Desa Pelosok: Hari-hari Sepi, Pembeli Datang Bukan karena Kebutuhan tapi Sengaja Bikin Kesal

21 Juli 2026
Anak miskin di Yogyakarta masuk Sekolah Rakyat. MOJOK.CO

Saat Kemiskinan Memaksa Anak Lebih Dewasa sebelum Waktunya, Sekolah Rakyat Jadi Pilihan Satu-satunya

20 Juli 2026
TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana MOJOK.CO

TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana

17 Juli 2026
Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan MOJOK.CO

Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan

19 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi tuan rumah “1st Asian Gym for Life Challenge 2026” 1. MOJOK.CO

Jogja Jadi Tuan Rumah Lomba Gym se-Asia usai Thailand Mundur, Semua Kalangan Bebas Ikut Tanpa Beban Menang-Kalah

20 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.