MOJOK.CO Iya-iya. Dibandingin sama anak tetangga itu perih rasanya. Beberapa solusi berikut mungkin bisa jadi alternatif yang, emmm, patut dicoba selagi muda.

Kami memahamimu sebagai anak mami yang low profile dan nggak perlu sok-sokan kelihatan wow di mata para tetangga. Kamu mungkin memaknai kesuksesan secara berbeda dengan orang tua dan boomer-boomer lain di sekitar. Lagian santai aja sih, sukses itu bonus. Nggak sukses, ya, nasib yang perlu dengan legowo diterima.

Sayangnya orang tua rese kadang suka banget banding-bandingin hidup anaknya sendiri sama anak tetangga dan para sepupu. Hadeeeh. Tujuan emang baik, memotivasi. Tapi mana ada tipe motivasi yang malah bikin mental anjlok, lucu sekali. Makanya kami akan membantumu menghadapi situasi saat dibandingin sama anak tetangga.

Jurus saat dibandingin sama anak tetangga #1 Level Easy: Pura-pura nggak denger, terus nyanyi.

Selalu sediakan headset di kantong kalau kamu menyadari orang tuamu kadang-kadang rese. Menjelang obrolan soal tetangga, pasang headsetnya dan putar musik yang keras. Kalau bisa sediakan playlist di Spotify dengan judul, “Playlist Dibandingin sama Anak Tetangga”. Beberapa lagu yang dimasukkan adalah “Cleanin’ Out My Closet” dari Eminem, “Perfect” dari Simple Plan, dan “Creep” dari Radiohead.

Sesekali boleh juga masukkan lagu “Bunda” dari Melly Goeslaw untuk menghadapi mam yang cerewet dengan cara menyentuh hatinya. Sehingga saat orang tua kalian mulai ngomong aneh-aneh, kalian langsung nyaut dengan nyanyian,

“Kubuka album biru, penuh debu dan kusam. Kupandangi seua gambar diri…”

Baca juga:  Memahami Amarah Saat Paketan Rusak dan Nggak Sampai Tujuan. Emosi Maksimal!

Jurus saat dibandingin sama anak tetangga #2 Level Easy: Jawab dengan peribahasa.

Dengarkan saja apa kata orang tuamu tentang anak tetangga atau sepupumu yang sukses. Kamu harus kuat mental, Nak. Tahan-tahan dulu amarah, lalu ledakkan di saat yang tepat. Setelah orang tuamu menyelesaikan kalimatnya, langsung hembuskan napas sambil bilang, “Hmmm, rumput tetangga memang lebih hijau ya. Greta Thurnberg mantap.”

Jurus saat dibandingin sama anak tetangga #3 Level Intermediate: Sarankan orang tuamu mengasuh anak tetangga.

Kalau orang tua sebegitu kagumnya sama anak tetangga, kenapa nggak tukar tambah anak aja ya? Ya sudah, sampaikan pada dear mama papa. “Ma, pa, kenapa kalian tidak menukarku saja dengan anak Bu Sukijan. Switch KK langsung yuk!” Niscaya kalau mama papamu nggak melongo, berarti kamu bukan anak asli mereka.

Jurus saat dibandingin sama anak tetangga #4 Level Intermediate: Bandingin balik orang tuamu sama Bu Susi.

“Ya ampun, anaknya Pak Ramlan itu lho hebat banget. Belum lulus kuliah tapi udah mendirikan usaha di mana-mana. Sering jadi pembicara lagi. Kamu udah lulus belum juga dapet kerjaan gimana sih?”

Iya, menyakitkan banget, pengen beli truk. Jangan lengah kawan, kamu perlu kritis dalam menghadapi situasi ini. Jawablah dengan tegas dan jangan sampai terbata-bata,

“Lho, mama tahu Bu Susi kan? Seumuran kayak mama tapi udah pernah jadi menteri. Mana sukses banget punya jet pribadi, kesayangan netizen pula, wow.”

Paling kalau nggak kena tampol, uang jajan seminggu tertahan dan kamu dibiarkan kelaparan. Tapi tidak apa kawan, ini adalah bentuk perdjoeangan.

Baca juga:  Teruntuk Orang Tua yang Suka Melaporkan Guru Anaknya ke Polisi

Jurus saat dibandingin sama anak tetangga #5 Level Hard: Ucapkan mantra “Wung apa tu man? Wung puyooh…”

Dikutip dari hikayat Raja Lawak Percobaan Mantap, sebuah mantra pernah diucapkan oleh seorang petarung hebat yang tak gentar melawan musuk. Mantra tersebut berbunyi,”Wung apa tu man? Wung puyo…”

Nggak salah lagi, ucapkan mantra tersebut sesaat setelah orang tuamu mulai banding-bandingin kesuksesan anak tetangga. Ucapkan dengan volume sedang sebanyak dua kali, dan dengan volume layaknya orang kaget di mantra ketiga. Maka orang tuamu bakal ngasih kamu paracetamol dan nggak ngebahas anak tetangga lagi. Khawatir sama psikis anaknya sendiri.

Jurus saat dibandingin sama anak tetangga #6 Level Advance: Cosplay jadi Pikachu.

Kerahkan apa pun yang kamu bisa ketika hatimu mulai tersakiti karena dibanding-bandingin. Luka itu sungguh dalam dan tidak seharusnya kamu simpan. Orang tuamu bakal cerita betapa kerennya anak tetangga yang sukses, masuk PTN bergengsi, dan nurut kalo suruh beliin Masako ke warung.

Maka jurus paling ultimate yang bisa kami sarankan kepadamu adalah cosplay jadi Pikachu. Jawab pernyataan mereka dengan,

“Pika pika…”
“Pikaaaaa….?”
Nah, kalau amarah tak terbendung maka katakanlah,
“Piii kaaaa chuuuuu…!” sambil serangan 10 triliun volt.

Akhir kata semoga jurus-jurus ini membantu Mylovku semua dalam menghadapi orang tua toxic. Sesekali ajaklah anak tetangga buat ngopi, siapa tahu kamu sukses di mata orang tua mereka.

BACA JUGA 4 Alasan Mengapa Jongkok di WC Duduk Mencederai Dunia Perjambanan Nasional atau artikel AJENG RIZKA lainnya.