Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Sekolah Kemitraan di Jawa Tengah bikin Menangis Haru, Anak Miskin Bisa Sekolah Gratis dan Kejar Mimpi

Redaksi oleh Redaksi
8 Mei 2026
A A
Tangis haru Valentina di hadapan Gubernur Ahmad Luthfi karena bisa sekolah gratis lewat program Sekolah Kemitraan Pemprov Jawa Tengah MOJOK.CO

Tangis haru Valentina di hadapan Gubernur Ahmad Luthfi karena bisa sekolah gratis lewat program Sekolah Kemitraan Pemprov Jawa Tengah. (Dok. Pemprov)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK – Sekolah kemitraan yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberi kesempatan bagi anak-anak kurang mampu bisa melanjutkan pendidikan. Tidak pelak jika kesempatan tersebut menyimpan haru. 

Saat Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, berkunjung dan memberi motivasi di SMK Mitra Karya Mandiri Kabupaten Brebes pada Kamis (7/8/2026), seorang siswi yang duduk di barisan depan tiba-tiba menangis sesenggukan. 

Siswi kelas 10 tersebut bernama Valentina asal Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, Brebes. Derai isak tangis Valentina  tidak terbendung saat Ahmad Luthfi menceritakan masa kecilnya yang juga anak seorang petani dengan ekonomi pas-pasan. Di titik itu, Valentina langsung teringat dengan kedua orang tuanya di rumah.

Sudah, sudah, jangan nangis. Sini maju, diusap dulu air matanya pakai tisu,” kata Ahmad Luthfi yang langsung mengajak Valentina maju ke depan dan memeluknya agar tangisnya reda. 

Setelah tangisnya mereda, Ahmad Luthfi memberikan satu unit sepeda kepada Valentina sebagai hadiah dan pelecut semangat untuk tetap giat belajar, membahagiakan orang tua, dan dapat mengubah nasib keluarga.

Tangis haru Valentina di hadapan Gubernur Ahmad Luthfi karena bisa sekolah gratis lewat program Sekolah Kemitraan Pemprov Jawa Tengah MOJOK.CO
Tangis haru Valentina di hadapan Gubernur Ahmad Luthfi karena bisa sekolah gratis lewat program Sekolah Kemitraan Pemprov Jawa Tengah. (Dok. Pemprov)

Terima kasih “disekolahkan” Gubernur Jawa Tengah

Valentina berasal dari keluarga kurang mampu. Biaya pendidikan untuk meraih cita-cita mulanya tentu menjadi beban tersendiri bagi orang tua.

Namun, mendengar cerita Ahmad Luthfi, ada perasaan haru luar biasa. Tumbuh optimisme juga bahwa ia bisa mengejar cita-cita.

Terlebih, yang Valentina syukuri, ia menjadi salah satu penerima manfaat program sekolah kemitraan yang digagas Ahmad Luthfi bagi anak keluarga miskin ekstrem dan kurang mampu di Jawa Tengah.

“Terima kasih Pak Gubernur telah menyekolahkan saya di sini. Saya akan lebih semangat lagi. Senang sekolah di sini. Dulu tidak terbayang bisa sekolah di sini, sekarang tahu dan terima kasih,” ujar Valentina.

Ahmad Luthfi memang berpesan kepada seluruh siswa sekolah kemitraan untuk tidak minder. Harus percaya diri dan memiliki cita-cita yang tinggi, serta harus giat belajar untuk mewujudkan mimpi masing-masing. 

Tidak hanya itu, Ahmad Luthfi juga membagikan sepatu dan perlengkapan sekolah kepada anak-anak sekolah kemitraan. Bahkan, Ia juga memakaikan sepatu kepada salah seorang siswa.  

“Kaget. Nggak nyangka (dipakaikan sepatu oleh Gubernur). Saya cita-cita mau jadi polisi. Senang bisa sekolah karena banyak teman. Sekolahnya gratis selama tiga tahun,” ungkap siswa bernama Abio itu, pelajar kelas 10 SMK Muhammadiyah Mangunsari.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pakaikan sepatu ke seorang siswa dari sekolah mitra MOJOK.CO
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pakaikan sepatu ke seorang siswa dari sekolah mitra. (Dok. Pemprov)

Sekolah Kemitraan: sekolah gratis untuk keluarga kurang mampu dan miskin ekstrem

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menjelaskan,  sekolah kemitraan merupakan program sekolah gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem dan kurang mampu.

Dirintis sejak 2025, saat ini Total ada 139 sekolah yang menjadi mitra Pemprov Jateng. Anak-anak yang ikut program sekolah tersebut dibiayai secara penuh oleh Pemprov Jateng. 

Iklan
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menjelaskan bahwa Sekolah Kemitraan adalah sekolah gratis untuk anak dari keluarga miskin MOJOK.CO
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menjelaskan bahwa Sekolah Kemitraan adalah sekolah gratis untuk anak dari keluarga miskin. (Dok. Pemprov)

Program ini, lanjut Ahmad Luthfi, merupakan upaya Pemprov Jateng untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan sumber daya manusia.

“Mereka kita biayai. Mulai pakaian, sepatu, buku, PKL, dan sebagainya. Semua gratis dari Pemprov Jateng,” kata dia. ***(Adv)

BACA JUGA: Pemprov Jawa Tengah Minta Pondok Transparan Jika Terjadi Perundungan, Wujudkan Program Pesantren Ramah Anak atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 8 Mei 2026 oleh

Tags: Ahmad luthfigubernur jawa tengahjawa tengahsekolah gratissekolah gratis jawa tengahsekolah kemitraan
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer MOJOK.CO
Catatan

Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer

7 April 2026
Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran” MOJOK.CO
Urban

Tiga Kali Gagal Seleksi CPNS, Pas Sudah Diterima Jadi ASN Malah Tersiksa karena Makan “Gaji Buta”

7 April 2026
slow living, jawa tengah, perumahan, desa.MOJOK.CO
Sehari-hari

Omong Kosong Slow Living di Jawa Tengah: Gaji Kecil, Tanggungan Besar, Ditambah Tuntutan “Rukun” yang Bikin Boros

11 Februari 2026
Penyebab banjir dan longsor di lereng Gunung Slamet, Jawa Tengah. MOJOK.CO
Kilas

Alasan di Balik Banjir dan Longsor di Lereng Gunung Slamet Bukan karena Aktivitas Tambang, tapi Murni Faktor Alam

29 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Beasiswa MEXT U to U di Jepang lebih menguntungkan daripada LPDP. MOJOK.CO

Tolak Daftar LPDP untuk Kuliah di LN karena Beasiswa MEXT U to U di Jepang Lebih Menguntungkan, Tak Menuntut Kontribusi Balik

6 Mei 2026
Punya teman kos NPD alias narsistik menguras energi dan memuakkan MOJOK.CO

Satu Kos sama Teman NPD alias Narsistik bikin Muak: Pusat Masalah tapi Tak Tahu Diri, Merasa Benar Sendiri dan Ogah Introspeksi

6 Mei 2026
Mayday 2026: Buruh tuntut 8 poin. MOJOK.CO

8 Tuntutan “Jujur” Buruh di Mayday 2026: Ciptakan Lapangan Kerja, Kendalikan Dampak AI, hingga Lindungi Pekerja Platform Digital

2 Mei 2026
Kuliah menjadi mahasiswa di PTN PTS Malang bikin merasa tersesat karena fenomena menginapkan pacar di kos hingga kumpul kebo MOJOK.CO

Kuliah di Malang karena Label Kota Pelajar: Berujung “Tersesat” karena Menormalkan Perilaku Tak Wajar Mahasiswa

4 Mei 2026
pertemanan di usia 30.MOJOK.CO

Pertemanan di Usia 30 Memuakkan: Transaksional dan Isinya Cuma Adu Nasib, tapi Paling Mengajarkan Arti Ketulusan

7 Mei 2026
5 Ciri Orang Toxic yang Wajib di-Cut Off: Teman Manipulatif dan Bodo Amat dengan Kondisi Kita MOJOK.CO

5 Ciri Orang Toxic yang Wajib di-Cut Off: Teman Manipulatif dan Bodo Amat dengan Kondisi Kita

6 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.