Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Perbedaan Sop dan Soto itu Jelas, Maaf No Debat

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
13 Februari 2020
A A
soto sop perbedaan bahan cara masak jenis kuah cara makan kuliner indonesia debat rawon mojok.co

soto sop perbedaan bahan cara masak jenis kuah cara makan kuliner indonesia debat rawon mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Soto dan sop kadang tampak mirip, tapi orang awam pun mestinya bisa membedakan hanya dalam sekali pandang. Perbedaan soto dan sop itu jelas, jadi kalau didebat, debatnya cuma jadi debat kusir.

Di suatu sore yang mendung, Cik Prima, Pemimpin Redaksi Mojok yang tercinta, melontarkan satu pertanyaan penuh kontroversi: Apa bedanya sop dan soto? Saya dan Mas Seno menoleh berbarengan. Tentu cangkem saya yang tidak ada rem ini berkomentar, soto dan sop itu jelas berbeda. Jika bilang soto dan sop itu sama, itu sama saja menyamakan Real Madrid dengan Manchester United.

Tentu sore itu diwarnai perdebatan yang tentunya tanpa lempar kursi. Memang sekilas soto dan sop itu mirip, tapi tidak bisa disamakan. Almarhum Soeharto bisa bangkit dan ngamuk-ngamuk kalau dengar ini karena dia akan merasa tertipu bahwa yang dia makan waktu Serangan Umum 1 Maret itu bukan soto babat, tapi sop.

Begini, perbedaan sop dan soto itu jelas. Kita akan menjelaskan perbedaannya per menu. Sop, hakikatnya adalah makanan berkuah yang isinya bisa macem-macem. Kuahnya bisa bening, bisa kental, tergantung asalnya. Soto pun juga. Soto gunungkidul, misalnya, kuahnya tidak sekental soto sokaraja. Tapi yang membedakan adalah cara masak, bahan, dan cita rasanya.

Perbedaan sop dan soto yang pertama adalah masalah cara masak. Bahan-bahan sop biasanya dimasak berbarengan dengan kuahnya. Jadi bisa dipastikan bahwa segala isian sop itu matang berbarengan. Tapi kalau soto, bahan yang digunakan dimasak tidak berbarengan. Beberapa bahan isian soto macam kubis dan tauge sering dimasukkan dalam keadaan mentah.

Perbedaan yang kedua adalah bahannya. Hampir segala macam sayur bisa digunakan untuk bahan sop. Tapi tentu tidak untuk soto. Kangkung, buncis, jagung, tidak cocok jadi bahan soto. Rasanya juga aneh ketika pesan soto dan ketika pesanan datang ada jagung metungul di mangkoknya. Tidak, saya tidak mau membayangkannya.

Perbedaan yang ketiga adalah cita rasanya. Sop memberikan cita rasa yang halus, tidak kuat, dan ringan. Berbeda dengan soto, soto yang enak adalah soto yang langsung menghantam lidahmu dengan cita rasa rempah-rempah yang kuat. Dari satu seruputan kuah, perbedaan semakin terasa. Kalau masih tidak bisa membedakan, saya sarankan segera lunasi BPJS dan periksa ke dokter.

Tapi ada satu lagi perbedaan sop dan soto yang tidak disadari. Penyajian soto selalu disertai dengan lauk macam tempe goreng, sate usus, dan jenis sate-satean lainnya. Sedangkan penyajian sop biasanya apa adanya, walau ditambah lauk juga nggak melanggar aturan agama mana pun.

Itulah perbedaan sop dan soto yang perlu kalian ketahui. Jadi hindari perdebatan tentang kuliner seperti ini, sebaiknya kuliner harus dinikmati dengan khidmat dan tanpa perlu mendebatkan perbedaannya.

Kecuali rendang diberi kecap, mati saja kau.

BACA JUGA Perkiraan Rincian Biaya Menikah dan Siapa yang Harus Menanggungnya dan juga artikel menarik di POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 13 Februari 2020 oleh

Tags: perbedaan soto dan sopSOPSoto
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

Orang Jogja Syok Merantau ke Jakarta karena Nggak Bisa Sarapan Soto Bening yang Enak Mojok.co
Pojokan

Orang Jogja Syok Nggak Bisa Sarapan Soto Bening yang Enak di Jakarta

16 April 2026
5 Akal-akalan Pedagang Soto Ayam, Pembeli Tak Menyadarinya
Pojokan

5 Akal-akalan Pedagang Soto Ayam, Pembeli Tak Menyadarinya

10 September 2025
Dosa Besar Pedagang Soto Adalah Merusak Kesegaran Kuah Demi Mempertebal Margin Keuntungan Mojok.co
Pojokan

3 Dosa Pedagang Soto, Merusak Kesegaran Kuah demi Mempertebal Margin Keuntungan 

11 Juli 2025
warung soto sawah bu hadi jogja pernah dikunjungi presiden soekarno.MOJOK.CO
Catatan

Warung Soto Sawah Khas Jogja Sejak 1950, Dapat Pesan Khusus Saat Dikunjungi Presiden Soekarno

23 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jurusan kuliah di perguruan tinggi yang kerap disepelekan tapi jangan dihapus karena relevan. Ada ilmu komunikasi, sejarah, dakwah, dan manajemen MOJOK.CO

4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun

27 April 2026
Derita guru CLC di Malaysia. MOJOK.CO

WNI Jadi Guru di Luar Negeri Dapat Gaji 2 Digit, Pulang ke Indonesia Malah Sulit Kerja

23 April 2026
Romantisasi bunuh diri di Jembatan Cangar Mojokerto harus dihentikan MOJOK.CO

Ironi Jembatan Cangar Mojokerto: Berubah Jadi Titik Bunuh Diri Gara-gara Salah Kaprah Diromantisasi hingga Menginspirasi

24 April 2026
Jogja Financial Festival 2026 Segera Hadir di Jogja- Beri Literasi Keuangan dengan Cara Menyenangkan MOJOK.CO

Jogja Financial Festival 2026 Segera Hadir di Jogja: Beri Literasi Keuangan dengan Cara Menyenangkan

25 April 2026
Merenungi Tragedi KRL Cikarang usai Peristiwa Daycare Jogja, Potret Nyata Perempuan yang Tetap Berjuang di Tengah Stigma MOJOK.CO

Merenungi Tragedi KRL Cikarang usai Peristiwa Daycare Jogja, Potret Nyata Perempuan yang Tetap Berjuang di Tengah Stigma

28 April 2026
Mahasiswa gen Z kuliah malas baca jadi brain rot

Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI

23 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.