Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

3 Dosa Pedagang Soto, Merusak Kesegaran Kuah demi Mempertebal Margin Keuntungan 

Kenia Intan oleh Kenia Intan
11 Juli 2025
A A
Dosa Besar Pedagang Soto Adalah Merusak Kesegaran Kuah Demi Mempertebal Margin Keuntungan Mojok.co

Dosa Besar Pedagang Soto Adalah Merusak Kesegaran Kuah Demi Mempertebal Margin Keuntungan (unsplash.com)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kuah memainkan peran penting dalam semangkuk soto. Jenis apapun itu, soto Betawi, soto Lamongan, soto bening, hingga soto Banjar semua memerlukan kuah yang “nendang”. Tanpa itu, semangkuk soto jadi kurang nikmat. Selengkap atau premium apapun isiannya, soto hanya terasa biasa saja. 

Sayangnya, tidak semua penjual pandai membuat kuah yang enak. Entah antara tidak pandai atau sengaja menurunkan kualitasnya demi meraup cuan sebesar-besarnya ya. Kuah yang enak memang memerlukan bahan-bahan berkualitas dan proses yang tidak instan. Semua itu perlu biaya dan waktu lebih. Apabila “diakali” tentu bisa mempertebal margin keuntungan penjual.

#1 Kuah soto cuma terasa asin 

Kalau kalian pernah mencicipi soto-soto di kantin SD, itulah contoh kuah soto yang kurang nikmat. Hanya ada rasa asin ketika dicicipi. Sesekali ada rasa gurih yang ketara betul berasal dari penyedap rasa. Harga makanan di kantin sekolah yang harus murah sesuai dengan kantong anak SD.  Mungkin itu mengapa kuah soto tidak bisa dibuat maksimal. 

Akan tetapi, kuah semacam itu ternyata mudah dijumpai di warung-warung selain kantin SD. Soto dijual dengan harga normal lagi. Dengan harga yang sama dengan soto-soto lain, pembeli seharusnya bisa mendapatkan semangkuk soto dengan kuah yang lebih “nendang”. 

Kuah yang hanya terasa asin pertanda soto terlalu banyak garam. Kemungkinan lain, rempah-rempah atau bumbu lain yang digunakan kurang. Rempah-rempah yang dimaksud ada serai, daun jeruk, lengkuas dan semacamnya.

Kuah soto yang hanya terasa asin mungkin juga karena kaldu yang kurang mantap. Biasanya sih kaldunya  kurang daging. Maklum harga daging di pasaran nggak murah. 

#2 Menggunakan bumbu instan

Saat ini ada banyak bumbu instan di pasaran. Bumbu instan memudahkan orang-orang untuk memasak berbagai macam makanan. Tidak terkecuali makanan Indonesia yang terkenal ribet dan rumit seperti rendang, sayur asem, hingga soto. 

Namanya juga bumbu instan, pasti hasil akhirnya berbeda dengan masakan yang diolah dengan bumbu-bumbu asli. Begitu pula dengan soto yang dimasak dengan bumbu instan, kuahnya terasa kurang nendang. Memang ada rasa gurih, tapi tetap saja berbeda rasa gurih yang berasal dari kaldu. Kuranglah pokoknya. 

#3 Kuah terlalu berminyak

Sebenarnya, kuah soto yang mengandung minyak itu wajar saja. Tetapi, kalau minyaknya kebanyakan hingga terlihat mengkilat dari permukaan, itu bisa mengurangi kenikmatan. Bayangkan saja, setiap suapan soto  meninggalkan minyak di mulut kalian. Pengalaman kuliner akan kurang menyenangkan.  

Biasanya sih, kuah bisa terlalu berminyak karena penjual keliru dalam proses menghaluskan dan menumis bumbu. Mereka terlalu banyak menggunakan minyak. Kesalahan lain, kaldu mungkin terlalu banyak menggunakan bagian lemak. Lemak-lemak itu berubah jadi minyak ketika dipanaskan sehingga mendominasi rasa dan tekstur kuah.  

Di atas beberapa dosa dalam mengolah kuah soto. Kesalahan yang tidak terdengar besar, tapi bisa merusak pengalaman kulineran pembeli. Ingat, kuah soto yang enak itu memengaruhi sebagian besar rasa soto. Percuma saja penjual menggunakan bahan-bahan premium kalau kuahnya begitu-begitu aja. 

Penulis: Kenia Intan
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Bakmi Jawa di Jogja Tidak Semuanya Memuaskan, Wisatawan Sebaiknya Bisa Bedakan yang Enak dan Biasa Saja dan catatan menarik lainnya di rubrik POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 14 Juli 2025 oleh

Tags: kuah sotopedagang sotoSoto
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Orang Jogja Syok Merantau ke Jakarta karena Nggak Bisa Sarapan Soto Bening yang Enak Mojok.co
Pojokan

Orang Jogja Syok Nggak Bisa Sarapan Soto Bening yang Enak di Jakarta

16 April 2026
5 Akal-akalan Pedagang Soto Ayam, Pembeli Tak Menyadarinya
Pojokan

5 Akal-akalan Pedagang Soto Ayam, Pembeli Tak Menyadarinya

10 September 2025
warung soto sawah bu hadi jogja pernah dikunjungi presiden soekarno.MOJOK.CO
Catatan

Warung Soto Sawah Khas Jogja Sejak 1950, Dapat Pesan Khusus Saat Dikunjungi Presiden Soekarno

23 Februari 2024
soto rembang.MOJOK.CO
Kuliner

Soto Rembang, Dua Dekade Bertahan dari Serbuan Mahasiswa UNY yang Kelaparan

19 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Derita Bisnis Laundry: Cuan 15 Juta Hilang karena Kebodohan MOJOK.CO

Pengalaman Bisnis Laundry yang Cukup Menyedihkan, Berharap Cuan Besar 15 Juta per Bulan tapi Cuma Dapat 3 Juta: Boncos karena Kebocoran-Kebocoran Sepele

4 Juni 2026
Tempat kerja, Standard Good Looking dan Berpenampilan Menarik yang Diskriminatif dan Merugikan Pekerja Perempuan

Standard Good Looking dan Berpenampilan Menarik yang Diskriminatif dan Merugikan Pekerja Perempuan

3 Juni 2026
Curhat dan ziarah di makam ibu, tempat terbaik pulang tanpa penghakiman MOJOK.CO

Curhat di Makam Ibu Dianggap Lebay dan Sia-sia, Tapi Jadi Tempat Pulang Terbaik yang Penuh Makna dan Rasa Lega

5 Juni 2026
pekerja kantoran.MOJOK.CO

Akal-akalan “Kantor adalah Keluarga”, Menguras Mental dan Menggerogoti Karier

4 Juni 2026
Peserta nyentrik gowes ke Klaten untuk ikut KLIC Fest 2026. MOJOK.CO

“Onthelis” dari Nusantara Rela Gowes Berhari-hari dengan Sepeda Tua Guna Misi Kebudayaan yang Memukau Para Bule

3 Juni 2026
Rasyiid, mahasiswa penerima Beasiswa KIP Kuliah UMSURA yang sisihkan uang untuk modal usaha MOJOK.CO

Sisihkan Uang Beasiswa KIP Kuliah buat Modal Usaha, Kuliah Sambil Topang Ekonomi Keluarga hingga bikin Ibu Bangga

2 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.