Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Mahfud MD Akui Pernah Tolak Tawaran Gerakan #2019GantiPresiden untuk Bergabung

Redaksi oleh Redaksi
5 September 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Mahfud MD akui pernah mendapat tawaran dari gerakan #2019GantiPresiden untuk ikut memberi dukungan.

Nama Mahfud MD memang sedang moncer belakanga ini. Sekalipun tidak jadi digaet oleh Presiden Jokowi untuk menjadi calon wakil presiden (cawapres) Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 esok, tapi nama Mahfud tetap punya track record cukup baik di mata publik. Bahkan sejak di-php oleh kubu petahana, Mahfud semakin mendapat simpati yang lebih besar dari sebelumnya.

Iklan

Kepopuleran dan kapasitas Mahfud ini ternyata juga tidak hanya pernah menarik minat pihak petahana, melainkan juga dari pihak oposisi. Lebih tepatnya pihak gerakan #2019GantiPresiden. Pada bulan Maret 2018 silam, Mahfud mengakui dirinya ditawari untuk ikut bergabung dengan gerakan tersebut.

“Saya masih punya (bukti tawaran), belum saya hapus permintaan dari kelompok yang membuat gerakan 2019 Ganti Presiden,” kata Mahfud MD, pada Dialog Kebangsaan di UII Yogyakarta.

Pernyataan ini tentu mengejutkan publik. Sebab, meski pernah menjadi tim sukses bagi pihak Prabowo Subianto pada Pilpres 2014, preferensi politik Mahfud MD sebenarnya tidak pernah condong ke kubu oposisi. Meski begitu, kepada kubu petahana sekalipun Mahfud MD tidak bisa dikatakan sangat dekat.

Apalagi tawaran ini datang sebelum nama Mahfud MD digadang-gadang akan digandeng Presiden Jokowi untuk diajak maju Pilpres 2019. Artinya gerakan #2019GantiPresiden menyadari kemampuan dan kapasitas Mahfud untuk menambah kekuatan.

“Jadi tanggal 28 Maret, enam bulan yang lalu saya dihubungi untuk membuat dukungan, atau memberi semacam penjelasan yang sifatnya testimoni bahwa 2019 kita ganti presiden. Saya bilang saya tidak setuju,” jelas Mahfud.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini mengakui bahwa dirinya bisa saja menyetujui gerakan ini asalkan bentuk dukungannya diubah. Dari yang tadinya #2019GantiPresiden menjadi #2019PemilihanPresiden. Mahfud memilih tetap netral saja dengan ajakan itu. Artinya, sekalipun menolak tawaran bergabung, tapi bukan berarti Mahfud juga mendukung secara terbuka pihak petahana.

“Boleh saja penggantian presiden. Tetapi kan pemilihan presiden itu bisa mengganti, bisa tidak mengganti,” jelas Mahfud.

Bahkan Mahfud MD juga menegaskan bahwa dirinya tidak tertarik untuk gerakan seperti itu. Karena bisa jadi gerakan ini hanya akan memanfaatkan nama besarnya sebagai sosok yang cukup mendapatkan perhatian dari pihak petahana maupun oposisi. Sebuah langkah bijak dipilih Mahfud MD dengan tidak ingin merapat ke salah satu pihak jelang Pilpres 2019 ini.

Di sisi lain, meski Mahfud menolak ajakan bergabung gerakan #2019GantiPresiden, bukan berarti dirinya melihat gerakan ini adalah sebuah gerakan yang salah. Bagi Mahfud, gerakan ini tidak punya alasan yang cukup untuk harus dibubarkan apalagi sampai ditangkap oleh aparat.

“Saya tidak ikut gerakan itu, tapi apakah gerakan itu salah? Tidak. Kalau memang salah kan ditangkap lama-lama. Tidak ada salahnya,” lanjutnya.

Oke deh, Pak Mahfud MD. Tapi, kalau misal ada yang daftar gerakan #2019PemilihanPresiden daftarnya lewat siapa ya Pak? Lewat sampeyan bisa nggak ya? Nitip dong. (K/A)

Terakhir diperbarui pada 5 September 2018 oleh

Tags: #2019GantiPresidencawapresjokowimahfud mdPilpres 2019Prabowo SubiantopresidenUIIYogyakarta
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

MLSC, Yogyakarta.MOJOK.CO
Eksplor

Redemsi Yogyakarta All Stars, Menolak Pulang Lebih Awal

26 Juni 2026
Wisata Plunyon Kalikuning Yogyakarta. MOJOK.CO
Catatan

Ekspektasi Menikmati “Lantai Dua Jogja” di Plunyon Kalikuning Rusak karena Ulah Jamet dan Beberapa Spot yang Tak Terawat

15 Juni 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, akan beri pendampingan korban daycare Little Aresha dan akan lakukan sweeping MOJOK.CO
Kabar

Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

27 April 2026
Jogja Bisa Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung MOJOK.CO
Esai

Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 

8 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Perempuan-Perempuan Cilik Merawat Asa Timnas di Tengah Kekosongan Ekosistem Profesional, MLSC.mojok.co

Perempuan-Perempuan Cilik Merawat Asa Timnas di Tengah Kekosongan Ekosistem Profesional

30 Juni 2026
Naik BYD Menyusuri Jalanan Jakarta Bikin Saya Jadi Kampungan MOJOK.CO

Pengalaman Menahan Rasa Penasaran di Dalam Kabin Mewah BYD demi Tidak Terlihat Kampungan ketika Menyusuri Jalanan Jakarta

30 Juni 2026
UGM.MOJOK.CO

Berhasil Kuliah Gratis di Jurusan Mahal UGM Berkat Kebiasaan Belajar Pukul 3 Pagi dan Hobi “Nongkrong” di Perpus Hingga Malam Hari

24 Juni 2026
Menurut Pakar UGM, Pelatihan Dasar Militer (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah putih/KDMP) harus dievaluasi MOJOK.CO

Pelatihan Militer ke Manajer Kopdes Merah Putih Perlu Didesain Ulang, Harus Lebih Relevan dengan Tata Kelola Koperasi agar Tak Ada Korban Lagi

29 Juni 2026
Peluncuran logo dan maskot MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah MOJOK.CO

MTQ Nasional XXXI Jateng: Warna Baru Festival Al-Qur’an Terbesar dan Adem Ayem di Semarang

25 Juni 2026
Jupiter Z1 Adalah Motor Yamaha Terbaik Idola Orang Jambi MOJOK.CO

Setelah Melakukan Pengamatan, Saya Menemukan Fakta Bahwa Jupiter Z1 Adalah Motor Yamaha yang Menemukan Habitat Alaminya di Jambi

25 Juni 2026

Video Terbaru

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.