Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Kondisi Terkini Kota Palu Setelah Diguncang Gempa dan Tsunami

Redaksi oleh Redaksi
29 September 2018
A A
Palu, Sigi, Donggala MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Setelah gempa dan tsunami melanda Kota Palu, semua akses lumpuh. Namun saat ini sinyal telepon seluler mulai tersambung, meski masih sulit.

Gempa berkekuatan 7,7 SR berpusat di laut Donggala yang mengakibatkan tsunami di Pantai Palu, Sulawesi Tengah pada Jumat kemarin (28/9) telah melumpuhkan kota Palu. Korban luka-luka dan meninggal sebagian besar masih belum dievakuasi. Sebelumnya, gempa berkekuatan 5,7 SR yang mengguncang Donggala pada pukul 14.00 juga terasa di Kota Palu dan menimbulkan kepanikan.

Menurut Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, tsunami tersebut terjadi beberapa menit setelah gempa besar berkekuatan 7,7 SR mengguncang Kabupaten Donggala, Kota Palu dan sekitarnya pada pukul 17.02 WIB. Titik pusat gempa sendiri berada di kedalaman 10 km, tepatnya 27 km Timur Laut Donggala.

Kepala Pusat Gempat dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono memastikan bahwa tsunami yang terjadi tersebut cukup tinggi dengan ketinggian antara 1,5 meter sampai 2 meter.

Padahal sore itu, di sekitar Pantai Palu tengah dipersiapkan acara budaya bertajuk pembukaan perhelatan Pesona Palu Nomoni ke III. Acara ini adalah rangkaian HUT 40 Provinsi Sulawesi Tengah. Acara tersebut rencananya akan dibuka oleh Gubernur Sulteng pada pukul 19.15 WITA, dan akan digelar pada 28 September hingga 3 Oktober 2018.

Saat ini ada empat daerah yang terdampak paling parah setelah gempa dan tsunami yang mengguncang Palu dan Donggala tersebut. Yakni Kabupaten Donggala, Kota Palu, Kabupaten Parigi Moutong dan Mamuju Utara.

Menurut informasi, hingga pukul 02.00 WITA kemarin, gempa-gempa kecil masih terus terjadi yang membuat masyarakat panik dan berlarian menuju ketinggian. Gempa dan tsunami yang melanda Kota Palu tersebut telah melumpuhkan semua akses.

Namun kondisi terakhir disebutkan, sinyal telkomsel sudah mulai tersambung meski hanya kadang-kadang. Hal ini dikarenakan kondisi sinyal masih sulit serta lisrik masih padam. Sehingga, masyarakat yang berada di sana menyarankan supaya lebih baik berkomunikasi melalui SMS saja serta tidak terlalu lama untuk menelpon. Hal ini supaya dapat menghemat baterai sambil menunggu akses listrik menyala.

Selain itu menurut kabar, perjalanan tim dari Poso ke Palu masih terkendala di kebun kopi. Perjalanan kemudian direkomendasikan melewati Napu.

Kini masyarakat Palu yang selamat dari gempa dan tsunami telah mengungsi di titik yang cukup aman. Dari informasi terdapat beberapa titik pengungsian sementara. Antara lain, lapangan 132 Tadulako, halaman balai kota serta lapangan-lapangan yang berada di ketinggian.

Korban yang selamat dan terluka juga tidak dapat semuanya tertampung di rumah sakit yang ada di Palu, sebagian besar masih dirawat di tempat pengungsian sementara.

Saat ini kota Palu dalam kondisi lumpuh total, akses masuk dan keluar jalur darat terputus di beberapa titik. Pasca peristiwa tersebut, masyarakat Palu sangat membutuhkan bantuan. Belum lagi masih banyak korban yang belum dievakuasi dan teridentifikasi.

Semoga bantuan segera sampai dan teman-teman di Palu dapat dikuatkan. Aminnn…. (A/L)

Terakhir diperbarui pada 29 September 2018 oleh

Tags: BMKGdonggalagempalistrik matipalususah sinyaltsunami
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

bencana.MOJOK.CO
Jagat

Mitos dan Pamali adalah Sains Tingkat Tinggi yang Dikemas dalam Kearifan Lokal, Bisa Menjadi Peringatan Dini Bencana

4 Februari 2026
Operasi Modifikasi Cuaca dari BMKG Difitnah Jadi Pemicu Banjir. MOJOK.CO
Ragam

Operasi Modifikasi Cuaca Mustahil Bikin Banjir, Teknologi Manusia Saja Belum Mampu Mengatasi Semesta Bekerja

28 Januari 2026
Ritual Unik di Fesmo 2024 yang Bikin Ramalan Hujan BMKG Meleset.MOJOK.CO
Ragam

Ritual Tak Biasa di Fesmo 2024 yang Bikin Ramalan Hujan BMKG Meleset

11 November 2024
Kisah Pawang Hujan Membuat Cuaca di Luar Prediksi BMKG MOJOK.CO
Ragam

Kisah Pawang Hujan Membuat Cuaca di Luar Prediksi BMKG

1 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Derita Orang Rembang, Makan Mie Gacoan Harus ke Tuban MOJOK.CO

Makan Mie Gacoan adalah Kemewahan bagi Anak Muda Desa, Rela Motoran 2 Jam Demi Makanan yang “Menyiksa” Mulut Mereka

14 Juli 2026
Cerita alumnus Unika, side hustle untuk temukan kebermaknaan. MOJOK.CO

Kisah Alumnus Unika Pilih Side Hustle dengan Mengubah Sampah Plastik Jadi Kerajinan agar Waras dari Kerjaan Freelance

15 Juli 2026
Yang Melelahkan bagi Disabilitas Tak Tampak Bukan Penyakitnya, tetapi Harus Terus Membuktikan Diri Sakit MOJOK.CO

Yang Melelahkan bagi Disabilitas Tak Tampak Bukan Penyakitnya, tetapi Harus Terus Membuktikan Diri Sakit

13 Juli 2026
donasi ekonomi.MOJOK.CO

“Rakyat Bantu Rakyat” Menguat, tapi Jangan Jadi Alasan Pemerintah Lepas Tangan dan Abai Pada Nasib Masyarakat

14 Juli 2026
Koperasi Kelurahan di Banjarsari, Surakarta, bukukan omzet ratusan juta MOJOK.CO

Cerita Koperasi di Banjarsari Surakarta: Berawal dari Garasi, Bukukan Omzet Ratusan Juta?

12 Juli 2026
SSB MAS merawat bibit-bibit muda sepak bola Kota Jogja meski dari Lapangan Minggiran yang tidak rata MOJOK.CO

SSB Tertua di Kota Jogja Merawat Bibit-bibit Muda Meski dari Lapangan Bola Tidak Rata

11 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.