Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Bicara Tentang Bisnis Digital, Jokowi Sindir Prabowo Soal Unicorn yang Online-Online itu

Redaksi oleh Redaksi
11 Maret 2019
A A
unicorn
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Jelang Pilpres, saling sindir antar kedua kubu semakin intens. Jokowi sebagai salah satu peserta Pilpres tak mau ketinggalan. Ia menyindir Prabowo terkait dengan pengertian unicorn versi Prabowo.


Bagi banyak orang yang terlibat langsung di dalamnya, Pilpres tak ubahnya seperti sebuah kejuaraan yang dimenangkan melalui perang urat syaraf yang serba politis dan menegangkan.

Saling ejek, saling beradu argumen, sampai saling sindir menjadi hal yang lumrah bagi para kubu yang bertarung.

Baik Prabowo maupun Jokowi pun tak ketinggalan. Keduanya sama-sama menyindir. Prabowo, misalnya, berkali-kali menyindir Jokowi, dari soal pro terhadap asing, sampai soal pemerintah yang bagi-bagi jabatan.

Sebaliknya, Jokowi pun tak kalah garang. Beberapa waktu yang lewat, dirinya sempat menyindir Prabowo yang dianggapnya bukan sosok yang berpengalaman dalam memimpin sebuah negara.

Nah, yang paling anyar, Jokowi menyindir Prabowo tentang pernyataannya terkait dengan unicorn. Hal tersebut ia lakukan saat menghadiri acara Festival Satu Indonesia Istora Senayan, Jakarta, pada Minggu, 10 Maret 2019 lalu.

Seperti diketahui, Prabowo memang sempat menjadi bulan-bulanan karena tidak tahu tentang apa itu unicorn. “Yang Bapak maksud unicorn? Maksudnya yang online-online itu, iya, kan?” Kata Prabowo ketika ditanya oleh Jokowi tentang unicorn dalam debat Pilpres kedua pada pertengahan Februari lalu.

Unicorn sendiri merupakan istilah untuk startup privat yang sudah punya nilai valuasi lebih dari 1 miliar dolar. Di Indonesia, sejauh ini sudah ada 4 startup berstatus unicorn, yakni Tokopedia, Bukalapak, Gojek, dan Traveloka.

Nah, ketidaktahuan Prabowo  itulah yang dalam acara Festival Satu Indonesia dibikin sebagai sebuah sindiran.

Saat berbicara tentang potensi bisnis digital berbasis UMKM yang bisa dilakukan oleh anak-anak muda, Jokowi sempat menyinggung tentang unicorn. 

“Jadi apa yang ingin kita sampaikan, banyak sekali peluang yang dilakukan anak muda kita untuk berusaha. Ingat di 10 negara Asia sudah ada 4 unicorn yang ada di Indonesia. Sebentar lagi lagi akan bertambah. Tahu kan unicorn?” Tanya Jokowi pada para peserta yang memang sebagian besar adalah anak muda.

Pertanyaan tersebut langsung membuat para peserta berteriak riuh rendah. Tak sedikit yang kemudian tertawa.

“Unicorn itu adalah yang online-online itu…” lanjut Jokowi sambil tertawa.

Tawa para peserta semakin pecah. Maklum, jawaban “Yang online-online itu” memang mengingatkan pada jawaban Prabowo saat ditanya oleh Jokowi tentang unicorn.

Iklan

Ah, asyik sekali kalau dua capres ini sudah saling sindir. Rasanya hidup jadi lebih bergairah.

Jadi Pak Prabowo dan Pak Jokowi, kapan baku hantamnya, nih?

Hehehe… Becanda, lho, Pak.

Etapi kalau mau serius, ya monggo lho.

unicorn

Terakhir diperbarui pada 11 Maret 2019 oleh

Tags: jokowiprabowounicorn
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO
Otomojok

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius Mengenal Perjuangan Rakyat Prancis MOJOK,CO
Esai

Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius untuk Mengenal Perlawanan Rakyat Prancis

1 Juni 2026
Museum Ibu Marsinah jangan berhenti sebagai simbol, tapi negara harus serius pikirkan kesejahteraan kaum buruh MOJOK.CO
Tajuk

Museum Ibu Marsinah Jangan Berhenti sebagai Simbol, Tapi Kesejahteraan Buruh Harus Benar-benar Dipikirkan

18 Mei 2026
Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

cari kerja, UGM.MOJOK.CO

300 Lamaran Kerja Ditolak, Lulusan UGM Pilih “Turunkan Standard”: Sadar Bursa Kerja Sedang Tak Baik-Baik Saja

15 Juli 2026
Dugaan Korupsi Bupati Sukoharjo: Warisan Bernama Korupsi MOJOK.CO

Dugaan Korupsi Bupati Sukoharjo: Warisan Bernama Korupsi 

13 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kerja sama dengan Australia. MOJOK.CO

Satu Dekade Jogja dengan Melbourne Symphony Orchestra: Bukti Orkestra Nggak Melulu Kaku bahkan Bisa Dinikmati Sambil Lesehan

15 Juli 2026
Pengalaman buruk investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu MOJOK.CO

Pengalaman menyedihkan investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu per bulan bikin saya kapok dan memutuskan pindah ke deposito demi ketenangan hidup

16 Juli 2026
Cerita alumnus Unika, side hustle untuk temukan kebermaknaan. MOJOK.CO

Kisah Alumnus Unika Pilih Side Hustle dengan Mengubah Sampah Plastik Jadi Kerajinan agar Waras dari Kerjaan Freelance

15 Juli 2026
Kerjabilitas, Jembatan bagi Pencari Kerja Difabel Menembus Tembok Diskriminasi Industri.MOJOK.CO

Kerjabilitas, Jembatan bagi Pencari Kerja Difabel Menembus Tembok Diskriminasi Industri

17 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.