Hingga saat ini hampir semua pakar kesehatan masih berpendapat bahwa begadang adalah aktivitas yang tidak bermanfaat. Tubuh membutuhkan waktu istirahat idealnya 8 jam sehari. Sehingga dengan begadang, durasi tubuh untuk istirahat menjadi berkurang. Hal tersebut rentan membuat tubuh menjadi lemas, tidak bergairah, dan berpotensi menimbulkan berbagai masalah lainnya pada tubuh.

Begadang kerap identik dengan kegiatan lelaki, maklum saja, banyak aktivitas begadang (misal nongkrong, ronda, dsb) yang lebih kerap dilakukan oleh lelaki.

Kendati demikian, tak sedikit juga wanita yang suka begadang, utamanya para pekerja kantoran yang kerap mendapatkan pekerjaan lembur.

Nah, berikut ini adalah beberapa dampak dan efek samping yang bisa timbul dari kebiasaan begadang khususnya untuk para kaum wanita.

Obesitas

Wanita yang sering begadang cenderung lebih rentan terkena obesitas. Hal itu karena saat begadang, otak akan mengirimkan sinyal lapar yang ditandai dengan meningkatnya produksi hormon ghrelin pada tubuh. hal tersebut mau tak mau membuat kebanyakan wanita yang begadang akan lebih banyak makan dan ngemil, utamanya makanan cepat saji.

Masalah kesuburan

Dampak yang satu ini harus menjadi perhatian serius bagi setiap wanita yang sering begadang. Sebab tidak satu wanita pun yang menginginkan akan mengalami gangguan kesuburan. Begadang akan menyebabkan penurunan produksi sel telur yang mengakibatkan presentasi kehamilan menjadi semakin rendah. Pada titik tertentu, frekuensi begadang yang terlampau sering dapat menyebabkan kemandulan bagi wanita.

Menurunkan sistem imun

Wanita yang sering begadang biasanya akan memiliki daya tahan tubuh yang terus menurun secara drastis. Hal ini ditandai dengan tubuh yang mudah lelah padahal sedang tidak melakukan aktivitas apapun.

Menurunkan daya ingat

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Ilmuwan dari sebuah Universitas di Swedia membuktikan bahwa, kurang tidur akan menyebabkan daya ingat wanita menjadi kurang baik, jauh dibanding laki-laki.

Rawan penyakit kanker darah

Jika seseorang terlalu sering tidur pagi maka kadar darah putih dalam tubuh akan meningkat dua kali lipat. Hal tersebut dapat menyebabkan tubuh menjadi rawan terkena kanker darah. Tingginya kadar sel darah putih dalam tubuh juga dapat meningkatkan resiko penyakit kanker payudara, apalagi pada wanita yang sudah mengalami menopause atau pasca menopause.

Mudah sakit kepala

Seseorang yang terlalu sering begadang akan sering mengalami kondisi di mana kepala yang mudah pusing. Hal ini disebabkan karena cairan cerebrospinal mengalir ke otak.



Tirto.ID
Loading...

No more articles