Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Penjaskes

6 Penyebab Diet Gagal yang Sama Jahatnya Seperti Orang Ketiga

Redaksi oleh Redaksi
16 April 2019
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Udah susah-susah niat, eh ujung-ujungnya diet gagal gara-gara hal remeh yang ternyata berbahaya ini. Gimana bisa nggak kesal, coba?!

Setiap tahun baru, bulan baru, atau bahkan status baru dimulai, diet umumnya menjadi rencana yang paling sering dilontarkan oleh banyak orang. Tujuannya beragam: agar badan lebih langsing, lebih sehat, atau sekadar ingin membuat beberapa orang tertentu menyesal telah mengoyak-oyak hati ini alias biar bisa bilang, “Sekarang lo nyesel, kan?” ala Young Lex.

Iklan

Ada banyak macam diet di dunia ini, baik yang recehan maupun kertas. Eh, tunggu, tunggu, itu sih duit, ya, bukan diet? Hehe. Maaf, maaf, saya sengaja ngasih jokes garing dulu supaya hari-harimu yang basah oleh air mata agak mengering~

Jadi begini, meski diet ada banyak rupanya, meski niat sudah setinggi Tugu Monas, dan meski semua menu sudah kamu siapkan hingga 3 bulan ke depan, nyatanya ada saja hal-hal yang bikin diet gagal. Ibarat orang ketiga dalam sebuah hubungan—yang memang sialan banget—hal-hal ini berpotensi besar merusak semua rencana dan tujuan dietmu yang mulia. Apa sajakah mereka? Mari kita check them out~

Pertama, makan lotek, pecel, atau gado-gado setiap saat dengan anggapan bahwa makanan ini adalah makanan sehat yang tak mungkin membuat diet gagal.

Kenapa hal ini bisa menggagalkan diet? Sayur memang bagus untuk dikonsumsi, tapi please pahami juga bahwa bumbu kacang yang digoreng juga bisa berbahaya jika dikonsumsi terlalu banyak. Jangankan saat sudah menjadi bumbu, lah wong saat masih berbentuk kacang saja ia mestinya tidak dikonsumsi terlalu banyak.

Perlu diingat, kacang mengandung kalori dan penuh dengan lemak jenuh. Rata-rata, ada 150 kalori yang terkandung hanya dalam segenggam kacang tanah!

Kedua, hanya makan buah terus-menerus.

Sama seperti sayur, buah juga menjadi “primadona” bagi pelaku diet karena dianggap menjadi makanan yang tepat dikonsumsi demi perut yang rata dan pinggang kecil kayak boneka Barbie. Namun ternyata, penelitian-penelitian yang telah diselenggarakan sebelumnya menunjukkan hasil berbeda.

Disebutkan, fruktosan yang terkandung dalam buah tidak dapat memberikan respons kenyang pada tubuh. Dengan kata lain, ia tidak cukup untuk memberi perasaan puas pada kita dan ujung-ujungnya kita akan terus merasa lapar. Akan jauh lebih baik jika konsumsi buah ini diiringi dengan sedikit tambahan protein untuk memberikan rasa kenyang.

Ketiga, hanya memilih makanan dan minuman berlabel “diet”.

Di banyak tempat, makanan rendah lemak dan rendah gula mulai populer, seiring dengan munculnya minuman diet. Tapi, siapa sangka, makanan rendah lemak justru penuh dengan gula, sedangkan makanan rendah gula menjadi tinggi akan konsentrat buah. Di samping itu, minuman diet justru umumnya melibatkan pemanis buatan yang akan memberi rasa lapar lebih lama.

Yaaah, ujung-ujungnya pengin makan lebih banyak lagi, deh~

Keempat, nimbang terus setiap saat melihat timbangan.

Iklan

Setiap kali ada timbangan nganggur, kamu nggak tahan untuk naik ke atasnya dan menebak-nebak pada angka berapa jarum timbangan akan berhenti. Setelah kamu berolahraga, kamu juga nggak bisa menolak hasrat menimbang untuk melihat apa yang sudah olahraga berikan pada tubuhmu. Pokoknya, sedikit-sedikit, kamu harus tahu perkembangan penurunan berat badan, lantas pusing setengah mati kalau jarum timbangan nggak berubah, bahkan bergeser ke kanan!

Padahal, perubahan berat badan yang tak menentu ini bisa disebabkan oleh kadar air dalam tubuh yang bukan merupakan indikator bagus untuk penurunan berat badan. Justru, akan jadi jauh lebih baik kalau penimbangan ini dilakukan satu kali dalam seminggu, pada waktu dan hari yang sama, selepas kamu menuntaskan hajat di toilet dan tanpa menggunakan pakaian yang berlapis-lapis.

Kelima, makan kulit ayam—bahkan berharap makan kulit ayam jatah pacarmu.

Kata orang, pacar yang romantis adalah mereka yang bersedia memberikan kulit ayam di piringnya untuk sang kekasih. Godaan kulit ayam ini konon tidak kalah menariknya dengan orang ketiga—yang, sekali lagi, memang sialan banget—dan menjadi dambaan banyak orang.

Padahal nih, ya, meski daging unggas—termasuk ayam—adalah pilihan yang tepat untuk dikonsumsi selama diet—alih-alih daging merah—karena kandungan kalorinya yang lebih rendah, bagian kulitnya tidak perlu juga kamu telan bulat-bulat setiap kali kamu makan ayam, Armando. Atau, kamu memang mau bikin diet gagal, ya? Hmm?

Ingat, ia adalah bagian yang paling banyak mengandung lemak dan mengancam keberlangsungan dietmu! Meski begitu, ingat pula satu hal berikut, yaitu…

…keenam, jangan sok-sokan menjauhi lemak saat diet.

Tubuh tetap memerlukan lemak, bahkan saat diet berlangsung. Malah, keberadaan lemak di makanan berkalori rendah konon dapat membantu penurunan berat badan dibandingkan prinsip anti-lemak sama sekali.

Kuncinya apa? Kuncinya hanya satu: kendalikanlah asupan yang masuk ke tubuhmu dengan baik dan tidak berlebihan. Ingat, jangan sampai hal-hal remeh di atas benar-benar menjelma bagai orang ketiga di hubungan asmaramu, yang, mari kita sepakati, memang sialan banget. (A/K)

Terakhir diperbarui pada 12 Agustus 2021 oleh

Tags: diet gagalkulit ayamminuman dietnimbang berat badanorang ketiga
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

ayam cemani
List

5 Alasan Kenapa Ayam Nggak Bisa Ikut Jadi Hewan Kurban

10 Agustus 2019
Kulit Ayam Goreng MOJOK.CO
Penjaskes

Kulit Ayam Goreng Itu Enak, tapi Nggak Baik-Baik Amat

4 Juli 2019
ilustrasi 5 Kekonyolan buat Mengakali Jalan Cerita Sinetron Indonesia. Hilang Ingatan? Kecelakaan? Klasik~ mojok.co
Curhat

Nenekku Tidur Larut Malam Karena Nonton Sinetron

27 Oktober 2018
Menjadi Selingkuhan yang Sebaik-baiknya, Sehormat-hormatnya
Esai

Menjadi Selingkuhan yang Sebaik-baiknya, Sehormat-hormatnya

13 April 2016
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya MOJOK.CO

Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya

18 Juli 2026
Jaga Momentum Emas di Mandalika, Mario Aji dan Veda Ega Siap Unjuk Gigi di Kandang Sendiri MOJOK.CO

Jaga Momentum Emas di Mandalika, Mario Aji dan Veda Ega Siap Unjuk Gigi di Kandang Sendiri

20 Juli 2026
Ilustrasi - Cerita bapak dulu bungah antar anak wisuda sarjana dari PTS Jogja, kini nelangsa antar anak susah cari kerja meski modal ijazah S1 MOJOK.CO

Cerita Bapak Dulu Bahagia Antar Anak Wisuda Sarjana, Kini Nelangsa Antar Cari Kerja Pakai Ijazah SMA karena S1 Tak Guna

19 Juli 2026
Pemuda lulusan SMK tidak menyerah mencari kerja dengan modal ijazah SMK demi orang tua MOJOK.CO

Modal Ijazah SMK dan Pengalaman Tak Nyerah Cari Kerja demi Orang Tua, Meski Sering Terima “Penolakan” karena Fisik

21 Juli 2026
sarjana, ijazah s1, pekerja, gen z, kerja, PNS di desa lebih menyenangkan. MOJOK.CO

Seporsi Kekalahan Sarjana di Sleman: Susah Payah Dapat Ijazah S1, Ujung-ujungnya Kerja Setara Lulusan SMA karena Tak Punya Pilihan

20 Juli 2026
Pom mini warung madura kini jadi solusi di tengah antrean panjang SPBU yang tidak masuk akal MOJOK.CO

Strategi Hindari Antrean SPBU Tak Efektif Lagi, Isi Bensin di Pom Mini Warung Madura Jadi Solusi Asal Tak Pakai Logika Takaran

18 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.