Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Nafkah

Cleaning Service Bioskop, Si Ujung Tombak Bisnis Perfilman

Redaksi oleh Redaksi
23 Juli 2017
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kalaulah ada profesi yang tidak pernah bersinggungan langsung dengan dunia seni peran tapi punya pengaruh yang sangat-sangat besar terhadap dunia perfilman, maka profesi cleaning service bioskop pastilah masuk dalam daftar.

Ya, inilah profesi yang kerap disepelekan dan dikesampingkan, padahal ia menjadi salah satu ujung tombak paling runcing dalam bisnis film.

Iklan

Lha betapa tidak, ada banyak faktor yang mempengaruhi orang agar mau menonton film di bioskop, dari mulai filmnya itu sendiri, waktu penayangan, momen, harga tiket, sampai kenyamanan bioskop. Nah, pada wilayah urusan kenyamanan bioskop inilah cleaning service bioskop memegang peranan penting. Ia punya tugas mulia, yaitu memastikan teater bioskop selalu nyaman dan bersih agar penonton dapat menikmati pertunjukan film dengan maksimal.

Pada titik tertentu, faktor kenyamanan bioskop ini bahkan bisa lebih penting ketimbang filmnya itu sendiri. Misal, jika bioskopnya buruk, kotor, dan tidak nyaman, pasti banyak orang yang memilih untuk menontonnya melalui streaming atau dengan men-download filmnya secara ilegal di internet untuk kemudian ditonton sendiri di rumah.

Kadang, sebagus apapun filmnya, secantik apapun teman menontonnya, sestrategis apapun posisi kursi duduknya, tapi jika bagian bawah lantainya kotor, penuh dengan tumpahan pop corn, atau yang paling parah, ada sesuatu yang terasa kental dan lengket di bawah lantai di bawah kursi, maka tidak akan jenak aktivitas para penonton menyaksikan film pilihannya.

Walau tugas dan tanggung jawab seorang cleaning service bioskop terdengar begitu berat dan krusial, namun toh banyak juga yang menikmati dan bahkan bercita-cita bisa menggeluti profesi ini. Maklum, menjadi seorang cleaning service bioskop adalah salah satu jalan pintas untuk menonton film-film terbaru dengan gratis.

“Enak, soalnya selain bisa nonton filmnya secara gratis, kita juga bisa nonton bagian credit scene yang biasa dilewatkan oleh banyak penonton. Soalnya biasanya, kalau di layar sudah keluar credit title dan lampu sudah dihidupkan, penonton langsung beranjak tanpa menunggu credit scene-nya dulu. Padahal, bagian itu seringkali penting dan bisa menjadi ancer-ancer untuk film seri selanjutnya, terutama untuk film sekuel.” Ujar Yani, seorang cleaning service salah satu bioskop di Magelang ketika ditanya soal pekerjaanya. “Jadi bisa update soal film juga,” lanjutnya.

Yah, ketika yang lain sibuk pamer tiket nonton Spiderman Homecoming, Filosofi Kopi 2, Dunkirk, atau film-film terbaru lainnya, para cleaning service bioskop justru tenang dan tak pernah pamer, padahal boleh jadi merekalah penonton pertama yang lebih dulu menonton ketimbang kebanyakan orang. Ya apa yang mau dipamerin? Tiketnya aja nggak punya.

cleaning service

Terakhir diperbarui pada 23 Juli 2017 oleh

Tags: bioskopcleaning serviceFilmpop corn
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Ketika Hukum Mandul dan Sang Jenderal Jagal Terus "Menyangkal", Hantu Masa Lalu Datang Memberi Keadilan.MOJOK.CO
Seni

Ketika Hukum Mandul dan Sang Jenderal Jagal Terus “Menyangkal”, Hantu Masa Lalu Datang Memberi Keadilan

10 Juni 2026
Vakum 6 Tahun, LA INDIE MOVIE Hadir Kembali Cari Talenta Perfilman Indonesia MOJOK.CO
Kilas

Vakum 6 Tahun, LA INDIE MOVIE Hadir Kembali Cari Talenta Perfilman Indonesia

7 Mei 2026
Na Willa, film anak yang obati inner child
Seni

‘Na Willa’, Merangkul Inner Child dan Kebutuhan akan Film Anak dari Muaknya Komodifikasi Ketakutan

27 Maret 2026
Sinefil.MOJOK.co
Urban

Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”

9 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Anak-anak bermain bola di Pelataran Masjid Gedhe Kauman, Kota Jogja. MOJOK.CO

Ketika Lapangan Hijau Berbayar Kalah Mewah dengan Paving Gratis Masjid Kauman

11 Juli 2026
SSB MAS merawat bibit-bibit muda sepak bola Kota Jogja meski dari Lapangan Minggiran yang tidak rata MOJOK.CO

SSB Tertua di Kota Jogja Merawat Bibit-bibit Muda Meski dari Lapangan Bola Tidak Rata

11 Juli 2026
Ketika Militer Masuk Sekolah: Mengobati Gejala, Melupakan Akar Masalah MOJOK.CO

Ketika Militer Masuk Sekolah: Mengobati Gejala, Melupakan Akar Masalah

8 Juli 2026
kebun sayur di kota jogja.MOJOK.CO

Cara Warga Wirobrajan Hadapi Keterbatasan Lahan: Mengubah Tembok Kampung Menjadi Kebun Sayur

8 Juli 2026
Jumirah dan suami merupakan pemulung di TPA Troketon, Klaten. MOJOK.CO

“Nrimo ing Pandum” ala Ibu Jumirah: Berteman dengan Belatung dan Diabetes di Tengah 150 Ton Sampah Residu Warga Klaten

12 Juli 2026
Pertama kali beli mesin cuci di rumah desa, kena julid tetangga MOJOK.CO

Pertama Kali Beli Mesin Cuci di Rumah Desa: Terharu Ringankan Beban Ibu hingga Dianggap Buang Duit oleh Tetangga Julid

10 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.