Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Kata Netizen Ceramah Abdul Somad Adem Tapi Kok Diancam

Redaksi oleh Redaksi
3 September 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kata netizen, ceramah Ustaz Abdul Somad adem-adem saja. Namun, beberapa waktu yang lalu sang ustaz diancam. Bebebrapa Ceramah pun batal.

Setelah pemberitaan namanya terkait calon cawapres Prabowo mereda, Ustaz Abdul Somad kembali menjadi media darling. Lewat akun Instagram pribadinya, Abdul Somad mengonfirmasi pembatalan ceramah di beberapa tempat di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sontak, nada-nada kekecewaan mewarnai media massa.

Dalam sebuah gambar yang ia unggah pada Minggu (2/9) malam lewat akun Instagram resminya, @ustadzabdulsomad, mengungkapkan, “Beberapa ancaman, intimidasi, pembatalan, dan lain-lain terhadap taushiyah di beberapa daerah seperti Grobogan, Kudus, Jepara, dan Semarang.”

Pada September, Abdul Somad mengaku membatalkan rencana ceramahnya di Malang, Solo, Boyolali, Jombang, dan Kediri. Di bulan Oktober, ia akan membatalkan ceramahnya di Yogyakarta. Sedangkan di bulan Desember ia membatalkan janjinya dengan Ustaz Zulfikar di daerah Jatim.

Ustaz Abdul Somad mengungkapkan intimidasi tersebut menjadikan beban panitia semakin berat serta mempengaruhi kondisi psikologi jamaah dan dirinya sendiri. Tekanan yang ia terima menjadikannya memilih untuk membatalkan ceramah yang rencananya akan digelar pada bulan September-Desember 2018.

https://www.instagram.com/p/BnOhsP-nP-Z/?utm_source=ig_web_copy_link

Wah, kalau sudah main ancam begini, tentu tidak sehat untuk dunia perceramahan di Indonesia. Padahal, jika menyimak ceramah-ceramah ustaz kondang tersebut lewat Youtube, tidak ada kalimat beliau yang secara langsung menyerang orang lain atau pihak tertentu.

Justru, ceramah-ceramah Abdul Somad cenderung lucu dan enak untuk didengarkan. Netizen menyebutnya sebagai ceramah yang adem. Yang seperti itu, kok, diancam. Bagaimana dengan ceramah aktor-aktor politik yang terkadang justru memprovokasi dan memecahbelah umat

Menanggapi situasi tersebut, pihak kepolisian menyarankan Abdul Somad untuk membuat laporan resmi. “Saya menilai, beliau kan merasa diintimidasi, silakan lapor. Kalau dia tidak melapor, maka polisi tidak akan menangangi,” terang Inspektur Jenderal Setyo Wasito, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri.

Selain pihak kepolisian, beberapa tokoh masyarakat yang juga ikut angkat bicara. Ustaz Hilmi Firdausi misalnya. Beliau mempertanyakan mengapa ustaz seperti Abdul Somad bisa sampai mendapatkan ancaman. Padahal, masih menurut Hilmi Firdausi, yang disampaikan Ustaz Somad adalah kebenaran. Ustaz Hilmi mengakhiri komentarnya dengan menyindir para pengancam Ustaz Somad.

Tidak ketinggalan, Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua MPR, juga berkomentar. Hidayat Nur Wahid mengungkapkan bahwa ancaman kepada Ustaz Somad adalah hal yang aneh. Beliau menambahkan bahwa pembiaran ancaman tersebut adalah hal yang lebih aneh lagi. Pihak kepolisian diminta untuk mengerti, kata Hidayat Nur Wahid.

Bagaimana, ceramah yang adem-adem saja kok diancam? Kalau tidak setuju dengan ceramah Ustaz Abdul Somad, sebaiknya memang tidak disampaikan dengan nada merusak. Lebih baik disampaikan dengan sama ademnya, lewat diskusi, misalnya. (yms)

Terakhir diperbarui pada 3 September 2018 oleh

Tags: abdul somadAbdul Somad diancamcawapres prabowoceramah Abdul Somadceramah dilarangnetizenPilpres 2019polriUASUstaz Abdul Somad
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Polisi gelontorkan uang banyak untuk gas air mata yang digunakan dalam demo. MOJOK.CO
Kabar

Saat Duit Rakyat Hanya Dipakai buat Membeli Gas Air Mata Kadaluwarsa oleh Polisi

31 Agustus 2025
Bagi Saya, Polisi yang Baik Hati Hanya Ada di Lagu Slank.MOJOK.CO
Ragam

Bagi Saya, Polisi yang Baik Hati Hanya Ada di Lagu Slank

28 Agustus 2024
Jalan Selokan Mataram Sumber Penderitaan Mahasiswa Jogja.MOJOK.CO
Kilas

Penghapusan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas, Dinilai Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak

15 Maret 2023
ratna sarumpaet
Kotak Suara

Lama Tak Terdengar, Ratna Sarumpaet Luncurkan Buku dan Bongkar Liarnya Dunia Politik

19 Februari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Museum Ibu Marsinah jangan berhenti sebagai simbol, tapi negara harus serius pikirkan kesejahteraan kaum buruh MOJOK.CO

Museum Ibu Marsinah Jangan Berhenti sebagai Simbol, Tapi Kesejahteraan Buruh Harus Benar-benar Dipikirkan

18 Mei 2026
Penjual Makanan Laris Dikit Dituduh Pesugihan, Kebodohan yang Kita Pelihara dan Rayakan

Penjual Makanan Laris Dikit Dituduh Pesugihan, Kebodohan yang Kita Pelihara dan Rayakan

18 Mei 2026
Pesan President Jancukers Sujiwo Tejo untuk Mahasiswa Rojali di Jogja MOJOK.CO

Pesan President Jancukers Sujiwo Tejo untuk Mahasiswa Rojali di Jogja

17 Mei 2026
Pemuda desa 19 tahun lulusan SMK nekat kerja jadi housekeeping di Dubai demi gaji 2 digit karena menyerah dengan rupiah MOJOK.CO

Pemuda Desa 19 Tahun Nekat Kerja di Hotel Dubai: Jaminan Gaji 2 Digit usai Nyerah dengan Rupiah dan 19 Juta Lapangan Kerja

18 Mei 2026
Sulap lahan kosong jadi kebun kosong untuk ketahanan pangan mandiri. MOJOK.CO

Ironi Lihat Balita Gizi Buruk di Bogor hingga Oknum Nakes yang Promosikan Sufor, Alumnus UNJ Ini Buka Kebun Sayur di Lahan Mangkrak 

16 Mei 2026
Duta Besar Belanda. dan Jerman terkesan usai bersepeda menyusuri desa di Prambanan, Klaten MOJOK.CO

Bersepeda Susuri Desa di Prambanan Klaten bikin WNA Terkesan Ramahnya Warga Jateng, Sampai Usulkan Kota Ramah Sepeda

21 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.