Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Caleg Demokrat Diduga Berijazah Palsu, Alumni HMI Somasi SBY

Redaksi oleh Redaksi
19 Agustus 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kasihan betul SBY ini. Ia disomasi oleh FSA HMI karena ada caleg Demokrat yang bahkan sudah duduk dua periode di DPR RI ternyata memiliki ijazah palsu. Kalau memang tuduhan itu benar, kok SBY dan timnya bisa kelewatan?

Ketua Umum Partai Demokrat, SBY disomasi oleh Forum Silaturahmi Alumni (FSA), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Lintas Generasi. Mereka meminta SBY untuk mencoret bacaleg DPR RI dari Partai Demokrat Dapil Jawa Barat berinisial ASS yang usut punya usut ternyata menggunakan gelar dan ijazah palsu. Lha, kok bisa? Pakek stuntman juga kah kuliahnya?

Iklan

Adel Setiawan, Ketua FSA HMI Lintas Generasi, mengungkapkan somasi tersebut ditujukan ke SBY karena SBY yang punya kewenangan untuk membatalkan seseorang dari daftar bacaleg di Demokrat. Selain itu, somasi ini sebenarnya juga menjadi tindak lanjut laporan dari masyarakat. Dikarenakan, saat ini merupakan tahapan di mana masyarakat dapat memberikan tanggapan mengenai daftar calon legislatif sementara yang terdaftar di KPU.

Setelah ditelusuri, ternyata oknum ini diduga telah memalsukan ijazahnya sebanyak dua kali sejak menjadi anggota DPR RI pada periode 2009-2014 dan 2014-2019. Adel sangat menyayangkan tindakan tersebut karena telah menciderai nilai-nilai akademisi dan marwah anggota DPR RI.

Sejumlah bukti yang memperlihatkan bahwa oknum tersebut menggunakan gelar palsu, diungkapkan oleh Adel. Kejanggalan ini mulai tercium pada tahun 2009.

Satu, terdapat perbedaan gelar yang dipakai oleh si caleg Demokrat ini saat kampanye Pileg pada 2009 dan 2014. Pada 2009, ia menggunakan gelar SE dan MM. Namun pada 2014, ia justru selalu menggunakan gelar BBA dan M.Si. Sedangkan pada Pileg tahun ini, ia hanya menggunakan gelar M.Si saja.

Dua, jika dilacak profilnya dari situs resmi DPR RI. Ia tercatat pernah berkuliah di luar negeri. Lebih tepatnya, pada 1992-1995 pernah berkuliah di State University of New York at Stoory Brook (USA) mengambil pendidikan Marketing. Kemudian pada 1995-1997, ASS menempuh pendidikan di Dowling College (USA) dengan dua jurusan sekaligus yakni Marketing dan Mathematic.

Tiga, melihat poin nomor 2, sehingga nampak tidak memungkinkan jika ia berkuliah di luar negeri namun justru mendapatkan gelar Sarjana Ekonomi (SE), Magister Management (MM) dan Magister Sains (M.Si). Jadi dari mana gelar tersebut didapatkan?

Empat, jika ditilik, gelar M.Si dari laman dpr.go.id, caleg Demokrat ini memperoleh gelar tersebut dari Universitas Krisna Dwipayana yang ia tempuh pada 2011-2013 dengan mengambil jurusan Ilmu Administrasi. Namun ketika dicek di website forlap.kemdikbud.go.id.id, tidak ada nama ASS ini.

Waduh, yang benar dia kuliahnya di mana nih?

Oleh karena itu, Adel meminta SBY untuk segera mencoret nama ASS dari daftar caleg Demokrat. Jika dalam waktu 1×24 jam sejak ditandatanginya surat tersebut, SBY tidak mencoret oknum tersebut dari daftar caleg Demokrat. Mereka akan membawa prahara tersebut sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Pasalnya, bagi Adel, akan berbahaya jika oknum tersebut sampai duduk di periode ketiga dengan ijazah dan gelar haram.

Mau jadi apa bangsa kita jika diwakili oleh pihak-pihak yang sudah tidak jujur bahkan sejak mengajukan berkas pendaftaran?

Hem, kira-kira apa ya tanggapan dari Demokrat? Bakal bilang memang baru tahu atau pura-pura baru tahu? Oke, kita tunggu saja kabarnya besok, di media yang pengin disayang Anda~ (A/L)

Terakhir diperbarui pada 24 Februari 2021 oleh

Tags: Bacalegdpr riHMIIjazah PalsuPartai Demokratpileg 2019sbystuntman
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang.MOJOK.CO
Tajuk

UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang

27 April 2026
Seandainya Punya Gaji Rp104 Juta seperti para DPR, Ini yang Akan Saya Lakukan Mojok.co
Pojokan

Seandainya Punya Gaji Rp104 Juta seperti para DPR, Ini yang Akan Saya Lakukan

23 Agustus 2025
Hal-hal menyebalkan yang melekat pada mahasiswa UIN MOJOK.CO
Kampus

Jadi Mahasiswa UIN Merasa Rendah Diri karena Kena Banyak Label Menyebalkan

13 Mei 2025
Demokrasi Belum Terselamatkan Meski DPR Tunda Rapat Paripurna Revisi UU Pilkada, Ada Siasat Lain.MOJOK.CO
Kabar

Demokrasi Belum Terselamatkan Meski DPR Tunda Rapat Paripurna Revisi UU Pilkada, Ada Siasat Lain

23 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

UGM.MOJOK.CO

Berhasil Kuliah Gratis di Jurusan Mahal UGM Berkat Kebiasaan Belajar Pukul 3 Pagi dan Hobi “Nongkrong” di Perpus Hingga Malam Hari

24 Juni 2026
Kisah pemilik Yamaha Fazzio hitam di Jogja. MOJOK.CO

Gelontorkan Tabungan Jutaan Rupiah demi Modifikasi Fazzio: Cara Manis Anak Muda Jogja Menghargai Kepedulian Orang Terdekat

30 Juni 2026
Gen Z, membaca, buku.MOJOK.CO

Gen Z di Indonesia, Generasi Paling Aktif Membaca tetapi Paling Tak “Terliterasi”

24 Juni 2026
Cerita awardee Beasiswa LPDP University of Edinburgh, Skotlandia, pilih pulang ke Indonesia untuk bangun bisnis brand tas kerja lokal MOJOK.CO

Pulang Kuliah dari Skotlandia Pilih Bisnis Tas Lokal di Indonesia: Buka Lapangan Kerja hingga Terlibat Pemberdayaan Perempuan

29 Juni 2026
Usaha les komputer di Bogor. MOJOK.CO

Tak Hasilkan Banyak Cuan dari Buka Usaha Les Komputer, tapi Merasa Bermakna Bisa Ajarkan Gen Alpha yang Masih Gaptek

30 Juni 2026
Kisah pengusahaan binaan program UMiMAX dari Pertamina. MOJOK.CO

Kisah Para Ibu Jual Kopi Keliling usai Suami Kena PHK, Relakan “Cincin Terakhir” agar Anak Bisa Sekolah

26 Juni 2026

Video Terbaru

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.