Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Wabah Corona Belum Terkontrol, Sebaiknya UKT Semester Depan Gratis

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
7 April 2020
A A
Wabah Corona Belum Terkontrol, Sebaiknya UKT Semester Depan Gratis
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Karena kegiatan ekonomi orang tuanya terdampak virus corona, banyak mahasiswa meminta untuk UKT semester depan digratiskan atau setidaknya diberi diskon.

Dihentikannya kegiatan perkuliahan karena virus corona menimbulkan banyak masalah. Selain kuliah online yang dianggap tidak efektif, masalah lain yang muncul adalah tentang bimbingan skripsi dan UKT. Banyak peserta didik yang menempuh skripsi merupakan mahasiswa tingkat akhir, karena kegiatan bimbingan yang tersendat mereka terancam kehabisan waktu. Katakanlah diperpanjang waktu mereka, mereka tetap saja diharuskan membayar UKT.

Permasalahannya adalah banyak yang kesulitan membayar UKT semester depan. Karena kegiatan ekonomi orang tuanya terdampak virus corona, banyak mahasiswa meminta untuk UKT semester depan digratiskan atau setidaknya diberi diskon.

7. MWA UM mengusulkan dan bertanya kepada rektor perihal UKT. Salah satu usulannya adalah pembahasan lebih lanjut tentang beberapa kemungkinan tentang UKT. Rektor berjanji akan membahas lebih lanjut dengan para dekan. Rektor juga menjelaskan untuk mahasiswa

— mwaum.ugm (@mwaum_ugm) April 6, 2020

Tapi apakah mungkin?

Sebenarnya, bisa. Sesuai SE PLT Dirjen Dikti dengan nomor surat 302/E.E2/KR/2020, pimpinan Perguruan Tinggi diberi otoritas penuh untuk mengambil keputusan terkait kebijakan yang paling pantas dan sesuai untuk tiap universitas. Keputusan ada di tangan para rector universitas di mana kalian menjalani kuliah.

Halo #InsanDikti , sesuai SE PLT Dirjen Dikti dengan nomor surat 302/E.E2/KR/2020 memberikan otoritas penuh kepada masing-masing Pimpinan Perguruann Tinggi. Jika #InsanDikti pernah mendapat informasi yang berbeda, agar disebutkan berasal dari mana informasinya.

— Ditjen Dikti (@ditjendikti) April 3, 2020


Tapi seharusnya memberikan potongan atau menggratiskan UKT adalah kebijakan yang harus diambil. Dampak virus corona yang masif membuat semua orang kesulitan dalam hal ekonomi. Banyak usaha yang mengalami penurunan pemasukan, dan beberapa perusahaan memotong gaji para karyawan. Praktis ini membuat banyak keluarga harus benar-benar mengatur uang yang mereka punya untuk bertahan hidup.

Tapi masak ya nggak punya tabungan untuk bayar UKT? Ya ada, tapi bukan berarti uang itu semata untuk UKT saja. Belum tentu juga dalam 2-3 bulan ke depan wabah ini membaik dan kegiatan ekonomi berlangsung normal. Situasi yang dihadapi ini datang mendadak, tidak ada negara yang siap menghadapi ini, apalagi keluarga.

Pemotongan atau penggratisan UKT ini sebaiknya tak hanya untuk para mahasiswa tingkat akhir saja, tapi untuk semua kalangan mahasiswa. Dampak yang dirasakan tidak mengenal kalangan. Jika tidak dipotong atau digratiskan, mahasiswa merasakan dua kerugian. Pertama semester sekarang yang berlangsung tidak optimal. Kedua, semester depan pun tidak menjamin akan berjalan normal. Jika tetap harus membayar sesuai angka normal, beban yang harus ditanggung benar-benar berat.

Saya berharap ada kampus yang mulai menginisiasi untuk memberi diskon atau menggratiskan UKT kepada mahasiswanya. Begini, kampus-kampus belakangan seakan membuat kebijakan jika ada yang memulainya. Contohnya, tunjangan kuota untuk para pegawai dan mahasiswa untuk kegiatan kuliah online. Jika satu kampus memulai tindakan tersebut, kampus lain kemungkinan akan mengikuti.

Bijaknya memang universitas tidak mengambil keuntungan atau merencanakan pembangunan dalam waktu dekat. Melihat keadaan yang ada, tidak elok rasanya tetap memaksakan mahasiswa membayar dengan penuh. Di titik ini, logika kapitalisme harus dikesampingkan dan mengedepankan kemanusiaan.

Memotong atau menggratiskan UKT seharusnya bukanlah beban bagi universitas. Universitas pun terkena dampak dari corona, dan harusnya terlintas juga di pikiran mereka bagaimana dampaknya ke mahasiswa. Pembangunan atau hal lain yang tidak mendesak harusnya tidak menjadi alasan untuk memaksa mahasiswa membayar penuh.

Saat ini adalah saat paling tepat untuk para petinggi universitas untuk mendengar suara mahasiswa. Dan mereka juga harusnya tau, ini bukan perkara uang UKT, tapi juga perkara kemanusiaan.

BACA JUGA BNPB Tak Punya Akses Data Corona Secara Menyeluruh dari Kemenkes Adalah Humor Paling Jahat dan artikel menarik lainnya dari Rizky Prasetya.

Terakhir diperbarui pada 7 April 2020 oleh

Tags: coronaPendidikanuktuniversitas
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

Ambisnya Orang Tua di Jogja Demi Sekolah Favorit untuk Anaknya MOJOK.CO
Tajuk

Ambisnya Orang Tua di Jogja demi Sekolah Favorit untuk Anaknya

1 Juni 2026
Skandal Kopenhagen dan Travel Grant: Mengapa Sistem Akademik Indonesia Justru Melahirkan Conference Hunter Palsu? MOJOK.CO
Esai

Skandal Kopenhagen dan Travel Grant: Mengapa Sistem Akademik Indonesia Justru Melahirkan Conference Hunter Palsu?

29 Mei 2026
Horor Pendidikan di Jogja: Balita Dianiaya, Mahasiswa Dilecehkan MOJOK.CO
Tajuk

Horor Pendidikan di Jogja: Balita Dianiaya, Mahasiswa Dilecehkan

25 Mei 2026
Harga Kopi dan Ketakutan Dosen Bergelar Doktor pada Portal Error Menjelang Deadline MOJOK.CO
Esai

Harga Kopi dan Ketakutan Dosen Bergelar Doktor pada Portal Error Menjelang Deadline

25 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Arca Unfinished Buddha yang ada di Candi Borobudur. MOJOK.CO

Ketika Patung “Cacat” Buddha di Lapangan Kenari Borobudur Justru Jadi Pusat Spiritual dan Magnet Doa Saat Waisak

27 Mei 2026
Cara Beli Rumah di Desa Tanpa Dihantui KPR Puluhan Tahun MOJOK.CO

Cara Generasi Sandwich Beli Rumah di Desa Tanpa Dihantui KPR Puluhan Tahun

26 Mei 2026
Waisak 2026 di Candi Borobudur Magelang jadi momentum bagi sebuah keluarga Buddha asal Temanggung untuk meluruhkan ego diri MOJOK.CO

Waisak di Borobudur untuk Meluruhkan Ego Diri, Menerima Kesadaran atas Renungan “Hidup untuk Apa di Dunia Fana?”

31 Mei 2026
Sebat Bareng menjadi upaya sederhana merespons kampanye Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS). Berlangsung di 16 daerah MOJOK.CO

Sebat Bareng di 16 Kabupaten/Kota: Cara Sederhana Tolak Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Pengingat Industri Kretek Masih Dibutuhkan Indonesia

31 Mei 2026
Evolusi Meme Mas Bahlil Ganteng: Saat Algoritma Menyelamatkan Citra Kanda Buahlil MOJOK.CO

Evolusi Meme Mas Bahlil Ganteng: Saat Algoritma Menyelamatkan Citra Kanda Buahlil

27 Mei 2026
Gambaran rapuhnya masyarakat kita di tengah teror pocong keliling MOJOK.CO

Teror Pocong Keliling Bukan Sekadar Iseng, Jadi Gambaran Masalah Sosial-Digital di Tengah Masyarakat Kita

26 Mei 2026

Video Terbaru

Antara Stabilitas Kerja dan Jalan Berkarya, Cerita Perunggu Menjadi Musisi Penuh Waktu

Antara Stabilitas Kerja dan Jalan Berkarya, Cerita Perunggu Menjadi Musisi Penuh Waktu

14 Mei 2026
Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.