#3 Kue Adrem sebenarnya bisa jadi oleh-oleh Bantul yang sempurna, tapi …
Kue adrem merupakan salah satu makanan khas Bantul yang cukup legendaris. Kue ini umumnya dapat ditemukan di pasar-pasar tradisional, khususnya di kawasan Sanden. Terbuat dari tepung beras dan gula Jawa, kue adrem digoreng hingga berwarna kecokelatan dengan cita rasa manis yang khas.
Dari segi rasa, kue ini sebenarnya cukup ramah di lidah sehingga tidak masalah jika dijadikan oleh-oleh, terlebih camilan ini satu ini bisa awet apabila disimpan dengan benar. Apalagi, keberadaannya kini mulai jarang ditemui, sehingga bisa memberikan kesan tersendiri bagi siapa pun yang menerimanya sebagai buah tangan.
Tantangannya cuma satu, kalian harus mencari kata-kata yang tepat kalau nanti ditanya seputar kue ini. Kalian harus pandai memilh kata-kata yang tepat agar pembicaraan tidak mengarah pada hal-hal yang vulgar. Sebab, kue satu ini juga dikenal dengan nama tolpit yang pernah ramai diperbincangkan karena dianggap singkatan dari kue kontol kejepit dan bentuknya yang ambigu. Sementara sumber lain menyebut, nama ini terinspirasi dari pembuatannya yang perlu dijepit. Jadi, silakan saja menjadikan kue ini oleh-oleh. Namun, alangkah lebih baik kalian menyiapkan segudang jawaban kalau ada penerima oleh-oleh yang menanyakan yang aneh-aneh ya.
Baca juga 4 Oleh-Oleh Khas Malioboro Jogja yang Sebaiknya Dipikir Ulang Sebelum Membeli.
#4 Ampo Imogiri
Ampo sebenarnya bukan camilan asli Bantul. Banyak sumber menyebut camilan ini berasal dari Tuban, Jawa Timur, ada juga yang mengatakan dari Jawa Tengah. Meski begitu, di Imogiri, Bantul, ternyata ada juga pengrajin ampo. Bukan camilan baru, pengrajin Ampo Imogiri bahkan sudah ditetapkan sebagai bagian dari Warisan Budaya Tak Benda (WBTb) DIY.
Kalau kalian jalan-jalan ke Bantul dan ingin membawa ampo sebagai oleh-oleh, sebaiknya pikir-pikir lagi. Camilan ini terbuat murni dari tanah liat, tanpa campuran bahan lain, dan bentuknya mirip gulungan wafer coklat. Biasanya dimasak dengan cara dipanggang atau diasapi.
Menurut para pakar, ngemil ampo sebenarnya aman asal jelas sumber tanah liatnya. Jika tanah berasal dari daerah pegunungan, mineral di dalamnya relatif bersih. Namun, ampo perlu diwaspadai jika tanahnya berasal dari dekat ladang atau pemukiman yang digunakan untuk berbagai keperluan.
Bagi yang belum terbiasa, rasa ampo bisa terasa pahit. Selain itu, meski aman dikonsumsi, camilan ini sebenarnya tidak memiliki kandungan gizi atau manfaat kesehatan
Dan, mereka yang tidak terbiasa makan ampo mungkin akan merasakan pahit. Terlebih dari itu, walau aman dimakan, camilan ini sebenarnya tidak ada kandungan manfaat atau gizinya. Itu mengapa, kalian sebaiknya pikir berulang kali sebelum menjadikan ampo sebagai oleh-oleh.
Itulah beberapa oleh-oleh khas Bantul yang sebaiknya dipikirkan sebelum dibawa pulang. Selain mempertimbangkan rasa dan keunikan, penting juga memperhatikan asal-usul bahan, cara pembuatan, dan keamanan konsumsinya. Jangan sampai oleh-oleh Bantul yang sudah susah payah dicari jadi mengecewakan dan terbuang sia-sia.
Penulis: Kenia Intan
Editor: Yamadipati Seno
BACA JUGA Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan dan catatan menarik lainnya di rubrik POJOKAN.













