Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Mitsubishi Xpander yang Ganteng Konon Bikin Orang Rela Pindah ke Lain Pabrikan

Kita bisa menyebut Xpander sebagai si tampan dan pemberani.

Ajeng Rizka oleh Ajeng Rizka
14 November 2021
A A
Mitsubishi Xpander yang Ganteng Konon Bikin Orang Rela Pindah ke Lain Pabrikan Mojok.co.

Mitsubishi Xpander yang Ganteng Konon Bikin Orang Rela Pindah ke Lain Pabrikan

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Orang yang gemar beli dari pabrikan Toyota dan Honda terus menerus mungkin pernah goyah dengan ketampanan Mitsubishi Xpander yang sulit ditolak.

Awalnya saya kira Mitsubishi Xpander adalah mobil keren dengan harga sekelas Pajero cum Fortuner. Melihatnya sekilas di lampu merah bikin saya setengah yakin akan kesesatan itu. Maklum, sirkel pertemanan cewek-cewek memang jarang membahas soal otomotif. Dasarnya saya juga nggak terlalu sering ngulik soal mobil. Jadilah saya berkutat pada pemahaman bahwa Xpander adalah salah satu mobil sangar. Boro-boro cari tahu apakah ini mobil medium atau low MPV, yang saya tahu, saya belum cukup tabungan buat menggandengnya berangkat ek kantor Mojok.

Mobil dengan bodi tegas yang kelihatan garang itu memang sekilas terlihat begitu keren di jalanan. Saya tidak percaya ketika ayah saya bilang, “Masih mending Innova.” Sebab, saya paham betul ayah saya itu loyalis Toyota garis keras nggak mau pindah pabrikan. Salah satu PR besar blio dalam hidup adalah punya mobil Innova dan setelah hal itu terwujud, blio nggak pernah lagi rewel ina-inu soal mobil baru.

Sebetulnya saya langsung cengo begitu mengetahui bahwa Mitsubishi Xpander adalah LMPV (Low Multipurpose Vehicle). Seketika langsung mudeng bahwa ayah saya ketika itu nggak bohong. Ya, Xpander memang bukan kelasnya Innova sih, lebih mashok bila by one dengan Avanza dan Xenia. Apalagi membandingkannya dengan Pajero di kelas SUV, wah bisa diketawain abang-abang. Sekali waktu saya juga pernah menyimak diskusi di Quora seputar mobil ini. Menurut saya diskusinya cukup gayeng dan layak diceritakan kembali.

Seorang netizen bertanya tentang lebih baik mana antara Kijang Innova dan Mitsubishi Xpander. Jawaban yang dia dapat hampir seragam, banyak bilang dua mobil itu tidak apple to apple untuk dibandingkan. Innova jelas lebih unggul sebab ia medium MPV. Tapi, yang menarik dari diskusi ini justru karena pertanyaan yang dilontarkan.

Pertanyaan tersebut menyiratkan bahwa orang awam yang nggak ngulik-ngulik amat soal mobil memang menilai Xpander lebih unggul dari kelasnya sendiri. Seolah-olah mobil ganteng ini tidak berada pada level Avanza, Xenia, dan Ertiga. Kecuali Xpander Cross yang sudah digabungkan dengan keunggulan SUV sih. Kalau yang itu, jelas harus dibedakan. Masalahya untuk spesifikasi dan review khusus fitur-fitur si ganteng, apalagi Xpander Facelifting yang baru, nggak akan saya bahas terlalu dalam deh. Takut dikira salah rubrik Otomojok nanti.

Nah kalau ngomongin soal bodi, si ganteng ini memang kacau banget. Sekilas ,penampilannya itu seperti hendak menantang Pajero. Bahkan menurut saya pribadi, desain belakangnya lebih baik ketimbang “wajah menangis” Pajero yang sering jadi bahan ejekan itu.

Pantas saja jika Mitsubishi Xpander dianggap sebagai game changer, bikin gebrakan di kelasnya sendiri, dan terhitung laris manis di Indonesia. Walau saya tahu yang paling laris tetap Avanza, tapi di antaranya pasti pernah mempertimbangkan untuk beli si ganteng. Redaktur Mojok sekaligus rekan saya, Ahmad Khadafi, juga mengiyakan hal ini. Blio termasuk salah satu orang yang memimpikan Xpander dan rela hijrah dari Nissan menuju Mitsubishi. Tak amini wae, Mas.

Saya yakin betul bukan cuma Mas Dafi, banyak orang lain yang punya mimpi sama dan rela pindah ke lain pabrikan. Ayah saya yang loyalis Toyota itu kalau dirayu-rayu sedikit pasti mau juga, asal duitnya ready. Sejauh ini, blio yang agak picky saat beli mobil tidak pernah sekalipun ngomongin jelek-jeleknya Mitsubishi Xpander. Ah, sayangnya saya tidak mungkin bisa memisahkan pertalian kasih blio dengan Innova.

Selain bikin orang rela pindah pabrikan, Xpander sebetulnya jadi mobil yang ideal untuk bikin “panas” tetangga. Kehadiran mobil ini di garasi rumah Anda dijamin lebih kelihatan spesial dibanding Avanza atau Xenia yang nangkring. Tetangga yang kepo bisa jadi mengira Anda pelihara babi ngepet karena berhasil beli mobil “mevvah”. Padahal ya cuma LMPV.

Terlepas dari prioritas dan kenyamanan tiap orang, Avanza dan Xenia memang terasa jadi biasa karena terlalu banyak yang punya. Belum lagi keduanya sering jadi mobil standar taksi online, ah, semakin dicap pasaran pula. Jika Anda tak memiliki sedikit pun gengsi untuk memamerkan mobil, Avanza dan Xenia mungkin tetap pilihan utama karena punya nilai fungsi tak kalah ciamik sebagai LMPV. Ketika terjadi sesuatu pada mobil, nggak repot karena banyak “tandemnya”. Sayangnya, kalau urusan ganteng-gantengan, Mitsubishi Xpander tetap menang. Desainnya minim lengkungan tampak sangar, keunggulan kabin senyap, dan punya potensi dikira SUV. Begitulah privilege good looking.

BACA JUGA Review Mitsubishi Xpander, Penggilas Toyota Avanza di GIIAS 2017 dan artikel lainnya di POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 14 November 2021 oleh

Tags: avanzamitsubishi xpanderMobil keluargamobil mpvotomotifxenia
Ajeng Rizka

Ajeng Rizka

Penulis, penonton, dan buruh media.

Artikel Terkait

Innova Reborn: Mobil Keluarga yang Paling Punya Adab (Wikimedia Commons)
Pojokan

Ketika Bapak Semakin Ngotot Membeli Innova Reborn untuk Jadi Mobil Keluarga, Anak-anaknya Khawatir Hidup di Desa Jadi Cibiran Tetangga

4 April 2026
Ambisi beli mobil sebelum usia 30. Setelah terbeli Suzuki Ertiga tetap tidak bisa senangkan orang tua dan jadi pembelian sia-sia MOJOK.CO
Sehari-hari

Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia

3 April 2026
Rela utang bank buat beli mobil keluarga Suzuki Ertiga demi puaskan mertua. Ujungnya ribet dan sia-sia karena ekspektasi. MOJOK.CO
Sehari-hari

Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia

21 Maret 2026
Ambisi beli mobil pribadi Toyota Avanza di usia 23 biar disegani. Berujung sumpek sendiri karena tetangga di desa cuma bisa iri-dengki dan seenaknya sendiri berekspektasi MOJOK.CO
Sehari-hari

Ambisi Beli Mobil Avanza di Usia 23 Demi Disegani di Desa, Berujung Sumpek karena Ekspektasi dan Tetangga Iri-Dengki

15 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gaji 8 Juta di Jakarta Jaminan Miskin, Kamu Butuh 12 Juta MOJOK.CO

Gaji 8 Juta di Jakarta Tetap Bisa Bikin Kamu Miskin, Idealnya Kamu Butuh Minimal 12 Juta Jika Ingin Hidup Layak tapi Nggak Semua Pekerja Bisa

2 April 2026
Hasutan dan jebakan orang minta donasi di Stasiun Tugu Jogja, ternyata berkedok penipuan MOJOK.CO

Turun Stasiun Tugu Jogja Muak sama Orang Minta Donasi: Tidak Jujur Sejak Awal, Jual Kesedihan Endingnya Jebakan

5 April 2026
Mahasiswa Jogja nugas di coffee shop

Nugas di Kafe Dianggap Buang-buat Duit, padahal Bikin Mahasiswa Jogja Lebih Tenang dan Produktif

6 April 2026
Jogja Bisa Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung MOJOK.CO

Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 

8 April 2026
Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut MOJOK.CO

Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut dan Tagihan Shopee PayLater

3 April 2026
Kerja di Pabrik, Kuliah S2, dan Dihajar Asam Lambung MOJOK.CO

Kerja di Pabrik, Kuliah S2, dan Dihajar Asam Lambung

6 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.