Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Penyesalan Saya Menggunakan MacBook Air 2017, Setelah Sebelumnya Menggunakan Laptop Asus yang Bongsor dan Kumuh Itu

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
1 Agustus 2025
A A
Menyesal Pakai MacBook Air Setelah Lama Disiksa Laptop Asus (Unsplash)

Menyesal Pakai MacBook Air Setelah Lama Disiksa Laptop Asus (Unsplash)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Cukup lama saya memakai laptop ASUS A455L. Saya beli di pertengahan tahun 2015 dan ganti ke MacBook Air 2017 ketika 2021 mau habis. Dan ketika memikirkan itu semua, saya merasa “menyesal” sudah pindah ke MacBook Air. Iya, menyesal kenapa nggak segera ganti ke produk Apple ini. 

Jadi, di pertengahan 2015, saya bimbang dalam waktu yang agak lama. Saat itu, laptop Acer yang sudah saya pakai sejak 2010 mulai sering eror. Beberapa kali saya membawanya ke tempat servis, tapi masalah yang ada tak kunjung selesai. Hingga akhirnya, laptop Acer yang dibelikan bapak itu mengalami blue screen.

Iklan

Laptop sering mengalami blue screen, atau Blue Screen of Death (BSOD), karena berbagai masalah pada perangkat keras, perangkat lunak, atau sistem operasi. Penyebabnya bisa beragam. Mulai dari masalah driver yang tidak kompatibel, kerusakan RAM, masalah pada hard drive, overheat, hingga kesalahan pada sistem operasi itu sendiri.

Intinya saya harus ganti dan pilihan jatuh kepada laptop Asus A455L. Sebenarnya, di 2015 itu, saya sudah jatuh cinta dengan sebuah laptop bernama MacBook Air. kebetulan dua laptop ini rilis di Indonesia pada waktu yang sama. Bimbang, saya rada ragu-ragu memilih Asus.

Perbedaan harga antara laptop Asus dan MacBook Air

Kebimbangan terbesar saya saat itu adalah soal harga. Saat kali pertama rilis, harga laptop Asus A455L ada di Rp5 juta. Sementara itu, Apple membanderol MacBook Air 2015 di harga Rp13 juta untuk versi paling rendah. Beda Rp8 juta ini bukan nilai yang kecil buat saya.

Pasalnya, di 2015, gaji saya sangat mepet UMR Jogja. Iya, saya juga punya pekerjaan sambilan. Namun, saat itu, saya memproyeksikan honor dari pekerjaan sambilan sebagai tabungan jangka panjang. Jadi, saya tidak boleh gegabah dalam menentukan laptop baru sebagai “modal kerja”.

Sebetulnya bisa saja saya menuruti dorongan, bahkan terasa hampir impulsif, untuk membeli MacBook Air. Tabungan saya sudah cukup ideal untuk membayar DP jika membelinya secara kredit. Namun, saya berhasil menahan nafsu untuk kredit. Sudah begitu, saya juga tidak begitu senang membeli barang secara kredit.

Maklum, meski datang promo cicilan 0%, pada akhirnya saya harus membayar MacBook Air lebih mahal dari harga asli. Begitulah yang ada di dalam pikiran saya kala itu sebelum memutuskan membeli laptop Asus. Sebuah pemikiran yang saya sesali kemudian karena kredit itu nggak salah-salah banget.

Baca juga: Menyesal kenapa nggak dari dulu pakai MacBook.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 1 Agustus 2025 oleh

Tags: Asusharga macbook airlaptop ASUSlaptop macbook airmacbook air 2017macbook prospesifiksi macbook air
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Disiram, Dijatuhkan, Ditekan, Produk ASUS Expert Series Jadi Solusi untuk Profesional
Tekno

Disiram, Dijatuhkan, Ditekan, Produk ASUS Expert Series Jadi Solusi untuk Profesional

15 Agustus 2025
ASUS Media Gathering Yogyakarta. MOJOK.CO
Kilas

ASUS Rilis Series Laptop AI Terbaru, Punya Teknologi Kekinian yang Baterainya Awet Seharian!

13 Agustus 2025
Kenangan bersama laptop ASUS: laptop bobrok yang tuntaskan skripsi untuk jadi sarjana hingga bekerja MOJOK.CO
Catatan

Laptop ASUS: Meski Busuk dan Bikin Malu sama Orang Berlaptop “Apel Kroak”, Tapi Saksi Banyak Orang Tuntaskan Skripsi hingga Cari Cuan

16 Juli 2025
ASUS Kenalkan Zenbook S 13 OLED, Paling Tipis, Tebal Cuma 1 Senti. MOJOK.CO
Tekno

ASUS Kenalkan Zenbook S 13 OLED, Paling Tipis, Tebal Cuma 1 Senti

16 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Koperasi Kelurahan di Banjarsari, Surakarta, bukukan omzet ratusan juta MOJOK.CO

Cerita Koperasi di Banjarsari Surakarta: Berawal dari Garasi, Bukukan Omzet Ratusan Juta?

12 Juli 2026
Warga makin malas bayar pajak bukan berarti membangkang, tapi karena ulah pemerintah sendiri MOJOK.CO

Makin Malas Bayar Pajak Bukan Semata Membangkang tapi Akumulasi Kekecewaan, Pemerintah Bisanya Nagih Doang

10 Juli 2026
Cerita alumnus Unika, side hustle untuk temukan kebermaknaan. MOJOK.CO

Kisah Alumnus Unika Pilih Side Hustle dengan Mengubah Sampah Plastik Jadi Kerajinan agar Waras dari Kerjaan Freelance

15 Juli 2026
Caruban—sebagai ibu kota dari Madiun—barangkali terkesan tidak bagus-bagus amat. Tapi bikin jatuh hati lewat hal-hal sederhana MOJOK.CO

Caruban Madiun Memang Tidak Bagus-bagus Amat, Tapi bikin Jatuh Hati Lewat Hal-hal Sederhana

13 Juli 2026
Senjakala Lapangan Sepak Bola di Jogja yang Makin Berjarak dengan Warganya.MOJOK.CO

Senjakala Lapangan Bola di Kota Jogja yang Makin Berjarak dengan Warganya

9 Juli 2026
donasi ekonomi.MOJOK.CO

“Rakyat Bantu Rakyat” Menguat, tapi Jangan Jadi Alasan Pemerintah Lepas Tangan dan Abai Pada Nasib Masyarakat

14 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.