Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Ketika Bapak Semakin Ngotot Membeli Innova Reborn untuk Jadi Mobil Keluarga, Anak-anaknya Khawatir Hidup di Desa Jadi Cibiran Tetangga

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
4 April 2026
A A
Innova Reborn: Mobil Keluarga yang Paling Punya Adab (Wikimedia Commons)

Innova Reborn: Mobil Keluarga yang Paling Punya Adab (Wikimedia Commons)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Mobil keluarga, mobil yang punya adab

Saya, istri, dan bapak mertua terlibat dalam sebuah diskusi soal mobil keluarga ini. Salah satu yang kami bahas adalah poin “perawatan mudah” dan “bisa muat banyak”. Ya seperti yang bisa kamu baca di dua paragraf sebelumnya. Selain itu, Innova Reborn kami anggap jadi mobil yang “aman dan beradab”.

Maksudnya, Innova Reborn jauh dari kata urakan. Beda jauh dengan aura Fortuner atau Pajero. Dua mobil yang identik dengan pengendara brengsek dan sukanya menang sendiri. Nah, hidup di desa, pakai Reborn, akan menyiratkan mobil keluarga yang bersahaja dan nggak urakan.

Teman saya, seorang penulis otomotif, pernah melakukan riset terkait nama baik Innova Reborn. Salah satu hasil dari riset menyebutkan bahwa rata-rata pengemudi Reborn adalah mereka yang sudah berusia 25 sampai 50 tahun. Usia ini sudah terbilang sudah cukup dewasa dalam bersikap dan berperilaku, bukan lagi mementingkan kecepatan.

Kebanyakan dari mereka memikirkan kenyamanan orang lain. Jadi, tidak egois ketika membawa mobil keluarga seperti ini.  

Nah, rata-rata dari mereka juga adalah orang dengan pengamalan berkendara yang tidak sebentar. Jadi, bisa dibilang Innova adalah level selanjutnya setelah mengenyam pendidikan “berkendara pemula” di kelas mobil LCGC, city car, atau sport kelas menengah.

Kalau dari riset sederhana tadi, apakah semua pengendara Innova Reborn adalah pengendara yang sempurna? Tentu tidak. Tapi, teman saya berani menjamin, pengendara Reborn yang dia lihat selama kurang lebih 10 tahun ada di persentase 80% dewasa berkendara.

BACA JUGA: Innova Reborn Mobil Terbaik Sepanjang Masa, Toyota Saja Tidak Rela Menyuntik Mati dan Zenix Tetap Saja Menyedihkan

Harus adaptasi dulu

Nah, setelah diskusi internal, tentu kami membawa perdebatan soal Innova Reborn sebagai mobil keluarga ke beberapa teman. Salah satu input yang menarik adalah bahwa mobil ini sebetulnya bukan untuk pemula.

Maksudnya ada beberapa poin. Pertama, kalau bawa LCGC saja masih kikuk, harus banyak berlatih dulu sebelum bawa MPV kayak Reborn ke jalanan di dalam kota. Banyak pengendara, yang baru pindah dari LCGC ke MPV, kesulitan untuk bermanuver di jalanan dalam kota karena besar kendaraan.

Kedua, kalau belum pernah membawa mobil alias sangat pemula, sebaiknya jangan langsung pakai Innova Reborn. Mau pakai alasan sebagai mobil keluarga atau mobil rentalan, sebaiknya jangan. Beli mobil kecil dulu saja, disarankan bekas. Perbanyak jam terbang bawa mobil tersebut, baik di jalanan kota atau jalan tol.

Ketiga, kalau memang sudah kebelet beli, ya beli saja. Tapi, coba saja dulu jadi penumpang, duduk di depan, untuk merasakan feel bawa Reborn. Kalau ada waktu senggang, ya latihan secara intensif. Kalau memang belum mendapatkan feel dan mood, jangan memaksa diri membawa Reborn.

Intinya, sebagai mobil keluarga, Innova Reborn menawarkan banyak kelebihan. Namun, ada satu hal yang bikin saya khawatir. Hidup di desa tak selalu menyenangkan. Salah satunya cibiran dan hinaan tetangga yang iri terhadap prestasi tetangganya. Itu bikin telinga merah dan emosi jiwa.

Penulis: Yamadipati Seno

Editor: Kenia Intan

Iklan

BACA JUGA Bertahan dengan Innova Reborn Jadul daripada Ganti Innova Zenix karena Terlalu Canggih untuk Orang Kabupaten seperti Saya dan catatan menarik lainnya di rubrik POJOKAN.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 5 April 2026 oleh

Tags: fortunerinnovaInnova RebornLCGCMobil keluargampvpajerorebornScoopyvario 160
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Ambisi beli mobil sebelum usia 30. Setelah terbeli Suzuki Ertiga tetap tidak bisa senangkan orang tua dan jadi pembelian sia-sia MOJOK.CO
Sehari-hari

Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia

3 April 2026
Vario 160 Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Honda MOJOK.CO
Pojokan

Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan

3 April 2026
Rela utang bank buat beli mobil keluarga Suzuki Ertiga demi puaskan mertua. Ujungnya ribet dan sia-sia karena ekspektasi. MOJOK.CO
Sehari-hari

Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia

21 Maret 2026
Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa Mojok.co
Pojokan

Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Terlalu Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa

19 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Resign after lebaran karena muak dengan kantor toxic demi work life balance di Jogja MOJOK.CO

Nekat Resign After Lebaran karena Muak Kerja di Kantor Toxic, Pilihan “Ngawur” untuk Cari Happy tapi Stres Tetap Tak Terhindarkan

30 Maret 2026
Nurul Fajriatussaadah, lulusan terbaik S2 di UIN Semarang

Dihina karena Hanya Anak Petani dari Pelosok Desa, Kini Berhasil Jadi Lulusan Terbaik S2 UIN Semarang berkat Doa Ayah

30 Maret 2026
Ribetnya lolos seleksi CPNS dan jadi PNS/ASN di desa: dibayangi standar hidup sukses yang merepotkan MOJOK.CO

Derita Jadi PNS atau ASN di Desa: Awalnya Bisa Sombong Status Sosial, Tapi Berujung Ribet karena “Diporoti” dan Dikira Bisa Jadi Ordal

1 April 2026
Pilih resign dan kerja jadi penulis di desa ketimbang kerja di luar negeri di Singapura

Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman

2 April 2026
Aksi topeng ayam di Fore Coffee Jogja. MOJOK.CO

Di Balik Aksi Topeng Ayam Depan Fore Coffee Jogja: Menagih Janji Hak Ayam Petelur untuk Meraih Kebebasan

2 April 2026
Gagal kuliah di PTN karena tidak lolos SNBP, padahal masih ada jalur SNBT dan UM UGM

Keterima ITS tapi Tak Diambil demi Nama Besar UGM, Malah Merasa Bodoh karena Gagal SNBP padahal Hanya Seleksi “Hoki-hokian” dan Kuliah di PTN Tak Pasti Aman

1 April 2026

Video Terbaru

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026
Di Tengah Ribuan Kedai Kopi, Personal Branding dan Konsistensi Lebih Penting daripada Terlihat Keren

Di Tengah Ribuan Kedai Kopi, Personal Branding dan Konsistensi Lebih Penting daripada Terlihat Keren

31 Maret 2026
Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.