Mobil keluarga, mobil yang punya adab
Saya, istri, dan bapak mertua terlibat dalam sebuah diskusi soal mobil keluarga ini. Salah satu yang kami bahas adalah poin “perawatan mudah” dan “bisa muat banyak”. Ya seperti yang bisa kamu baca di dua paragraf sebelumnya. Selain itu, Innova Reborn kami anggap jadi mobil yang “aman dan beradab”.
Maksudnya, Innova Reborn jauh dari kata urakan. Beda jauh dengan aura Fortuner atau Pajero. Dua mobil yang identik dengan pengendara brengsek dan sukanya menang sendiri. Nah, hidup di desa, pakai Reborn, akan menyiratkan mobil keluarga yang bersahaja dan nggak urakan.
Teman saya, seorang penulis otomotif, pernah melakukan riset terkait nama baik Innova Reborn. Salah satu hasil dari riset menyebutkan bahwa rata-rata pengemudi Reborn adalah mereka yang sudah berusia 25 sampai 50 tahun. Usia ini sudah terbilang sudah cukup dewasa dalam bersikap dan berperilaku, bukan lagi mementingkan kecepatan.
Kebanyakan dari mereka memikirkan kenyamanan orang lain. Jadi, tidak egois ketika membawa mobil keluarga seperti ini.
Nah, rata-rata dari mereka juga adalah orang dengan pengamalan berkendara yang tidak sebentar. Jadi, bisa dibilang Innova adalah level selanjutnya setelah mengenyam pendidikan “berkendara pemula” di kelas mobil LCGC, city car, atau sport kelas menengah.
Kalau dari riset sederhana tadi, apakah semua pengendara Innova Reborn adalah pengendara yang sempurna? Tentu tidak. Tapi, teman saya berani menjamin, pengendara Reborn yang dia lihat selama kurang lebih 10 tahun ada di persentase 80% dewasa berkendara.
Harus adaptasi dulu
Nah, setelah diskusi internal, tentu kami membawa perdebatan soal Innova Reborn sebagai mobil keluarga ke beberapa teman. Salah satu input yang menarik adalah bahwa mobil ini sebetulnya bukan untuk pemula.
Maksudnya ada beberapa poin. Pertama, kalau bawa LCGC saja masih kikuk, harus banyak berlatih dulu sebelum bawa MPV kayak Reborn ke jalanan di dalam kota. Banyak pengendara, yang baru pindah dari LCGC ke MPV, kesulitan untuk bermanuver di jalanan dalam kota karena besar kendaraan.
Kedua, kalau belum pernah membawa mobil alias sangat pemula, sebaiknya jangan langsung pakai Innova Reborn. Mau pakai alasan sebagai mobil keluarga atau mobil rentalan, sebaiknya jangan. Beli mobil kecil dulu saja, disarankan bekas. Perbanyak jam terbang bawa mobil tersebut, baik di jalanan kota atau jalan tol.
Ketiga, kalau memang sudah kebelet beli, ya beli saja. Tapi, coba saja dulu jadi penumpang, duduk di depan, untuk merasakan feel bawa Reborn. Kalau ada waktu senggang, ya latihan secara intensif. Kalau memang belum mendapatkan feel dan mood, jangan memaksa diri membawa Reborn.
Intinya, sebagai mobil keluarga, Innova Reborn menawarkan banyak kelebihan. Namun, ada satu hal yang bikin saya khawatir. Hidup di desa tak selalu menyenangkan. Salah satunya cibiran dan hinaan tetangga yang iri terhadap prestasi tetangganya. Itu bikin telinga merah dan emosi jiwa.
Penulis: Yamadipati Seno
Editor: Kenia Intan
BACA JUGA Bertahan dengan Innova Reborn Jadul daripada Ganti Innova Zenix karena Terlalu Canggih untuk Orang Kabupaten seperti Saya dan catatan menarik lainnya di rubrik POJOKAN.














