Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Dokter Mesum Buka Aib Dunia Kedokteran: dr. Kevin Sekolahnya Mahal, Karier Terancam Hancur karena Satu Video TikTok

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
18 April 2021
A A
Dokter Mesum Buka Aib Dunia Kedokteran: dr. Kevin Sekolahnya Mahal, Karier Terancam Hancur karena Satu Video TikTok MOJOK.CO

Dokter Mesum Buka Aib Dunia Kedokteran: dr. Kevin Sekolahnya Mahal, Karier Terancam Hancur karena Satu Video TikTok MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Demo konten TikTok viral, dr. Kevin menggadaikan akal sehatnya. Sebuah konten yang bikin istilah dokter mesum melekat ke namanya.

Memang, nikmatnya tiada tara ketika konten yang kita produksi susah payah mendapat exposure tinggi, apalagi viral. Dapat likes dan retweet banyak kalau di Twitter. Kalau di TikTok, masuk FYP, dapat likes sampai ribuan. Demi mendapatkan kenikmatan itu berulang-ulang, terkadang, seorang content creator menjadi terlalu kreatif hingga menabrak norma.

Adalah dr. Kevin Samuel Marpaung dengan konten Tiktok yang meresahkan. Pak dr. Kevin Samuel “memparodikan” proses pemeriksaan bukaan vagina dalam persalinan. Sebuah konten kelewatan yang sukses membuat dr. Kevin dapat panggilan “dokter mesum”.

Dikutip dari Detik, berikut adegan dan petikan teks dalam video “dokter mesum”:

Teks: “Dok, Tolong Cek Pasien Ny. A udh pembukaan berapa.”

Lalu dokter mesum tersebut menjawab, “Oke, Kak….”

dr. Kevin mengernyitkan mata dan menggigit bibir bawah, mengacungkan dua jari (telunjuk dan jari tengah) menunjukkan persiapan melakukan pemeriksaan vaginal touche.

Vaginal touche adalah pemeriksaan dengan metode memasukkan dua jari ke dalam vagina untuk memeriksa pembukaan serviks atau leher rahim.

Dokter tersebut kemudian memutar mata ke atas dan mendongak dengan keterangan awkward moment. Sambil bergoyang-goyang, dr. Kevin menjawab, “Pembukaan 3, Kak.”

Setelah video itu masuk FYP TikTok, lalu diangkut ke Twitter, dr. Kevin mendapat backlash yang mungkin tidak dia duga. Netizen meradang, memberikan label dokter mesum kepada dr. Kevin. Bahkan, ada yang meminta cabut SIP dan keanggotaan IDI milik dr. Kevin.

Koalisi Masyarakat Sipil Anti Kekerasan Seksual (Kompaks) mengecam video dokter mesum itu dengan keras. “Reka adegan tersebut dilakukan dengan memberikan candaan bernuansa seksual yang merendahkan perempuan. Video ini melecehkan perempuan secara umum dan pasien perempuan yang membutuhkan layanan kesehatan secara khusus,” kata Kompaks.

Kompaks menilai dr. Kevin diduga telah melakukan pelanggaran Kode Etika Dokter Indonesia (KODEKI) serta melanggar sumpah dokter.

“Kami mengecam konten buatan dr. Kevin Samuel yang menunjukkan sikap melecehkan dalam reka adegan pemeriksaan pasien sebelum persalinan. Sikap ini bertentangan dengan nilai etis dan kemanusiaan yang dijunjung tinggi dalam profesi dokter,” ungkap dr. Gabriella Sandranila Suryadana (Sandra) dari Dokter Tanpa Stigma, sebagaimana tertulis dalam rilis pers Kompaks.

Setelah konten dokter mesum di TikTok itu viral, sebetulnya, dr. Kevin sudah meminta maaf. Namun, tindakannya yang mencoreng nama dokter tidak membuat kemarahan netizen reda. Yang justru terjadi setelah kegaduhan dokter mesumdi TikTok ini, muncul beberapa fakta yang seperti membuka aib dunia kedokteran.

Iklan

Beberapa internal jokes nakes dibuka oleh akun @syahbanu. Misalnya candaan internal nakes yang ngurusin rontgen. “Paling seneng urus cewek cakep ronsen trus prosentase x-ray nya dikurangi dikit-dikit….”

Ada lagi yang seperti ini:

“Paling asik ngurusin pasien yang indranya ga peka setelah terbius lama. Kalau pake suara dan sentuh badan belom bangun², kita boleh lho pelintir puting susunya karna itu bagian sensitif yang bikin pasien kebangun dr bius…”

Padahal, dokter anestesi sudah menegaskan kalau metode “pelintir puting susu” itu tidak benar. Perdebatan ini berkaitan dengan kasus pelecehan seksual pada 2018 di National Hospital Surabaya yang pernah ramai dan beritanya naik lagi berkat video dokter mesum dari dr. Kevin di TikTok.

Jokes cabul juga pernah ramai di TikTok. Kali ini diduga anak-anak Akper (Akademi Keperawatan) yang rebutan pasang kateter. Sebuah akun bernama @arlytaniap menceritakan pengalamannya dijadikan bahan candaan setelah dirinya menjadi korban kecelakaan. Saya kutipkan utuh:

“Hwaa sama bgt prnh kejadian dipasangin kateter sama anak akper juga dua orang. Eh mereka berdua nih pas masang malah sambil ketawa2 dan dan kaya cekikian gitu sambil bilang awas salah masuk dan ketawa lagi :(( Padahal waktu itu aku posisinya abis kecelakaan.”

Menyusul kasus video dokter mesum dr. Kevin di TikTok, di Batam, seorang dokter ditangkap polisi karena melakukan pelecehan seksual. Seorang dokter umum di klinik Kimia Farma KDA, Batam Centre, Kecamatan Batam Kota, Kepulauan Riau, diduga mencabuli seorang pasien wanita.

Dokter mesum tersebut melecehkan korbannya yang datang berobat karena ada keluhan di bagian intim. Untung saja korban merekam aktivitas janggal dokter mesum tersebut. Setelah memeriksa kembali rekaman, dokter mesum tersebut terbukti melakukan tindak pencabulan lengkap dengan alat-alat seksual. Bahkan, dokter mesum itu sempat mengeluarkan alat kelaminnya.

Setelah pemeriksaan, polisi menemukan bukti sebagai berikut: satu buah kondom kondom bergerigi, sarung tangan karet, satu botol steril water, dan satu botol sabun vagina.

Berkat “video dokter mesum” dari dr. Kevin, saya merasa akan makin banyak aib dunia kedokteran yang terbuka. Sebuah aib yang tentu patut disayangkan, terutama jika kita melihat perjuangan dokter dan nakes di masa pandemi. Sebuah aib yang dibikin oleh oknum-oknum dokter dan nakes yang nggak punya hati nurani.

Ironisnya, terkadang, demi sebuah konten viral, akal sehat dan harga diri digadaikan. Misalnya dr. Kevin, udah sekolahnya malah banget, nama baik profesi tercoreng, kariernya terancam hancur, dan semuanya hanya demi satu konten FYP di TikTok.

Terkadang, saya malah berpikir kalau bikin konten tuh kayak Aldi Taher aja. Joget-joget dan nyanyi nggak jelas, tapi nggak menyakiti orang lain atau mencoreng nama baik profesi.

Krezi.

BACA JUGA Bercita-cita Jadi Dokter Spesialis Tapi Malah Depresi Saat Jadi Residen dan tulisan lainnya dari Yamadipati Seno.

Terakhir diperbarui pada 18 April 2021 oleh

Tags: dokter cabuldokter kandungandokter mesumdr. kevinfyp tiktokkehamilantiktokvideo dokter mesum
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Jangan Mau Jadi Trophy Wife, Itu Cara Halus Menjinakkan Perempuan MOJOK.CO
Esai

Jangan Mau Jadi Trophy Wife, Itu Cara Halus Menjinakkan Perempuan 

13 April 2026
Ibu hamil kondisi mengandung bayi
Catatan

Hampir Memiliki Anak Sudah Jadi Anugerah, Ibu Tak Apa Berjuang Mati-matian demi “Buah Hati” yang Belum Tentu Lahir ke Dunia

29 Maret 2026
Open Donasi Bodong Mengeksploitasi Kemiskinan MOJOK.CO
Catatan

Gara-Gara Kapitalisme, Kita Lebih Mudah Nyawer Gift TikTok atau Berdonasi Online daripada Membantu Tetangga yang Susah

22 Januari 2026
Gawai adalah Candu: Cerita Mereka yang Mengalami Brain Rot karena Terlalu Banyak Menonton Konten TikTok.MOJOK.CO
Mendalam

Gawai adalah Candu: Cerita Mereka yang Mengalami Pembusukan Otak karena Terlalu Banyak Menonton Konten TikTok

3 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Guru CLC di Malaysia sejahtera daripada guru kontrak. MOJOK.CO

WNA Pilih Jadi Guru di Luar Negeri dengan Gaji 2 Digit daripada Kontrak di Indonesia dan Mengabdi untuk Anak Pekerja Migran di Sana

21 April 2026
Kebusukan Mahasiswa FH UI Membuka Luka Lama Para Penyintas, Tak Ada yang Lebih Aman dari “Rahim” seorang Ibu bagi Korban Kekerasan Seksual MOJOK.CO

Kebusukan Mahasiswa FH UI Membuka Luka Lama Para Penyintas, Tak Ada yang Lebih Aman dari “Rahim” seorang Ibu bagi Korban Kekerasan Seksual

15 April 2026
Penyebab Tokoh Agama dan Kaum Intelektual Melakukan Pelecehan Seksual MOJOK.CO

Penyebab Tokoh Agama dan Kaum Intelektual Melakukan Pelecehan Seksual

20 April 2026
Ezra, alumnus UGM umur 25 tahun, yang lanjut kuliah S2 dan ikut ekspedisi ke Antartika, nggak peduli quarter-life crisis

Umur 25 Tahun Nggak “Level” dengan Quarter-Life Crisis, Alumnus UGM Kuliah S2 di Australia dan Ekspedisi Ilmiah di Antartika

17 April 2026
Ribetnya punya mobil di desa. Bisa menjadi musuh masyarakat perkara parkir. Rawan jadi korban iseng bocil-bocil nakal MOJOK.CO

Repotnya Punya Mobil di Desa: Bisa Jadi “Musuh Masyarakat” Perkara Parkir dan Garasi, Masih Rawan Jadi Korban Kenakalan Bocil-bocil

15 April 2026
Habis Doa Langsung Goyang- Cara Orang Indonesia Menjalani Agama yang Bikin Orang Pakistan Iri MOJOK.CO

Habis Doa Langsung Goyang: Cara Orang Indonesia Menjalani Agama yang Bikin Orang Pakistan Iri

17 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.