Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Begini Cara Mencoret Anak Durhaka dari Kartu Keluarga, Meski Kenyataannya Sulit Terjadi

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
7 Agustus 2021
A A
ilustrasi Dugaan Penelantaran Orang Tua ke Panti Jompo Memang Perlu DIlihat dari Dua Sisi mojok.co
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Orang tua nggak bisa seenaknya “mencoret” anak dari Kartu Keluarga. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Baca tulisan ini dulu biar nggak jadi durhaka.

Pernah diancam bakal dicoret dari Kartu Keluarga (KK) sama orang tua? Kamu jadi gentar sama ancaman kayak gitu? Saya sih menyarankan kamu untuk khawatir. Pada kenyataannya, mencoret anak itu tidak mudah dilakukan. Namun, bukan berarti tidak bisa.

Dicoret dari Kartu Keluarga itu bakal bikin sulit hidupmu. Yang namanya “kartu”, tapi bentuknya kayak blanko ini punya banyak fungsi. Misalnya dibutuhkan kalau mau bikin KTP, daftar sekolah, sampai syarat berkas pernikahan. Sampai kamu punya KK sendiri, hal-hal di atas sulit dilakukan.

Nah, istilah “mencoret dari KK” sendiri sebetulnya juga kurang tepat. Istilah yang dikenal adalah menambah atau mengurangi anggota keluarga. Syarat-syaratnya kayak di bawah ini:

Menambah anggota di Kartu Keluarga karena kelahiran

Syarat yang perlu dikumpulkan adalah:

  1. Surat pengantar dari RT/RW setempat.
  2. Siapkan Kartu Keluarga yang lama.
  3. Surat keterangan kelahiran calon anggota keluarga yang mau ditambahkan.

Menambah anggota untuk keperluan “numpang KK”

Iya, ada istilahnya “numpang KK”. Nggak cuma numpang kamar mandi atau numpang pinjam duit tapi berlagak lupa kalau ditagih. Syaratnya kayak gini:

  1. Surat pengantar RT/RW setempat.
  2. Kartu Keluarga lama yang akan ditumpangi.
  3. Surat keterangan pindah datang (jika tidak satu daerah).
  4. Surat keterangan datang dari luar negeri (bagi WNI yang datang dari luar negeri).
  5. Paspor, Izin Tinggal Tetap, dan surat keterangan catatan kepolisian/surat tanda lapor diri (bagi WNA).

Mengurangi anggota keluarga

Kalau mau mengurangi anggota, syaratnya kayak gini:

  1. Surat pengantar RT/RW setempat.
  2. Kartu Keluarga lama.
  3. Surat keterangan kematian.
  4. Surat keterangan pindah atau pindah datang (bagi penduduk yang pindah).

Langkah-langkahnya gimana, nih? Simak penjelasannya di bawah:

  1. Salah satu anggota keluarga minta surat pengantar ke RT. Kalau sudah, lanjut ke RW untuk minta stampel. Jangan lupa ngisi kas desa. Seikhlasnya saja.
  2. Datang ke Kelurahan untuk mengisi formulir permohonan pembuatan Kartu Keluarga baru.
  3. Kalau sudah, bawa formulir itu ke Kecamatan untuk mengajukan penerbitan Kartu Keluarga baru.
  4. Saya sarankan kamu fotokopi KTP, Kartu Keluarga yang lama, dan segala berkas. Jaga-jaga saja, meski konon sudah e-KTP, tapi kata “electronic” di depan KTP itu cuma mitos. You know, lah.

Oya, ada satu fakta penting yang perlu kamu ingat. Mengurus Kartu Keluarga itu gratis. Dijamin oleh UU Nomor 24 Tahun 2013 Pasal 79A. Kalau ada yang mau pungli, sebaiknya tempeleng saja matanya.

Ah jangan, maksud saya laporkan ke… ke mana ya enaknya. Terserah kamu saja. Karena kadang melaporkan tidak kejahatan itu lama diprosesnya. Malah keluarga duit segala. If you know what I mean….

Nah, lantas, bagaimana dengan kasus anak yang “dicoret” dari Kartu Keluarga?

Seperti yang saya jelaskan di atas, menambah dan mengurangi itu bisa dilakukan. Namun, orang tua tidak bisa dengan mudah mendepak anak durhaka dari Kartu Keluarga.

Orang tua itu tidak bisa dengan mudah mencoret anak. Sebagai anak, dirimu berhak atas identitas. Iya, setiap anak berhak atas suatu nama sebagai identitas diri dan status kewarganegaraan. Kartu Keluarga memuat kedudukan atau status hubungan anak dan orang tua dalam keluarga.

Untuk “mencoret” seseorang harus memenuhi salah satu dari dua syarat utama. Pertama, terjadi peristiwa kependudukan. Misalnya, pindah-datang, kelahiran, dan kematian. Kedua, terjadi peristiwa penting. Contohnya, kelahiran, kematian, lahir-mati, perkawinan, perceraian, pengakuan anak, pengesahan anak, pengangkatan anak, perubahan nama, dan perubahan status kewarganegaraan.

Perlu kamu ketahui, niat orang tua untuk mendepak anak durhaka itu TIDAK dianggap sebagai peristiwa kependudukan atau peristiwa penting. Jadi, catatan sipil nggak bisa melakukan perubahan atau penerbitan Kartu Keluarga baru.

Iklan

Lagian, anak itu punya hak untuk tidak ditelantarkan. Kalau ada orang tua yang semena-mena, justru orang tua itu yang bakal kena jerat hukum. Nah, kalau sudah begitu, siapa yang durhaka coba….

BACA JUGA Menangis sambil Ngecek KK karena Becandaan Jahat ‘Kamu Anak Tetangga’ dan tulisan lainnya dari Yamadipati Seno.

Terakhir diperbarui pada 7 Agustus 2021 oleh

Tags: anak durhakadicoret dari KKKartu KeluargaKK
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

beasiswa kuliah. MOJOK.CO
Ragam

Kuliah Modal Beasiswa, tapi Malah “Durhaka” ke Orang Tua: Dulu Dibanggakan, Kini Menyakitkan

17 September 2025
cara cek kartu keluarga online mojok.co
Kilas

Cara Cek Kartu Keluarga Online, Mudah Lho

22 Desember 2022
ilustrasi Dugaan Penelantaran Orang Tua ke Panti Jompo Memang Perlu DIlihat dari Dua Sisi mojok.co
Pojokan

Dugaan Penelantaran Orang Tua ke Panti Jompo Memang Perlu DIlihat dari Dua Sisi

2 November 2021
ilustrasi Generasi 90-an Minimal Punya Inner Child Trauma Ikan Pari, Jumpscare Kursi Goyang, dan Majalah Hidayah mojok.co
Pojokan

Generasi 90-an Minimal Punya Inner Child Trauma Ikan Pari, Jumpscare Kursi Goyang, dan Majalah Hidayah

16 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman Merusak Astrea Grand Jadi Motor Racing Kampung MOJOK.CO

Pengalaman Saya “Merusak” Astrea Grand Milik Bapak Menjadi Motor Racing Kampung: Jebakan Menyenangkan dari Motor Honda yang Menjerat Saya Sampai Tua

2 Juni 2026
Godaan modifikasi motor Honda Vario 125 demi sinematik kebodohan soal harga jual di Facebook, berakhir jadi motor sampah dan jamet MOJOK.CO

Modifikasi Motor Honda Vario 125 Hasil Tabungan Ibu-Kakak demi Sinematik dan Kebodohan Harga Jual di FB, Berakhir Jadi Motor Jamet dan Sampah

7 Juni 2026
Pengalaman Kuliah di Polandia, Eropa Sambil Jadi Tour Guide. MOJOK.CO

Pengalaman Kuliah di Eropa Sambil Jadi Tour Guide bikin Enggan Kembali ke Tanah Air, tapi Tak Ada Jalan Lain Selain Pulang

4 Juni 2026
Riset, Peneliti, Guru Besar Abal-Abal.MOJOK.CO

Sekte “Pemuja Kargo” di Ekosistem Kampus Indonesia yang Mencetak Peneliti Palsu dan Ilmuwan Abal-Abal

3 Juni 2026
ilustrasi sepeda klaten.MOJOK.CO

Belajar Makna “Paseduluran” dari Penjual Onthel Lawas yang Sudah Tiga Dekade Hidup dari Pit Kebo

2 Juni 2026
Ilustrasi hidup.MOJOK.CO

Sejatinya Manusia Hidup untuk Mengakali Kematian

2 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.