Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Corak Curhat

Dilema Teman Pinjam Duit: Nggak Dipinjami Kasihan, tapi Kalau Dipinjami Kemungkinan Susah Balik

Redaksi oleh Redaksi
1 Agustus 2020
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Tanya

Halo, Mas Agus yang baik hatinya.

Salam kenal. Perkenalkan, nama saya Wawan. Ini kali kedua saya kirim curhat ke Mojok. Curhatan pertama kelihatannya nggak terbalas dan kebetulan masalahnya juga sudah selesai. Nah, sekarang saya mau kirim curhat lagi, siapa tahu masalah saya yang ini juga nanti bakal selesai, nggak peduli curhatannya dibalas apa nggak.

Iklan

Jadi begini, Mas. Saya ini punya kebiasaan meminjamkan duit kepada teman-teman saya. Ini tentu saja kebiasaan yang bisa jadi baik, namun juga bisa jadi buruk.

Baik karena saya merasa saya bisa bermanfaat dan bisa menolong kawan yang memang sedang butuh duit. Namun di sisi lain, juga buruk karena ternyata ada beberapa pinjaman yang tidak kembali dan itu justru menjadi masalah tersendiri.

Selain bikin mangkel hati, saya juga jadi sering diomelin sama istri.

Saya nggak tahu kapan kebiasaan ini mulai muncul, namun yang jelas, sejak usaha catering yang saya rintis mulai besar, mulai banyak kawan yang mencoba meminjam duit. Awalnya hanya satu dua kawan, namun lama-kelamaan, ada beberapa kawan lain yang juga mulai ikut meminjam. Mungkin menyebar dari mulut ke mulut.

Ada yang pinjam hanya ratusan ribu, namun beberapa ada yang meminjam sampai jutaan. Mereka beralasan butuh uang untuk keperluan-keperluan yang kerap kali tak bisa saya tolak, misal untuk membayar biaya sekolah anaknya, atau membayar uang kontrakan rumah.

Saya merasa, mereka benar-benar butuh ditolong, sebab saya sendiri juga pernah berada dalam kondisi sulit seperti mereka.

Sayangnya, kepercayaan yang saya berikan kerap tidak terbalas dengan baik. Beberapa kawan susah sekali saat saya tagih untuk mengembalikan uangnya. Hal yang justru kemudian membikin saya susah dan sungkan sendiri.

Nah, menurut Mas Agus, apakah ada saran yang bagus buat saya untuk sedikit meredakan kegelisahan saya ini.

Suwun, Mas.

~Wawan.

Jawab

Halo, Wawan. Membaca curhatmu ini, saya rasanya seperti membaca tulisan saya sendiri, sebab apa yang kamu tulis benar-benar persis seperti yang saya alami.

Saya terlalu sering meminjami uang kepada kawan-kawan saya dan beberapa di antaranya ternyata nggak kembali.

Iklan

Istri saya sampai ngomel-ngomel dan mangkel dan bahkan mencoba meminta nomor kawan saya yang minjem duit itu untuk ia tagih sendiri saking mangkelnya.

Dari berbagai kasus peminjaman yang tak kembali ini, saya belajar banyak hal, salah satunya adalah bahwa perkara pinjam-meminjam uang ini benar-benar merusak tali pertemanan.

Setidaknya, sudah ada dua kawan lama saya yang sekarang mengeblok nomor saya dan tak bisa saya hubungi karena mereka tak jua mengembalikan uang yang mereka pinjam dari saya.

Beberapa yang lain nyolot karena saya tagih berkali-kali. Dia yang minjem, eh dia yang galak.

Beberapa yang lain tidak sampai mengeblok atau galak pada saya, namun selalu menghindar bertemu dengan saya.

Itu dari segi pertemanan. Dari segi uang lebih menyebalkan lagi. Kita meminjamkan uang karena berharap uang tersebut bisa menjadi simpanan yang bisa kita ambil di waktu yang sudah disepakati. Namun, kenyataannya ternyata memang tak seindah yang kita duga. Padahal ada kalanya, kita benar-benar butuh uang tersebut.

Pinjaman yang sesuai kesepakatan bakal dikembalikan dalam jangka waktu satu bulan bisa molor menjadi setengah tahun, itu juga kalau kembali.

Nah, dari situlah, saya menyarankan kepada Anda untuk punya prioritas pinjaman dan melonggarkan standar iba Anda. Begini, iba itu memang baik, namun iba yang terlalu berlebihan selalu membikin kita repot.

Karena itulah, Anda harus mulai berani untuk menolak meminjamkan uang kepada kawan Anda. Kalau memang punya niat untuk membantu, sekalian berikan uang Anda cuma-cuma, tentu saja dengan jumlah yang jauh lebih kecil. Hal tersebut akan membuat Anda lebih tenang dan tak berharap.

Katakan bahwa Anda tidak punya uang karena sedang ada banyak kebutuhan.

Setidaknya, dengan cara itulah pertemanan Anda bisa terjaga. Kalau ternyata dengan tidak meminjamkan uang tersebut membikin kawan Anda marah, maka ingatlah kutipan dari seorang ekonom India yang saya lupa namanya berikut: “Lending money to a friend, you lose both: friend and money. But if you say ‘No’, you only lose the first one.”

~Agus Mulyadi

Terakhir diperbarui pada 1 Agustus 2020 oleh

Tags: pinjamuang
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Salah Paham Konsep Menabung Bikin Kamu Malah Sulit Cuan MOJOK.CO
Cuan

Menciptakan Rasa Aman Finansial dengan Langkah Sederhana Bernama Menabung: Tips Cuan dari Nabung Harian Ala Bapak2ID

22 Januari 2026
Rahasia di Balik “Chindo Pelit” Sebagai Kecerdasan Finansial MOJOK.CO
Esai

Membongkar Stigma “Chindo Pelit” yang Sebetulnya Berbahaya dan Menimbulkan Prasangka

29 Oktober 2025
Bagiku yang Pelajar, Uang Itu Penghalang. MOJOK.CO
Kilas

Bagiku yang Pelajar, Uang Itu Penghalang

11 Juni 2023
pahlawan pertama di uang rupiah mojok.co
Ekonomi

Siapa sih Pahlawan Pertama di Uang Rupiah Terbitan Bank Indonesia?

17 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

cari kerja, UGM.MOJOK.CO

300 Lamaran Kerja Ditolak, Lulusan UGM Pilih “Turunkan Standard”: Sadar Bursa Kerja Sedang Tak Baik-Baik Saja

15 Juli 2026
KOMSAH: Sejahterakan petani di Klaten. MOJOK.CO

Tinggalkan Profesi Dokter untuk Jadi Penasihat Kelompok Tani, Optimalkan Anugerah Tanah Klaten yang Subur

20 Juli 2026
Anak miskin di Yogyakarta masuk Sekolah Rakyat. MOJOK.CO

Saat Kemiskinan Memaksa Anak Lebih Dewasa sebelum Waktunya, Sekolah Rakyat Jadi Pilihan Satu-satunya

20 Juli 2026
Pom mini warung madura kini jadi solusi di tengah antrean panjang SPBU yang tidak masuk akal MOJOK.CO

Strategi Hindari Antrean SPBU Tak Efektif Lagi, Isi Bensin di Pom Mini Warung Madura Jadi Solusi Asal Tak Pakai Logika Takaran

18 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi tuan rumah “1st Asian Gym for Life Challenge 2026” 1. MOJOK.CO

Jogja Jadi Tuan Rumah Lomba Gym se-Asia usai Thailand Mundur, Semua Kalangan Bebas Ikut Tanpa Beban Menang-Kalah

20 Juli 2026
Mahindra Scorpio, mobil pick up mewahnya Koperasi Merah Putih MOJOK.CO

Pengalaman mengendarai dan mengomentari Mahindra Scorpio, mobil pick up Koperasi Merah Putih yang terlalu bagus di depan Pak Babinsa langsung

21 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.