Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

5 Ciri Lowongan Kerja Malesin yang Perlu Ditanggapi dengan Skeptis

Lowongan pekerjaan abal-abal

Ajeng Rizka oleh Ajeng Rizka
23 September 2021
A A
ilustrasi 5 Ciri Lowongan Kerja Malesin yang Perlu Ditanggapi dengan Skeptis mojok.co
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Bukan hanya kerja yang butuh skill, bahkan cari lowongan kerja juga butuh insting super kuat. Salah-salah bisa terjebak dalam kantor yang toksik.

Realitas pemburu lowongan kerja di Indonesia perlu disadari sebagai aktivitas yang gampang-gampang ribet. Orang yang belum bekerja pun dituntut kritis dengan tawaran-tawaran kerja yang diinformasikan di banyak tempat. Mulai dari loker di media sosial, loker di situs layanan daring seperti Linkedin dan Jobstreet, sampai loker yang penyebarannya berantai lewat grup WhatsApp.

Buat pembantu pejuang-pejuang cuan di Indonesia, ada ciri umum lowongan kerja yang memang perlu ditanggapi dengan skeptis. Ini bisa jadi jebakan batman menuju kantor yang toksik hingga jebakan murni penipuan berkedok kesempatan kerja. Dunia memang sekejam ini, Sayang.

#1 Lowongan kerja yang requirements-nya panjang lebar

Jika kamu mengincar posisi tertentu dalam pekerjaan, mendingan dicari tahu dulu apa deskripsi kerja posisi itu. Masalahnya, nggak sedikit kantor yang sebenarnya butuh orang untuk posisi tertentu, tapi pengin orang yang melamar bisa multitasking, bisa punya keahlian berlipat ganda. Semua ini dilakukan demi bisa menghemat gaji karyawan. Kan bangsat juga kalau begini.

Misalnya, kantor Maju Mundur butuh merekrut seorang copywriter. Seharusnya keahlian yang tertera di lowongan pekerjaan ya seputar menulis copy, seputar media, sosial, dan pengalaman yang berhubungan dengan itu. Tapi, seringnya mereka curang banget. Mereka mencantumkan keahlian tambahan yang dibutuhkan seperti: Menguasai editing video, bisa desain logo, akrab dengan kamera dan mau untuk tampil di media sosial, sampai penguasaan public speaking. Hash, kalau ini sih sama aja jabatan lima orang dirangkap jadi satu. Padahal, yakin deh, gaji yang ditawarkan juga nggak setara dengan gaji lima orang kok. Skip aja, Lur.

#2 Ada kata-kata “mampu bekerja di bawah tekanan”

Saya sendiri suka gagal paham dengan pernyataan macam ini. Kerja di bawah tekanan ini maksudnya apa? Kerja sambil diduduki bosnya? Kan nggak begitu seharusnya konsep mbribik calon pekerja.

Jika sekiranya sebuah kantor pengin merekrut penulis yang setiap hari kerjanya punya deadline, ya sudah, sampaikan saja: Siap bekerja dengan deadline tulisan. Atau yang paling benar, nggak perlu ada kalimat ini di informasi lowongan kerja. Teknis semacam ini kan memang akan dibahas dalam sesi wawancara sampai tanya jawab sebelum tanda tangan surat penawaran kerja. Sama aja deh kayak negosiasi gaji sebelum resmi jadi karyawan. 

Kata-kata “mampu bekerja di bawah tekanan” justru bikin calon pelamar skeptis dan nggak sedikit yang jiper. Males banget, belum kerja sudah ditakut-takuti. Skip, lah.

#3 Batas usia yang cenderung “muda” dalam lowongan kerja

Belakangan ini ageshaming sering banget muncul di informasi lowongan kerja. Posisi yang dibutuhkan sih jadi editor atau marketing. Tapi, ada batas usia tertentu yang seolah-olah jika sudah semakin tua, semakin nggak produktif dan nggak punya kesempatan. Padahal di luar sana, banyak banget pekerja yang semakin tua semakin matang dan berpengalaman.

Pembatasan usia pelamar juga terkadang nggak masuk akal, misalnya maksimal 25 tahun, maksimal 30 tahun. Padahal di usia segitu, masih banyak orang-orang yang butuh pekerjaan dan nggak kalah uptodate dibandingkan Gen Z. Kalau batas usianya 60 tahun mah ya, nggak usah ditanya. Yang jadi masalah, seringnya pembatasan usia ini ramashok. 

Belum lagi, belakangan banyak pekerja yang terpaksa diberhentikan karena perusahaan yang oleng setelah pandemi. Ratusan, bahkan ribuan karyawan produktif dirumahkan. Batasan usia macam ini semakin menampar para pekerja dan mendiskreditkan mereka yang terpaksa memiliki karier naik turun.

Memang, hak setiap perekrut untuk menentukan kriteria calon pekerja. Sayangnya, ini juga mencerminkan bagaimana nilai-nilai yang dianut perusahaan itu. Memangnya kamu mau kerja di kantor yang nggak menghargai setiap individu tanpa mempedulikan latar belakang usia? Kan males.

#4 Informasi loker dari pesan berantai WhatsApp

Informasi kesehatan saja patut dicurigai hoaks jika berlabel “forwarded many times” apalagi info lowongan kerja. Banyak memang perusahaan BUMN dan swasta yang mencari kandidat lewat informasi berantai begini. Tapi, untuk memantapkan hati, kita perlu tahu informasi resmi yang mereka sampaikan melalui web, media sosial resmi, atau surat kabar. Jika tidak, salah-salah kita justru kena jebakan penipuan berkedok loker.

Nggak sedikit orang-orang yang melamar kerja berujung apes karena diperas setelah dijanjikan bakal diberikan posisi dan pelatihan. Di mana-mana perusahaan yang membutuhkan karyawan itulah yang akan bertanggung jawab dan membayar gaji pekerjanya, bukan malah sebaliknya. 

Iklan

#5 Lowongan kerja yang tidak mencantumkan nama perusahaan

Sering kali orang yang lagi butuh banget pekerjaan justru nggak memperhatikan hal ini. Mereka telanjur tergiur sama lowongan kerja dan jani-janji manis yang tertera dalam info lokernya. Misalnya dijanjikan bakal dapat gaji dua kali UMR, dijanjikan bakal dapat asuransi kesehatan, tunjangan transportasi, akomodasi, dan manis-manisnya hidup. Padahal, di informasi tersebut saja tidak ada nama perusahaan. Instruksi yang tertera, calon pekerja hanya diminta menghubungi nomor hape perekrut atau web yang kelihatannya unofficial. Mencurigakan banget.

Kalaupun perekrut nggak berniat jahat, minimal si prekrut memang agak pekok. Buat apa menyusun informasi lowongan kerja yang disebarkan secara masif, tapi sama sekali nggak mencantumkan perusahaan mereka. Jangan-jangan perusahaan ilegal, jangan-jangan perusahaan MLM skema ponzi tanpa izin resmi, jangan-jangan….

Pokoknya jangan mau, skip aja kalau ragu-ragu. Tenagamu, waktumu, dan keahlianmu berharga dan sudah seharusnya disalurkan pada perusahaan yang tepat, bukan yang bejat.

BACA JUGA Nasib Pengangguran: Cari Kerja Susah, Dagang Nggak Bisa, di Rumah Aja Nyusahin Orang Tua dan artikel AJENG RIZKA lainnya.

Terakhir diperbarui pada 23 September 2021 oleh

Tags: lowongan kerjalowongan pekerjaan mojokPengangguranrekrutmen pekerja
Ajeng Rizka

Ajeng Rizka

Penulis, penonton, dan buruh media.

Artikel Terkait

Tunggu Aku Sukses Nanti.MOJOK.CO
Seni

“Tunggu Aku Sukses Nanti”: Mari Bertaruh, Kita Semua Memiliki Tante Yuli di Dunia Nyata

4 April 2026
tunggu aku sukses nanti.MOJOK.CO
Seni

“Tunggu Aku Sukses Nanti”: Ketika Sandwich Generation Bermimpi, Orang Lain Tak Kehabisan Cara Buat Mencaci

26 Maret 2026
Sarjana (lulusan S1) susah cari kerja. Sekali kerja di Sidoarjo dapat gaji kecil bahkan dapat THR cuma Rp50 ribu MOJOK.CO
Urban

Ironi Sarjana Kerja 15 Jam Perhari Selama 3 Tahun: Gaji Kerdil dan THR Cuma 50 Ribu, Tak Cukup buat Senangkan Ibu

17 Maret 2026
Ijazah S1 jurusan Sastra Indonesia dari PTN terbaik di Jawa Timur alami penolakan 150 lamaran kerja. Buat pekerjaan freelance aja tidak bisa hingga jadi beban keluarga MOJOK.CO
Sekolahan

Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa

21 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sebagian pengguna WiFi IndiHome beralih ke Biznet. MOJOK.CO

Ujian Terberat Pengguna IndiHome yang Dikhianati Tawaran Palsu hingga Menggadaikan Kesetiaan ke WiFi yang Lebih “Gacor”

23 April 2026
Tidak install game online seperti Mobile Legend (ML) buat mbar di tongkrongan dianggap tidak asyik dan tidak punya hiburan MOJOK.CO

Tak Install Mobile Legend untuk Mabar di Tongkrongan: Dicap “Tak Gaul” dan Kosong Hiburan, Padahal Hiburan Orang Beda-beda

25 April 2026
Stigma yang Membuat Saya Menderita: Menikah dengan Bule adalah Jalur Cepat Jadi Seleb Medsos MOJOK.CO

Stigma yang Membuat Saya Menderita: Menikah dengan Bule adalah Jalur Cepat Jadi Seleb Medsos

24 April 2026
kurir dan driver ShopeeFood. MOJOK.CO

Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka

28 April 2026
Menormalisasi pakai jasa porter di stasiun kereta api MOJOK.CO

Pakai Jasa Porter di Stasiun meski Bisa Bawa Barang Sendiri: Sadar 50 Ribu Itu Tak bikin Rugi, Tapi Justru Belum Seberapa

23 April 2026
Cerminan pemberdayaan dan kontribusi nyata perempuan di Kota Semarang MOJOK.CO

Kuatnya Peran Perempuan di Kota Semarang, Sampai Diapresiasi California State University

22 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.