Tips Menggunakan Linkedin Biar Keliatan Profesional dan Dihire Orang

Linkedin itu portofolio kamu, kartu nama kamu di dunia maya. Pake Linkedin buat wadah ningkatin personal branding, bukan cuma tempat cari kerja/temenan aja. 

Featured

Avatar

Halo folks, kali ini gue mau mau ngasih tips untuk kalian-kalian semua yang masih awam untuk bermain/membuat sosial media yang satu ini. Linkedin!

Buat kamu yang baru lulus, atau baru mau lulus di tahun depan, kamu harus dan wajib banget tau Linkedin itu apa, biar ga dibilang kudet sama temen-temen kamu.

Jadi apa sih Linkedin itu? Linkedin adalah social media yang cukup unik yang mana isi profil kita dan circle kita di dalamnya sebagian besar adalah profesional di bidangnya. Mulai dari entrepeneur, sampai pekerja, ada di sosmed ini. Anggep aja kayak FB tapi buat lingkungan kerja.

Meskipun bikin akunnya sama kayak sosial media lainnya—butuh email, password, isi data diri dll—karena Linkedin ini konsepnya buat networking sesama pekerja, maka dari itu tolong dibedakan penggunaannya dengan Facebook/Twitter yang kebanyakan isinya cuman sambat aja. 😛

Udah daftar pertama kalinya? Good! Langkah selanjutnya adalah mari kita bedah komponen yang ada di profil Linkedin pribadi, ya. Ini adalah contoh Linkedin gue. What do you see, folks ?

Image

Tentu, kalo kita liat header bagian atas, ada komponen: 1.Foto; 2.Nama lengkap kita; 3.Headline profil kita; 4.Kerja/Kuliah di mana; 5.Lokasi kita. Sekarang kita bahas dulu bagian ini.

Image

Tips pertama: Di Linkedin, kamu harus pake fotomu yang bener!

Jangan pake foto ala-ala anak alter Twitter, atau pake foto lagi liburan lho ya. The more professional it looks, the better 👌🏻

Yang kayak gimana sih foto yang bener itu? Foto yang bener adalah foto yang pantes dipajang secara profesional di profil kita. PAS foto boleh, atau yang menggambarkan pekerjaan kita juga boleh.

Hindari penggunaan foto selfie, lagi liburan atau yang membuat kesan kamu bukan orang yang serius untuk menjalin relasi kerja, atau untuk dipertimbangkan recruiter 😊

Intinya, hal kecil/receh kayak gini, amat sangat ngaruh lho untuk orang yg mau liat profilmu. Jangan sampe orang baru mau ngeklik, eh udah keburu ilfeel sama foto profil kamu :))

Image

Tips kedua: Isi semua data dirimu

Nggak ada pengalaman? Nggak apa-apa, nggak usah minder, isi seadanya 😊 Tapi, sambil cari kegiatan asik yang bisa ngisi profil professional kamu sendiri, nanti juga lama-lama keisi sendiri kok. Jangan kerjaannya cuma rebahan aja~

Baca Juga:  Susah Cari Kerja Setelah Lulus Kuliah? Jangan Ternak Lele, Ternak Kambing Aja Bosqu!

Let me tell you, semakin komplit info data diri yang dicantumin akan nambah kepercayaan orang ketika melihat profil Linkedin kita.
Basically kayak CV sih, diisi aja yang memang menjadi pengalaman, personal info, atau portofolio lo (if you had any). Oh, look better if you had an achievement, tho!

Image

Tambahan: Mengisi kolom “About” di Linkedin dengan menarik juga akan menambah chance orang untuk tertarik mengunjungi profil kamu. Yaa, itung-itung latihan jadi copywriter, tumpahin semua kreativitasmu untuk ‘jualan’ disini 😁 Percayalah, kolom “about me” adalah kunci 👌🏻

Apa? Nggak tahu mau nulis apa di kolom about? Nih, gue kasih artikel menarik, tentang 10 power profile di Linkedin ini, silahkan dibaca. Semoga terinspirasi ya 😊

Tips ketiga: Isi headline pake posisimu terakhir, bukan kata-kata mutiara

Kamu mau dikontek Hiring Manager/Team HR di Linkedin? Bukan cuma diliat doang, kan? Segera, ubah headline profilmu 😊

Oh iya, hindari kata-kata mutiara!

Pernah ngeliat ga di bawah nama profil orang di Linkedin, ada semacam kata-kata motivasi kayak, “if you never try, you’ll never know”, or something like this? Don’t do this, seriously! HR/Headhunter nggak akan bisa cari profil lo when they search for a certain position, dan profil lo ga akan nongol sama sekali. Sayang kan?

Apa maksudnya headline profil ? Nih, kukasih contoh profil yg OK dilihat dan yg NOT OK :))

Image

Tambahan: Isi dengan posisi terakhir kamu, atau kamu terakhir lulusan di mana, beserta jurusan kamu. Kerja Headhunter/Recruiter di Linkedin tuh cari nama posisi, bukan cari kata-kata mutiara kamu 🤣

Jadi kalo keyword kamu cocok dengan apa yang mereka cari, inshaallah mudah👌🏻

Tips keempat: Koneksi adalah kunci!

Oke, yang namanya sosmed, pasti butuh temen dong? Bingung mau mulai dari mana ? Mulai aja add temen-temen kampus kamu, temen kantor, atau cari rekan seprofesi sejurusan sama kamu. Intinya, bikin circle yang memang sesuai sama minat karir kamu and then start making connection ✨

Connection is a key, koneksi adalah koentji! Iya, dengan memperluas pertemanan kita, atau menjailn relasi dengan orang yang bisa menambah ilmu baru kita, is one kind of invesment kan? Siapa tahu, temenan di Linkedin hari ini, punya proyekan bareng keeskoan hari. Dah, sana buruan klik tombol follow/connectnya!

Baca Juga:  Nasihat Untuk Fresh Graduate dari Driver GrabCar yang Sebenarnya Bos Besar

Tambahan: Semakin sesuai circle kamu dengan minat kamu, semakin bagus nanti timeline kamu. Nanti timeline kamu akan muncul dengan sendirinya tuh, mulai dari info loker, info seminar, yang sesuai dengan minat dan jurusan kamu. Trust me 😊✨

Oh iya, satu hal penting, kalo mau mulai connect sama orang, cobain kasih personal notes dulu ya, semacem kasih alasan kenapa lu mau connect sama dia, salam pembuka 😊 Mostly HR/Headhunter begini kok kalo mau nawarin kerjaan .

Tips kelima: Ingat bahwa Linkedin adalah portofolio kamu, kartu nama kamu di dunia maya 😊

Buatlah profil semenarik mungkin, let people connect with you, sering-sering komen positif di postingan orang lain, buatlah konten/postingan yang menunjukkan profil kamu itu berkelas 🔥 Use as a personal branding!

Yes, start making your content di Linkedin mulai dari sekarang!

Pake Linkedin buat wadah ningkatin personal branding lo, bukan cuma sekadar tempat cari kerja/temenan aja. Entah dari pengalam keseharian, tips dan trik simple, intinya konten atau ya ikut komentar di berbagai postingan koneksi lo, yang bikin orang tertarik untuk membaca dan ngebuka profil lo. Who knows ya kan setelah buka profil ternyata ada posisi yang kebutuhannya cocok sama lo, eh dihire deh :))

Tambahan:

1.Jangan pernah bahas politik/konten nyeleneh di Linkedin.
2. Be nice to everyone, like, literally.
3. Pakein custom url di profil kamu, kayak semacem http://linkedin.com/PhilipMorris, biar enak diliat sama orang dan more accessible😊
4. Semakin lengkap profilmu, semakin baik

Selamat bermain linkedin,teman-teman! You’ll thank me later, folks ! 😊

BACA JUGA Contoh Pertanyaan Interview Kerja yang Sering Muncul dan Tips Menjawabnya atau tulisan Eza Hazami lainnya. Follow Twitter Eza Hazami.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

---
683 kali dilihat

11

Komentar

Comments are closed.