Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

4 Pelajaran Penting Soal Pekerjaan dari YoonA SNSD dalam Drakor King the Land

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
23 Juni 2023
A A
4 Pelajaran Penting Soal Pekerjaan dari YoonA SNSD dalam Drakor King the Land

4 Pelajaran Penting Soal Pekerjaan dari YoonA SNSD dalam Drakor King the Land (Instagram Netflix Indonesia)

Share on FacebookShare on Twitter

Ada yang udah nonton drama King the Land yang dibintangi Jun Ho dan YoonA di Netflix?

Pekan ini banyak drama Korea yang baru saja menuntaskan episode terakhirnya. Sebut saja My Perfect Stranger yang bergenre crime-thriller dan Dr. Romantic Season 3 yang menampilkan para dokter-dokter bedah. Rampungnya drama-drama itu membuat saya terdorong buat segera menyelesaikan drakor yang sudah saya tonton tapi stuck di pertengahan episode. Niatnya sih bulan Juni ini saya habiskan untuk menonton Dr. Romantic Season 3.

Akan tetapi tiba-tiba saya diingatkan oleh sebuah twit yang lewat di timeline Twitter saya kalau drama baru berjudul King the Land sudah tayang. Saya sudah menantikan drama yang bakal memasangkan Lee Jun Ho dan YoonA SNSD ini sejak duet mereka di MBC Gajo Daejejeon 2021. Berhubung King the Land yang sudah saya tunggu-tunggu tayang, rencana menyelesaikan Dr. Romantic Season 3 saya tunda dulu.

Di Twitter, bahasan soal King the Land sudah cukup ramai. Akun-akun pengulas film dan serial sudah mulai ngasih review soal drama bergenre romantic comedy dan bercerita tentang hotelier di hotel paling elite seantero Korea Selatan, King Hotel. Di sini YoonA berperan sebagai Cheon Sa Rang, pegawai King Hotel, dan Lee Jun Ho sebagai Gu Won, putra presiden direktur King Hotel.

Setelah menonton dua episode pertamanya, saya menangkap beberapa pelajaran soal pekerjaan, terutama dari Cheon Sa Rang. Saya belum lama lepas dari bangku kuliah dan mulai nyemplung di dunia yang (kata orang) sesungguhnya. Menyaksikan drama yang tayang di JTBC dan Netflix ini membuat saya relate sekaligus memberikan saya gambaran tentang dunia kerja yang sebenarnya.

#1 Wawancara kerja bukan hafalan

Saya langsung disapa oleh proses seleksi karyawan magang di King Hotel pada episode perdana King the Land. Ada berbagai macam tipikal calon pemagang yang ikut proses wawancara bersama Direktur Gu Hwa Ran (Kim Sun Young) secara langsung.

Satu interviewee yang lucu tapi nggak bisa bikin saya tertawa lepas adalah pelamar yang tiba-tiba blank saat wawancara. Ia langsung menunduk sambil bilang, “Aku malu. Jangan melihatku” dan langsung dapet bombastic side eye dari Direktur Gu.

Soal grogi, saya juga grogi waktu wawancara. Tapi setelah menjalaninya, wawancara beda dengan sidang skripsi. Kalau di sidang skripsi kita bisa menghafal, sementara saat wawancara kerja lebih ke eksplorasi orang yang diwawancarai. Tapi tetap saja, buat saya latihan wawancara penting. Salah satunya untuk mengantisipasi pertanyaan-pertanyaan basic dan melatih kontrol diri.

Baca Juga:

Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang

Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib

#2 Latihan wawancara penting, tapi cepat tanggap lebih penting

Berbeda dengan interviewee sebelumnya yang gugup, Cheon Sa Rang tampak lebih siap. Walaupun sempat hampir digugurkan di awal karena terhalang kualifikasi latar belakang pendidikan, Sa Rang berhasil lolos dan jadi pemagang di King Hotel. Alasannya karena Direktur Gu suka senyumnya dan Sa Rang cepat tanggap.

Sesi wawancara bareng Direktur Gu memang di luar nurul. Nggak habis fikri, blio meminta Sa Rang bermain piano karena di CV tertulis bahwa Sa Rang punya hobi tersebut. Tapi di ruang wawancara nggak ada piano. Dan tebak apa yang dilakukan Sa Rang, ia main piano gaib!

Sa Rang pura-pura menekan tuts piano dan melafalkan nada-nadanya. Gara-gara itulah ia lolos tahap wawancara. Walah, ternyata kalau ada request mengejutkan dari interviewer, harus tetap dilakukan, to.

#3 Kompetisi di lingkungan kerja selalu ada

“Kami perusahaan berasaskan kekeluargaan.”

“Di sini karyawannya kolaboratif dan suka kerja sama.”

Idealnya perusahaan memang kayak gitu. Tapi begitu terjun langsung ke dunia kerja, kompetisi untuk mendapatkan jabatan, perhatian atasan, dan gaji lebih tinggi benar-benar ada.

Dunia kerja memang kejam, bahkan untuk seorang pemagang durasi sebulan kayak Cheon Sa Rang. Baru kerja beberapa hari, seniornya sudah iri hati karena Sa Rang lebih cantik dan ramah. Makin dengki si senior sewaktu tahu bahwa Direktur Gu memindahkan Sa Rang ke lobi, tempat kerja paling utama dan menjadi ujung tombak di King Hotel. Ini karena Sa Rang sudah menghafal job desc yang bahkan belum diajarkan, bisa berbahasa asing, dan selalu mengutamakan kepuasan tamu hotel.

#4 Pegawai wajib profesional

Tuntutan profesionalitas tiap pekerjaan pasti berbeda. Dari King the Land pun saya belajar untuk selalu profesional di tempat kerja.

Cheon Sa Rang yang bekerja sebagai frontliner sekaligus karyawan terbaik King Hotel harus bisa menuntaskan semua pekerjaan dengan sempurna. Termasuk ketika sedang kebelet ke kamar mandi tapi di saat yang sama ada panggilan urgent dari tamu. Sudah pasti, utamakan tamu. Sa Rang terpaksa menunda agenda ke kamar mandi demi menyelesaikan tugas terlebih dahulu.

Selain itu, yang saya salut dari Sa Rang adalah seberat apapun pekerjaannya, ia nggak pernah sambat di tempat kerja. Ia tetap menjalani setiap tugasnya dengan baik tanpa ngedumel maupun menolak mengerjakan tugas tersebut. Barulah ketika sampai rumah, ia cerita ke teman-temannya dan cari cara biar stres dan beban di pundaknya berkurang.

Jujur saja sewaktu nonton King the Land, saya sempat membatin, “Kerja gini amat.” Tapi setelah saya selesaikan hingga episode dua, saya sadar kalau itu semua sudah jadi risiko tiap pekerjaan. Selama perusahaan tempat kita bekerja bukan punya kakek buyut, tetap lakukan yang terbaik. Lha, kalau nggak kerja, mau dapat duit dari mana?

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 10 Rekomendasi Drama Korea Netflix Terbaik Bulan Juni 2023.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 Juni 2023 oleh

Tags: drama koreaKing The Landpekerjaan
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

kim jong un

Drama di Korea Utara: Kim Jong Un Nggak Jadi Mati, Kim Yo Jong Gagal Jadi Tirani

3 Mei 2020
5 Rekomendasi Drama Cina Bergenre Romance

Belajar Seksualitas Lewat 3 Drama Korea Ini, Jangan Bokep Terus!

4 Januari 2023
Tips Melamar Kerja Lewat Job Portal dari HRD, Semoga Langsung Tembus! Mojok.co

Tips Melamar Kerja Lewat Job Portal dari HRD, Semoga Langsung Tembus!

19 November 2023
20 Drama Korea dengan Rating Tertinggi Sepanjang Masa Terminal Mojok

20 Drama Korea dengan Rating Tertinggi Sepanjang Masa

18 Agustus 2022
5 Drama Korea Paling Ditunggu di Januari 2023 Terminal Mojok

5 Drama Korea Paling Ditunggu di Januari 2023

25 Desember 2022
5 Cameo Drama Korea yang Bikin Emosi Penonton Terminal Mojok

5 Cameo Drama Korea yang Bikin Emosi Penonton

15 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stereotipe Mahasiswa Sumatera yang Kuliah di Jogja: Dikira Anak Sawit dan Selalu Punya Duit Bejibun, padahal Kami Juga Sering Bokek!

Stereotipe Mahasiswa Sumatera yang Kuliah di Jogja: Dikira Anak Sawit dan Selalu Punya Duit Bejibun, padahal Kami Juga Sering Bokek!

29 April 2026
3 Hal Sederhana yang Membuat Kami Cleaning Service Bahagia (Unsplash)

3 Hal Sederhana yang Membuat Kami Cleaning Service Bahagia

25 April 2026
Normalisasi Tanya Kebutuhan Pengantin sebelum Memberi Kado Pernikahan daripada Mubazir Mojok.co

Normalisasi Tanya Kebutuhan Pengantin sebelum Memberi Kado Pernikahan daripada Mubazir

25 April 2026
Pengeluaran Tak Terduga setelah Menikah, Bikin Pusing dan Hampir Berutang Tiap Bulan Mojok.co

Pengeluaran Tak Terduga setelah Menikah, Bikin Pusing dan Hampir Berutang Tiap Bulan

24 April 2026
Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

29 April 2026
Gaji ke-13 PNS: Tradisi Musiman yang Dirayakan dengan Sepatu Baru dan Kecemasan Baru

4 Tempat Ngutang Favorit PNS untuk Kebutuhan Hidup dan Membuat Diri Mereka Terlihat Kaya

25 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya
  • Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet
  • Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas
  • Basket Campus League 2026: Jadi Pembuktian Kesolidan Tim Timur dan Label Ubaya sebagai “Raja Basket Jawa Timur”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.