Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

Dear Indosiar, terima kasih sudah menghibur ibu saya lewat acara Dangdut Academy

Feri Hamdani Putra Fasa oleh Feri Hamdani Putra Fasa
5 Agustus 2026
A A
Dear Indosiar, terima kasih sudah menghibur ibu saya lewat acara dangdut D’Academy Mojok.co

Dear Indosiar, terima kasih sudah menghibur ibu saya lewat acara dangdut D’Academy (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau ngomongin acara musik paling meriah di Indonesia, saya rasa belum ada yang bisa mengalahkan acara Dangdut Academy atau D’academy di Indosiar. 

Acara kompetisi dangdut yang berjalan pertama kali pada 2014 ini betul-betul mengundang perhatian banyak orang, khususnya ibu saya sendiri. Antusiasme masyarakat bisa kalian lihat dari banyaknya Virtual gift, D’Bos, dan D’Sultan yang diberikan. Saya sampai heran!

ADVERTISEMENT

Ibu saya sendiri juga tak pernah ketinggalan mengikuti program acara ini. Setiap pagi dan malam, alunan musik dangdut memenuhi sudut-sudut rumah saya. 

Paginya, sembari memasak ibu saya menyetel ulang tayangan Dangdut Academyyang berseliweran di FYP TikTok. Malamnya, agar tidak ketinggalan, ibu saya sudah siap-siap di depan TV sebelum acara dimulai. 

Dia bahkan mampu standby di teras rumah hingga penghujung acara, yakni sampai larut malam. Jadinya, saya yang awalnya acuh tak acuh dengan acara ini, kini jadi ketularan dan ikut menontonnya.

Dangdut Academy Indosiar acara kompetisi yang diwarnai hiburan

Biasanya, acara kompetisi pastinya diwarnai oleh ketegangan. Hal ini kadang membuat penonton jadi gampang bosan. Namun, pengemasan Dangdut Academy sebagai acara kompetisi berbeda. Acaranya sering diselingi guyonan sehingga membuat penontonnya tetap terhibur. Mulai dari kelakuan host hingga jurinya tak berhenti mengocok perut ibu saya karena tertawa.

Guyonan di D’academy bahkan menurut saya lebih lucu dari acara lawak yang sesungguhnya. Di dalamnya, ada pembagian peran yang jelas untuk mengundang tawa penonton. 

Apalagi kalau guyonan itu hanya untuk mencomblangi antar peserta. Valen dan Mila contohnya, kedua peserta ini sering kali dijodoh-jodohkan. Ibu saya yang nonton sampai senyum-senyum sendiri di depan TV. Kadang malah juga ikut mengamini. Haduh!

Baca Juga:

Keributan Saat Menonton Barongan di Kendal, Bonus yang Tidak Pernah Saya Pesan dan Inginkan

2 Alasan Bioskop Belum Layak Didirikan di Demak

Pembawaan lagu dari para peserta

Selain hiburan yang mengundang tawa, pembawaan lagu dari peserta juga mempunyai daya tariknya sendiri. Pada saat tampil di atas panggung, peserta membawakan lagu lengkap dengan aransemen, dinamika, dan tak lupa penjiwaannya. 

Ini juga membuat penonton ikut merasakan emosinya. Saya yakin semua itu tak lepas dari latihan ekstra yang dilakukan oleh peserta, ditambah lagi bimbingan dari coach-nya.

ADVERTISEMENT

Pokoknya, level kompetisi di Dangdut Academy memang beda. Meski sering terlihat bercanda, tapi kualitasnya tak bisa dipandang sebelah mata.

Kalau kalian mengikuti dari tahun sebelumnya, kalian pasti paham bahwa kompetisi ini benar-benar fokus pada kualitas. Di musim-musim sebelumnya, D’Academy formatnya cuma juri dan komentator untuk mengulas dan membimbing peserta, tanpa format spesifik sebagai coach yang membimbing peserta di luar panggung kompetisi.

Nah kini, pemenang tahun sebelumnya akan menjadi coach yang akan membimbing secara intens bagi para peserta.

Ada segmen untuk perkenalkan budaya

Setelah peserta tampil di atas panggung dan juri mengomentarinya, ada segmen untuk pendukung peserta memperkenalkan oleh-oleh khas dari daerah mereka. Para host, juri, coach, dan peserta menikmatinya di atas panggung. 

Itu kalau makanan. Beda lagi kalau oleh-olehnya berupa warisan budaya tak benda, kain batik misalnya, bakal ada fashion show dadakan di atas panggung.

Selain oleh-oleh, tradisi dan alat musik tradisional khas dari daerah juga pernah ditampilkan di acara ini. Contohnya, ada palang pintu tradisi dari suku Betawi ketika Robi, peserta dari Jakarta tampil. Lalu ada Klenang, alat musik tradisional Madura, yang dimainkan oleh Valen, peserta dari Pamekasan tampil.

Hal itulah yang mengundang antusiasme ibu saya. Sebagai orang Madura, kehadiran Valen dan budaya yang dibawanya ke dangdut academy membuat ibu saya merasa ikut diwakili. Ya, saya pun lambat laun juga ikut bangga sama Valen. Hehehe!

Ah ya, pada akhirnya saya hanya ingin mengucapkan terima kasih kepada Indosiar karena sejak acara Dangdut Academy pertama kali tayang hingga saat ini selalu menghibur ibu saya. Dan lagi, acara ini cukup menyadarkan bahwa musik dangdut ternyata juga cocok di telinga saya. Sekian!

ADVERTISEMENT

Penulis: Feri Hamdani Putra Fasa
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Dangdut Koplo di Kalangan Pemuda: Sempat Dianggap Norak, Sekarang Malah Semarak.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 5 Agustus 2026 oleh

Tags: acara dangdutD'AcademyD'Academy IndosiarDangdutindosiarKompetisi dangdut
Feri Hamdani Putra Fasa

Feri Hamdani Putra Fasa

Mahasiswa S1 yang lulus tepat waktu. Memiliki cita-cita menjadi pengusaha sukses, penulis ulung.

ArtikelTerkait

Cidro 2 Adalah Lagu Jawa Terbaik, yang Lain Minggir Dulu

Cidro 2 Adalah Lagu Jawa Terbaik, yang Lain Minggir Dulu

23 Desember 2023
Derita Rakyat Nggak Suka Musik Dangdut yang Merakyat Terminal mojok

Derita Rakyat Nggak Suka Musik Dangdut yang Merakyat

5 Februari 2021
Soal Selera Musik, Kita Adalah Korban Dikotomi Media

Soal Selera Musik, Kita Adalah Korban Dikotomi Media

27 Februari 2020
K-pop dan budaya populer

K-Pop, Koplo-nomic, dan Perang Budaya Populer

27 November 2021
Mulai dari Semangka Goreng sampai Fotokopi Keliling, Sinetron Indosiar Memang Sumbernya Ide Usaha Kreatif dan Inovatif

Mulai dari Semangka Goreng sampai Fotokopi Keliling, Sinetron Indosiar Memang Sumbernya Ide Usaha Kreatif dan Inovatif

15 Juni 2023
Tanggapan Saya sebagai Penulis Skenario FTV Kisah Nyata Indosiar Atas Protes K-Popers terminal mojok.co

Tanggapan Saya sebagai Penulis Skenario FTV Kisah Nyata Indosiar Atas Protes K-Popers

22 Januari 2021
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Hal-hal yang bisa dilakukan di Kopdes Merah Putih selain belanja Mojok.co

Hal-hal yang bisa dilakukan di Kopdes Merah Putih selain belanja

23 Agustus 2026
Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar Terminal

Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar

21 Agustus 2026
Cengkareng, tempat kumpul banjir, macet, lawan arah, dan kekacauan

Cengkareng, tempat kumpul banjir, macet, lawan arah, dan kekacauan

22 Agustus 2026
iPhone HP bapak-bapak? Bapak-bapak nggak mampu beli iPhone! (Unsplash)

Kok bisa iPhone disebut hp bapak-bapak? Padahal banyak bapak-bapak yang nggak mampu beli iPhone

21 Agustus 2026
Klaten yang dahulu bukanlah yang sekarang, kini semakin hidup dan berkembang Mojok.co

Klaten yang dahulu bukanlah yang sekarang, kini semakin hidup dan berkembang

24 Agustus 2026
Kebiasaan aneh orang Jogja yang dahulu saya nyinyirin, tapi kini malah saya tiru Mojok.co

Kebiasaan aneh orang Jogja yang dahulu saya nyinyirin, tapi kini malah saya tiru

22 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.