Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak: Cobain, deh, Kalau Kamu Nggak Percaya

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
22 April 2026
A A
3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak (Unsplash)

3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak (Unsplash)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Nasi goreng adalah menu makanan favorit saya. Khususnya buat makan malam. Eh, kadang buat sarapan juga. Beberapa kali buat makan siang juga. Begitulah, setelah mie ayam Jogja, kuliner yang berasal dari Cina ini memang favorit banget. Ia bisa kamu makan kapan saja dan biasanya murah kalau beli.

Ada beberapa ciri spesifik yang saya pelajari dari nasi goreng yang sudah pasti enak. Namun, saya rasa, kamu sebagai pembaca juga punya standar sendiri. Nah, oleh sebab itu, saya ingin sharing aja, tiga ciri nasi goreng, khususnya di Jogja, yang biasanya kurang sedap. Jadi, jangan memaksa diri buat nyobain, deh.

BACA JUGA: Nasi Goreng Makanan Sejuta Umat

#1 Jangan menentang kesepakatan bersama para food vlogger di Jogja

Iya, saya tahu, tidak semua food vlogger punya pengalaman atau ilmu yang mumpuni untuk menilai rasa. Banyak yang sebatas ngikut arus apa yang ramai supaya mendapat engagement. Dan bagi saya, sih, ya nggak masalah. Namanya orang bikin konten, asal nggak kasih informasi salah, masih oke saja.

Namun, ada beberapa yang memang berpengalaman, punya ilmunya, dan sudah punya nama baik di Jogja. Kalau sudah ada lebih dari satu food vlogger bilang nasi goreng “di sana” nggak enak, ya jangan kamu paksa untuk nyobain. Mereka punya pengalaman mencoba, mungkin, sampai ratusan porsi nasi goreng. Jadi, experience itu yang jadi modal mahal.

Misalnya, ada kok, sebuah kedai nasi goreng di Jogja, yang buka menjelang malam. Mereka buka di trotoar dan masaknya borongan. Dekat sebuah sebuah sekolah terkenal pula. Banyak yang bilang di sana nggak enak, tapi karena kadung “terkenal”, selalu saja masuk rekomendasi. Kata saya, sih, jangan, deh. Rasanya nggak nyampek.

#2 Nasi goreng yang menggunakan terlalu banyak kecap

Manis memang Jogja. Identitas kuliner yang sudah kadung melekat. Dari gudeg, sampai nasi goreng, ada saja yang manis banget. Salah satunya adalah karena kebiasaan tukang masak menuang kecap.

Coba perhatikan cara pembeli memesan. Jika ada lebih dari satu yang bilang gini: “Pak, kecapnya dikit aja,” mending kamu pindah ke kedai lain. Ada dua kemungkinan di sini. Pertama, si pembeli memang tidak suka kecap. Kedua, si tukang masak punya takaran, yang berubah jadi kebiasaan, untuk menuang lebih banyak kecap.

Kata saya, hal ini terjadi karena beberapa hal. Pertama, tukang masak punya ego terlalu besar. Dia yakin takarannya sudah paling pas, bukan enak, ya. 

Bisa juga karena penjual memandang jualannya murah jadi pembeli nggak usah protes, deh. Kalau mau enak ya ke tempat mahal. Ini pola pikir yang bahaya karena tukang masak jadi nggak berkembang. Kedua, menutupi bahan-bahan atau racikan lain yang kurang sedap.

BACA JUGA: Nasi Goreng Solaria Memang Enak, tapi Nasgor Custom yang Terbaik

#3 Yang ngider tiap malam

Sebetulnya saya nggak enak hati mau menulis ini. Tapi, sejauh pengalaman saya, nasi goreng yang ngider tiap malam di Jogja, yang saya temukan, kurang sedap. Saya tidak bilang “nggak enak” lho ya. Menurut saya, selalu ada yang kurang saja. Biasanya dari bumbu yang kurang terasa, sampai tidak matang secara merata.

Saya, sih, yakin ada saja pedagang yang ngider tiap malam yang sukses menyajikan nasi goreng enak. Yakin banget, saya. Namun, hidup saya sementara sial karena belum menemukannya. Yang saya temukan adalah fenomena di paragraf sebelumnya. Dan mereka menutupi kelemahan itu dengan porsi besar.

Itulah tiga ciri nasi goreng di Jogja yang biasanya kurang sedap. Ini sejauh pengalaman saya, ya. Setiap orang punya pengalaman sendiri dan itu semua baik adanya. Infoin dong kalau ada pedagang nasi goreng ngider tiap malam yang ternyata enak.

Iklan

Penulis: Yamadipati Seno

Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 3 Ciri Penjual Nasi Goreng Merah Surabaya yang Sudah Pasti Enak dan pengalaman seru lainnya di rubrik POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 22 April 2026 oleh

Tags: food vlogger jogjaJogjakecapKuliner Jogjanasi gorengnasi goreng jogjanasi goreng kecaprekomendasi kuliner Jogja
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Pasang WiFi IndiHome di kos. MOJOK.CO
Sehari-hari

Penyesalan Pasang WiFi di Kos: Dipalak Mahasiswa yang Kerjanya Main Game Online Ramai-ramai dan Ibu Kos yang Seenaknya Sendiri

22 April 2026
Orang Jogja Syok Merantau ke Jakarta karena Nggak Bisa Sarapan Soto Bening yang Enak Mojok.co
Pojokan

Orang Jogja Syok Nggak Bisa Sarapan Soto Bening yang Enak di Jakarta

16 April 2026
Tabiat penumpang KA Sri Tanjung yang bikin jengkel KA Sancaka. MOJOK.CO
Catatan

User Kereta Eksekutif Jengkel dengan Tingkah Random User Kereta Ekonomi, Turun di Stasiun Langsung Dibikin “Prengat-prengut”

14 April 2026
Tukang parkir coffe shop di Jogja, parkir liar, desa.MOJOK.CO
Catatan

Tukang Parkir di Desa Lebih Amanah Ketimbang Jukir di Kota, Tak Ada Drama Getok Harga apalagi Makan Gaji Buta

14 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sewa iPhone biar dianggap keren daripada pengguna Android

iPhone XR, Bikin Menderita Orang Kota tapi Jadi Standard “Keren” Pemuda di Desa: Rela Gadaikan Barang demi Penuhi Gengsi

17 April 2026
Ilustrasi tinggal di desa.MOJOK.CO

Bersih Desa, Tradisi Sakral yang Kini Cuma Jadi Ajang Gengsi: Bikin Perantau dan Pemudanya Sengsara, Buang-Buang Waktu dan Uang

20 April 2026
Suzuki Satria FU, motor yang pernah bikin penunggangnya merasa paling tampan tapi kini memalukan MOJOK.CO

Suzuki Satria FU: Dulu Motor yang Bikin Tampan dan Idaman Pasangan, Tapi Kini Terasa Jamet dan Memalukan

22 April 2026
Pasang WiFi IndiHome di kos. MOJOK.CO

Penyesalan Pasang WiFi di Kos: Dipalak Mahasiswa yang Kerjanya Main Game Online Ramai-ramai dan Ibu Kos yang Seenaknya Sendiri

22 April 2026
Gagal Paham Pejabat Soal Pantura: Tanggul Laut adalah Proyek Berbahaya yang Memboroskan Anggaran MOJOK.CO

Gagal Paham Pejabat Soal Pantura: Tanggul Laut adalah Proyek Berbahaya yang Memboroskan Anggaran

22 April 2026
Derita orang Jember kerja di Jakarta: teralienasi karena dianggap tertinggal MOJOK.CO

Orang Jember Kerja di Jakarta: Mencoba Berbaur tapi “Tersisihkan”, Dianggap Tertinggal dan Tak Tersentuh Pendidikan

16 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.