Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Penjaskes

Fast Food dan Junk Food Itu Beda, Plis Jangan Sampai Tertukar

Ajeng Rizka oleh Ajeng Rizka
19 Januari 2020
A A
beda fast food dan junk food McD KFC richeese makanan sampah burger king kentang soda kesehatan makanan sehat pecel mojok.co

beda fast food dan junk food McD KFC richeese makanan sampah burger king kentang soda kesehatan makanan sehat pecel mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Fast food dan junk food adalah dua hal yang berbeda tapi sering disama-samakan.

Meskipun kedua hal ini memang punya kemiripan, tapi bukan berarti semua fast food adalah junk food maupun sebaliknya. Baiknya ketahui perbedaannya deh, kalian disamain sama anak tetangga bete juga kan?

Secara sederhana fast food adalah makanan cepat saji. Tanpa membutuhkan banyak waktu, makanan jenis ini nggak perlu diproses kelamaan layaknya sayur lodeh yang harus diawali dengan mengupas bawang dan memetik dedaunan.

Sementara junk food adalah makanan sampah yang kerap direndahkan dan dirundung karena nggak bergizi dan tidak bisa membantu menyumbang nutrisi baik ke tubuh. Disebut makanan sampah sebenarnya biar nakut-nakutin orang yang mau memakannya biar nggak kebanyakan. Soalnya, makanan dengan kategori junk food ini biasanya nagih dan enak. Iya, saya juga heran kenapa makanan nggak sehat itu selalu lebih enak.

Kalau bicara konteks kecepatan, pecel juga masuk dalam kategori fast food meski isinya tergolong sehat, yaitu sayur mayur dan sambel kacang. Fast food memang menitikberatkan pada makanan yang penyajiannya bisa cepat karena sebelumnya sudah melalui proses olahan. Tentu dalam hal ini makanan dari resto cepat saji masuk ke kategori fast food.

Permen, kentang goreng, soda, termasuk junk food karena mereka cuma makanan rekreasi yang terlalu banyak mengandung karbohidrat, lemak, dan kolesterol jahat. Makanan ini cenderung menyumbang penyakit akibat dikonsumsi kebanyakan. Coba aja makan permen satu boks selama seminggu, auto diabetes.

Tapi burger dan ayam krispi sering dapat predikat junk food juga. Makanya banyak emak-emak yang melarang anaknya makan ke restoran cepat saji. Selain karena alasan bakal minum es terooos, berbagai menu resto cepat saji dibilang bikin gendut dan bikin kantong kempis.

Tuduhan menu resto cepat saji termasuk fast food dan junk food sekaligus terjadi secara turun-temurun. Terutama karena makanan cepat saji diperkaya bahan kimia, seperti pengawet, pewarna, pemanis, dan penguat rasa. Nggak heran kalau resto cepat saji menyumbangkan angka obesitas.

Tapi ada catatan ya. Makan junk food itu masih gapapa asal nggak sering-sering. Dua kali sebulan lah. Sama kayak pergi ke restoran padang, walau nggak punya label makanan sampah (siapa yang berani ngatain masak padang makanan sampah, maju sini!!11!), makan nasi kuah gulai tiap hari juga nggak sehat. Sebab, menurut resep umum para pakar pengaturan makanan, kunci diet yang sehat adalah makanan yang bervariasi. Itulah kenapa makan nasi tiap hari nggak akan direkomendasikan pakar diet.

BACA JUGA Gigi Kuning Pernah Merepotkan Jurgen Klopp dan Firmino atau artikel lainnya di PENJASKES.

Terakhir diperbarui pada 19 Januari 2020 oleh

Tags: junk foodKesehatanmakanan sehat
Ajeng Rizka

Ajeng Rizka

Penulis, penonton, dan buruh media.

Artikel Terkait

tindihan.MOJOK.CO
Ragam

Menemui Orang yang Pernah Tindihan: Kehadiran Sosok Hitam hingga Penjelasan Ilmiahnya

26 Desember 2023
obat gusi bengkak.mojok.co
Kesehatan

5 Obat Gusi Bengkak yang Cepat Meredakan Ngilu

21 Oktober 2023
Butet Kartaredjasa X Dokter Oei Hong Djien: Tembakau, Lukisan, dan Jerohan
Video

Butet Kartaredjasa X Dokter Oei Hong Djien: Tembakau, Lukisan, dan Jerohan

12 Juli 2023
KTR Malioboro.MOJOK.CO
Kilas

Kasus Covid-19 di DIY Meningkat Tajam, Segera Vaksinasi Masyarakat Berisiko Tinggi

2 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman Kuliah di Polandia, Eropa Sambil Jadi Tour Guide. MOJOK.CO

Pengalaman Kuliah di Eropa Sambil Jadi Tour Guide bikin Enggan Kembali ke Tanah Air, tapi Tak Ada Jalan Lain Selain Pulang

4 Juni 2026
pekerja kantoran.MOJOK.CO

Akal-akalan “Kantor adalah Keluarga”, Menguras Mental dan Menggerogoti Karier

4 Juni 2026
Derita Bisnis Laundry: Cuan 15 Juta Hilang karena Kebodohan MOJOK.CO

Pengalaman Bisnis Laundry yang Cukup Menyedihkan, Berharap Cuan Besar 15 Juta per Bulan tapi Cuma Dapat 3 Juta: Boncos karena Kebocoran-Kebocoran Sepele

4 Juni 2026
Lima daerah di Jawa Tengah jadi pilot project BPOM Pusat untuk produk jamu aman demi menjaga citra obat tanaman herbal warisan UNESCO MOJOK.CO

Merawat Citra Jamu di Jateng sebagai Warisan Sehat dan Aman, Campuran Bahan Kimia Bisa Merusaknya

9 Juni 2026
Jawa Tengah dan Bappenas bersinergi dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Pantura dan Pansela MOJOK.CO

Pembangunan Infrastruktur Pantura dan Pansela Jadi Prioritas karena Jateng Punya Banyak Potensi Ekonomi

9 Juni 2026
Pesona Gerabah Lukis Khas Klaten di Festival Sepeda Internasional, Sukseskan Misi Kebudayaan yang Memukau Bule.MOJOK.CO

Pesona Gerabah Lukis Khas Klaten di Festival Sepeda Internasional, Sukseskan Misi Kebudayaan yang Memukau Bule

4 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.