Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Penjaskes

Gigi Kuning Pernah Merepotkan Jurgen Klopp dan Firmino

Redaksi oleh Redaksi
14 Januari 2020
A A
gigi kuning MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Dulu, masalah gigi kuning pernah merepotkan Jurgen Klopp dan Roberto Firmino. Biar kamu nggak mengalami masalah serupa, silakan baca tips sederhana berikut ini.

Sepak bola bukan soal taktik dan pertandingan. Lapangan hijau, terkadang, juga menjadi panggung catwalk para pesepak bola. Mulai dari sepatu, gaya rambut, hingga putihnya gigi. Kamu tidak salah baca, banyak yang menginginkan gigi putih supaya senyum menawan mereka semakin glowing. Dua sosok yang pernah melakukannya adalah Firmino dan Klopp.

Iklan

Lihat betapa menawannya senyum Firmino sekarang. Terutama ketika dia merayakan gol. Lihat juga betapa selebrasi penuh emosi Klopp terlihat lebih menggugah. Keduanya sudah tidak bermasalah dengan gigi kuning.

Terima kasih kepada Robbie Hughes. Dokter berusia 33 tahun itu yang berjasa memberantas gigi kuning Firmino dan Klopp. Berkat Hughes, selebrasi gol kedua sosok itu lebih “cemerlang”.

Lantas, apa sih penyebabnya?. Setidaknya ada lima penyebab yang paling umum. Mereka adalah:

Pertama, jarang menyikat gigi. Plak yang menumpuk menjadi biang terbesar gigi kuning. Lama-kelamaan, plak yang menumpuk akan membuat gigi tampak kusam. Makanya, yang rutin. Dan juga, jangan menyikat gigi menggunakan jari tangan ya. Apalagi jari tangan temanmu.

Kedua, suka mengonsumsi makanan dan minuman tertentu. Misalnya, kamu suka betul minum soda, kopi, dan teh tetapi nggak rajin menyikat gigi. Selain itu, makan makanan yang mengandung pewarna buatan juga bisa bikin gigimu jadi kuning, lho.

Ketiga, terlalu keras menggosok gigi. Rajin sikat gigi juga nggak bagus, terutama kalau kamu terlalu keras menggosoknya. Enamel gigi akan terkikis dan lama-kelamaan lapisan dentin yang berwarna kuning akan terlihat. Munculah masalah gigi kuning.

Keempat, penuaan. Lapisan enamel yang tugasnya melindungi gigi akan terkikis seiring usia. Seiring penuaan, masalah gigi mungkin akan bertambah. Misalnya karies, gigi berluang, dan lain-lain.

Kelima, karena pengaruh obat-obatan. Kamu sering mengonsumsi obat-obatan? Kebiasaan itu juga bisa jadi sebab. Beberapa obat yang bisa bikin gigi kuning jika terlalu sering digunakan, antara lain antibiotik, obat kumur, dan obat untuk mengatasi darah tinggi.

Nah, setelah tahu penyebabnya, berikut beberapa cara sederhana untuk mengatasinya. Pertama, rutin sikat gigi pakai pasta gigi yang mengandung flouride. Kedua, jangan keras-keras ketika menyikat gigi dan gunakan sikat yang bulunya halus. Jangan pakai sikat pakaian. Itu mulut, bukan celana dalam.

Ketiga, sikat gigimu pakai baking soda. Keempat, kurangi makanan dan minuman yang mengandung kafein atau soda. Kelima, berhenti merokok. Keenam, kunjungi dokter. Dokter gigi tentu saja, bukan dokter kulit. Emangnya mau sunat.

Nah, kalau kamu sudah melakukan itu semua tetapi gigi kuning masih jadi masalah, lebih baik pasrah. Mungkin jodohnya bukan dia, tetapi gigi kuning.

BACA JUGA Mengobati Diabetes Bersama Hasil Alam Indonesia atau tulisan empat sehat lima sempurna lainnya di rubrik Penjaskes.

Terakhir diperbarui pada 14 Januari 2020 oleh

Tags: firminogigi kuninggigi putihJurgen Kloppliga inggrismemutihkan gigi
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Harry Maguire Bek Dungu Manchester United Anti Bullying MOJOK.CO
Esai

Harry Maguire, Bek Dungu Milik Manchester United yang Mengajari Kita Makna Ketahanan Mental dan Cara Melawan Bullying

20 Oktober 2025
Untung Mohamed Salah Nggak Jadi Buruh di Indonesia MOJOK.CO
Esai

Beda Nasib Mohamed Salah dan Pekerja di Indonesia saat Menyuarakan Hak: Menghasilkan Ketimpangan yang Dinormalisasi

6 Januari 2025
Rokok Ilegal identik dengan Liga Inggris, yang Legal Liga Italia MOJOK.CO
Esai

Kenapa, ya, Rokok Legal Identik dengan klub Liga Italia, sementara Rokok Ilegal Lebih Dekat dengan klub Liga Inggris?

9 November 2024
Vidio vs Rp18 Triliun Live Streaming Ilegal Jelang Liga Inggris MOJOK.CO
Esai

Vidio Wajib Cemas. Menjelang Liga Inggris, Keuntungan Live Streaming Ilegal Mencapai Rp18 Triliun!

9 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dari Kebun Binatang Surabaya, Kita Belajar Cara Penguasa Melakukan Social Murder MOJOK.CO

Dari Kebun Binatang Surabaya, Kita Belajar Cara Penguasa Melakukan Social Murder

31 Juli 2026
Peserta Pekan Budaya Difabel di Jogja. MOJOK.CO

Pekan Budaya Difabel 2026: Saat Anak-anak Terbebas dari Stigma lewat Seni dan Terapi di Ruang Inklusif

29 Juli 2026
kekerasan di matraman, kos di jakarta.MOJOK.CO

Warga vs Warga, Mengapa Kekerasan di Tingkat Tapal Terus Berulang?

28 Juli 2026
Lulusan SMK buka jasa cleaning service. MOJOK.CO

Lulusan SMK Pernah Kerja Jadi Cleaning Service dengan Upah Rp20 per Jam, Kini Buka Usaha Sendiri hingga Hasilkan Omzet Rp70 Juta

29 Juli 2026
cut off pertemanan. MOJOK.CO

10 Tahun Persahabatan Berujung Cut Off Mengajari Saya Satu Hal: Kita Bukan Jahat, tapi Memang Sudah Tak Sejalan

31 Juli 2026
Yamaha Sigma motor kelas bawah tapi paling bisa diandalkan MOJOK.CO

Yamaha Sigma adalah Motor pertama di Jogja hasil lungsuran dari bapak dan jadi saksi momen-momen paling serius dalam hidup saya

28 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.