Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Urban

Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
8 April 2026
A A
Ribetnya lolos seleksi CPNS dan jadi PNS/ASN di desa: dibayangi standar hidup sukses yang merepotkan MOJOK.CO

Ilustrasi - Ribetnya lolos seleksi CPNS dan jadi PNS/ASN di desa: dibayangi standar hidup sukses yang merepotkan. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

“Ditambah, jabatan yang ku ambil saat seleksi CPNS ini merupakan formasi baru, sehingga sangat sulit mencari referensi soal tes SKB. Untungnya ada kisi-kisi dari Kemenpan-RB, ya walaupun isinya berupa seabrek Undang-Undang (UU) yang bikin mual,” kata Desi.

Karena merasa tak punya cukup waktu untuk membaca UU secara utuh, Desi mencoba bantuan Chat GPT. Dari sana, Desi mendapatkan soal-soal berdasarkan referensi UU tersebut. Selain itu, Desi juga membeli e-book berisi kumpulan soal untuk tambahan belajar.

“Waktu itu temanku yang ajak. Jadi, masing-masing dari kami iuran sekitar Rp60 ribu untuk akses try out online yang terdiri dari 6 paket soal,” jelas Desi.

Nyasar dan terlambat di hari seleksi CPNS

Di hari pelaksanaan seleksi CPNS untuk SKB, Desi masih harus menghadapi drama nyasar. Perjalanan yang seharusnya bisa ditempuh dalam waktu 13 menit (jarak 7 kilometer) menggunakan sepeda motor, jadi 30 menit karena Desi tak paham jalan.

“Aku nggak sadar awalnya, baru pas motoran lumayan jauh kok nggak sampai-sampai. Karena merasa aneh, akhirnya aku berhenti dan buka G-Maps. Ternyata beneran salah arah. Aku sampai nangis di jalan dan mengutuki kebodohan diri sendiri karena nyaris telat ikut tes,” kata Desi.

Masa kalah sebelum bertanding, pikir Desi waktu itu. Apalagi, ia sudah belajar rutin. Kalau sampai gagal sebelum tes, Desi bakal menyesal bertahun-tahun, mengingat peluangnya kali ini lebih besar. Terlebih, ini bukan seleksi CPNS pertamanya.

“Aku terus baca sholawat sepanjang jalan menembus kemacetan dan meyakinkan diri ‘wis, nek ancen rezekine ya Gusti Allah paring dalan’ (sudah, kalau memang rezekinya, Allah bakal memberikan jalan),” kata Desi.

Untungnya, Desi sampai lokasi tes dengan selamat meski terlambat. Ia pun bergegas lari dari lapangan parkir ke gedung tes. Melihat Desi yang buru-buru menuju ruangan, panitia hanya melihatnya dengan jutek. Syukurnya, ia masih diperbolehkan masuk.

Salah pilih formasi saat seleksi CPNS

Perjuangan Desi akhirnya tidak sia-sia karena ia diterima di salah satu jabatan pelaksana setelah melalui tahap seleksi CPNS. Nah, di sinilah letak penyesalannya. Sebelum mendaftar CPNS, Desi tak terlalu memperhatikan jabatan yang ia pilih di mana ada jabatan pelaksana atau jabatan fungsional. 

“Jujur, aku daftarnya ngasal waktu itu. Ternyata, jabatan pelaksana itu tunjangannya lebih kecil,” kata Desi.

Kondisi ini diperparah dengan fakta bahwa instansi pilihannya memiliki tambahan penghasilan (tamsil) paling rendah di kampung halamannya.

“Jadi combo kecilnya hahaha, tapi ya sudah nggak apa-apa,” kata Desi berusaha menerima kenyataan tersebut. 

Toh, salah satu hal yang paling ia syukuri adalah bisa mewujudkan keinginan orang tuanya, agar anaknya kerja sebagai PNS atau ASN. Lebih dari itu, Desi juga bersyukur bisa ditempatkan di daerah yang ia pilih mengingat banyak PNS yang mengundurkan diri karena penempatannya tak sesuai. 

“Aku memang terselip sedikit keinginan untuk kembali ke kampung halaman dan merawat orang tuaku yang sudah semakin renta di sana. Soalnya adik-adikku juga di luar kota semua,” kata Desi.

Iklan

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Ahmad Effendi

BACA JUGA: Tiga Kali Gagal Seleksi CPNS, Pas Sudah Diterima Jadi ASN Malah Tersiksa karena Makan “Gaji Buta” atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 8 April 2026 oleh

Tags: Cpnsdaftar PNSformasi cpnsformasi sepi peminatPNSseleksi CPNSSKBSKD
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS
Pojokan

Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS

28 April 2026
PNS di desa lebih menyenangkan. MOJOK.CO
Urban

Jadi PNS di Desa Luar Jawa Lebih Sejahtera daripada di Kota, Ilmu Nggak Sia-sia dan Nggak Makan Gaji Buta

20 April 2026
Orang Desa Nggak Cocok Jadi PNS Jika Tak Punya Ilmu Menjilat Atasan. MOJOK.CO
Urban

PNS Tinggalkan Suasana Slow Living di Desa karena Muak dengan Teman Kantor yang Suka Menjilat Atasan, Ujungnya Malah Bernasib Lebih Buruk

17 April 2026
Tidak bisa jadi PNS/ASN kalau tidak mau terima gaji buta sebagai CPNS
Sehari-hari

PNS Dianggap Pekerjaan Mapan karena Bisa Makan Gaji “Buta”, tapi Aslinya Mengoyak Hati Nurani

16 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Aksi tanam 100 pohon gayam di sekitar Candi Borobudur, Magelang. MOJOK.CO

Hubungan Istimewa di Balik Pohon Gayam sebagai “Tanaman Peneduh” dan Candi Borobudur

23 April 2026
Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman Mojok.co

Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman

27 April 2026
Cerminan pemberdayaan dan kontribusi nyata perempuan di Kota Semarang MOJOK.CO

Kuatnya Peran Perempuan di Kota Semarang, Sampai Diapresiasi California State University

22 April 2026
Sulitnya menjadi orang dengan attachment style avoidant. MOJOK.CO

Sulitnya Menjadi “Avoidant” Menjelang Usia 25, Takut Terlalu Dekat dengan Orang Lain hingga Pesimis Menikah

24 April 2026
Ibu terpaksa menitipkan anak di daycare karena orang tua harus bekerja

Ibu Menitipkan Anak di Daycare Bukan Tak Tanggung Jawab, Mengusahakan “Aman” Malah Diganjar Trauma Kekerasan

26 April 2026
Menikmati Kenyamanan di Candi Plaosan, Hidden Gem Klaten dengan Nuansa Magis nan Elok untuk Healing Mojok.co

Menikmati Kenyamanan di Candi Plaosan, Hidden Gem Klaten dengan Nuansa Magis nan Elok untuk Healing

24 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.