Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Urban

Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental

Shofiatunnisa Azizah oleh Shofiatunnisa Azizah
10 April 2026
A A
Bekerja di Jakarta vs Jogja

Ilustrasi - Bekerja di Jakarta vs Jogja (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Mara (23) merupakan lulusan salah satu PTN di Jogja. Ia bekerja di Jakarta selama lebih dari satu tahun. kemudian memutuskan resign untuk rehat.  Namun sayang, ketika ingin kembali, rencananya justru berjalan tidak sesuai dengan ekspektasi.

Padahal, Mara hanya berencana untuk beristirahat setidaknya selama satu sampai dua bulan setelah resign. Akan tetapi, keputusan mengundurkan diri dari pekerjaan keduanya itu, mengakibatkan Mara merasa menyesal karena harus mengubah rencana kariernya.

Nyaman bekerja di Jakarta, tetapi ingin resign demi diri sendiri

Setelah lulus pada Mei 2024, Mara langsung mendapatkan pekerjaan di Jakarta. Ia merantau dari Jogja ke Jakarta tanpa sempat istirahat setelah melakukan mengerahkan usaha demi kelulusan.

Awalnya, Mara bersyukur karena langsung mendapatkan pekerjaan sebagai fresh graduate. Di Jakarta pula, kata dia, besaran gajinya jauh lebih menjanjikan dibandingkan Jogja. Karena itu, perempuan ini dengan senang hati melompat dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain yang menawarkan lebih.

Namun ternyata, antusiasme Mara tidak bertahan lama. Bekerja lebih dari satu tahun, Mara memutuskan untuk resign karena mulai merasa penat bekerja tanpa rehat dari kelulusannya sebagai mahasiswa.

Survei Careernews ECC UGM menunjukkan bahwa sebanyak 61,76 persen responden hanya bertahan selama setahun atau kurang dari itu pada pekerjaan pertama mereka. Hal ini selaras dengan yang dialami Mara, yang memutuskan untuk resign tidak lama setelah satu tahun bekerja. 

“Aku pengin istirahat aja dulu sebentar kayaknya,” kata Mara kepada Mojok, Kamis (9/4/2026).

Maka dari itu, Mara memilih resign untuk memberikan dirinya istirahat sejenak dan kembali ke Jogja pada Agustus 2025.

Kembali ke Jogja untuk bekerja

Rencana awalnya, durasi istirahat Mara adalah satu hingga dua bulan. Ia akan mencoba untuk kembali melamar pekerjaan di Jakarta setelah masa istirahatnya selesai. Karena itulah, ia masih meninggalkan barang-barangnya di apartemen alih-alih membawanya pulang ke Jogja. 

Namun sayangnya, rencana Mara tidak berjalan mulus.

Ia belum mendapatkan pekerjaan kembali di Jakarta. Malahan, diterima bekerja di salah satu perusahaan di Jogja untuk peran yang berbeda.

Di tengah kondisi ekonomi yang tidak stabil, mau tidak mau, Mara memutuskan untuk mengambil pekerjaan tersebut untuk sementara waktu. Namun, pekerjaan ini jugalah yang membuatnya dapat mengetahui bahwa seburuk apa pun bekerja di Jakarta, kota yang hampir selalu sibuk itu tetap lebih baik untuk berkarier. 

“Setelah merasakan keduanya, sebenarnya banyak banget ya kejomplangannya,” kata dia.

“Ini case-nya karena aku juga belok banget dari kreatif ke formal, jadi dari culture perusahaan aja udah pasti beda. Tapi, aku tetap prefer kerja di Jakarta,” tambah dia.

Iklan

Baca halaman selanjutnya…

Lebih pilih kerja di Jakarta ketimbang Jogja, bikin kena mental karena lamban

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 10 April 2026 oleh

Tags: budaya kerja Jogjakerja di jakartakerja di jakarta vs jogjakerja di jogjalowongan kerja di jogjalowongan kerja jakartapekerja jakartapekerja jakarta di jogjapekerja jogja
Shofiatunnisa Azizah

Shofiatunnisa Azizah

Artikel Terkait

Hidup mati pekerja Jakarta harus tetap masuk, menerjang arus dari Bekasi
Urban

Menjadi Guru Honorer di Jakarta Tetap Sama Susahnya dengan di Daerah: Gajinya Cuma Seperempat UMR, Biaya Hidupnya 2 Kali Pendapatan

29 April 2026
Kerja di Jakarta naik transum kereta KRL
Catatan

KRL adalah “Arena Perjuangan” Pekerja Jakarta: Tak Semua Orang Sanggup, Hanya Manusia Kuat yang Bisa

29 April 2026
Gaji magang di Jakarta bisa beli iPhone gak kayak kerja di Jogja
Urban

Magang di Jakarta Terkesima Terima Gaji 2 Kali UMR saat Kerja di Jogja, Hidup Bisa Foya-foya dan Tak Menderita

28 April 2026
Kerja di Jakarta.MOJOK.CO
Urban

Jakarta Tak Cocok bagi Fresh Graduate yang Cuma “Pengen Cari Pengalaman”: Bisa Bikin Finansial dan Mental Layu Sebelum Berkembang

26 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pelari kalcer, fenomena olahraga lari

Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka

27 April 2026
YUHU. Rilis Single Baru “Bertemu Di Sini”, Definisi Rindu Itu Bersifat Universal.MOJOK.CO

YUHU. Rilis Single Baru “Bertemu Di Sini”: Definisi Rindu Itu Bersifat Universal

28 April 2026
Tahlilan ibu-ibu di desa: acaranya positif tapi ternodai kebiasaan gibah dan maido MOJOK.CO

Tahlilan Ibu-ibu di Desa: Kegiatan Positif tapi Sialnya Jadi Kesempatan buat Flexing Perhiasan, Mengorek Aib, hingga Saling Paido

28 April 2026
Dugaan penganiayaan anak di daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Jogja MOJOK.CO

Hancur Hati Ibu: Amat Percaya ke Daycare LA Jogja dan Suka Kasih Tip ke Pengasuh, Anak Saya Justru Dibuat Trauma Serius

25 April 2026
Mie ayam bintang di Jakarta. MOJOK.CO

Belajar Membangun Bisnis dari Pedagang Mie Ayam Bintang, Sekilas Tampak Sederhana tapi Punya 5 Cabang di Jakarta

29 April 2026
Muhammad Rizky Perwira Zain, lulusan termuda S2 UGM kantongi gelar S2 Kesehatan Masyarakat dan S1 Kedokteran sebelum usia 25 tahun

Cerita Lulusan Termuda S2 UGM, Berhasil Kantongi Gelar Sarjana Kedokteran dan Kesmas sebelum Usia 25 Tahun

1 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.