Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Sosok

Bukan Sekadar Cari Cuan, Alumnus Unesa Ini Sukses Bikin Kedai Kopi Murah Sekaligus Berdayakan Ibu-ibu untuk Jual Kopi Keliling

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
30 Juni 2026
A A
Kedai Kopi Dinasty di Surabaya milik alumnus Unesa. MOJOK.CO

ilustrasi - Kedai Kopi Dinasty yang digandrungi anak muda Surabaya. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Saat kafe-kafe di Jalan Tunjungan, Surabaya menawarkan kopi di atas harga Rp20 ribu, terdapat kedai kopi yang nggak kalah estetik dengan harga ramah di kantong. Tempat nongkrong itu bernama Kedai Kopi Dinasty. Selain harganya yang masih merakyat, pemilik kedai kopi yang merupakan alumnus dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) ini turut memberdayakan para ibu untuk jual kopi keliling.

Dari staf barista hingga punya kedai kopi sendiri di Surabaya

Bermula dari pengalamannya kerja di gerai Chatime setelah lulus SMA, Farhan Al Tsany (25) berkeinginan untuk memiliki bisnis Food and Beverage (FnB) sendiri. Oleh karena itu, dia mendirikan kedai kecil di depan rumah yang dia beri nama Milk Mix pada tahun 2019.

Iklan

Setahun berikutnya, kedai Milk Mix terpaksa tutup karena Farhan mulai sibuk menjalani aktivitas kuliah di Jurusan Manajemen Unesa. Namun, bukan berarti usaha itu berhenti total. Di waktu senggangnya, Farhan masih semangat membuat perencanaan bisnis FnB miliknya.

suasana kedai kopi dinasty. MOJOK.CO
Dekorasi Kedai Kopi Dinasty. (dok.istimewa)

“Aku selalu punya keinginan melanjutkan usaha sendiri dan kebetulan aku sangat suka kopi. Tren nongkrong di kedai kopi pun makin meningkat di Surabaya. Lalu, aku melihat potensi bisnis itu sehingga aku memutuskan beralih dari Milk Mix ke kedai kopi sampai terwujudlah Kedai Dinasty ini,” tutur Farhan saat dihubungi Mojok, Senin (29/6/2026).

Kuliah di Unesa sambil kembangkan bisnis kedai kopi

Jujur saja, Farhan mengaku dulunya bukan tipe anak yang ambisius di dalam kelas. Namun, ketika dirinya sudah tertarik dengan sesuatu, Farhan bakal getol mewujudkannya. Oleh karena itu, di tengah kesibukannya kuliah sebagai mahasiswa Unesa, Farhan perlahan-lahan mulai mengembangkan bisnisnya.

“Selain berusaha membagi waktu, aku juga harus mencari rekan kerja yang tepat, memperhatikan manajemen keuangan, sumber daya manusia, hingga marketing-nya agar fondasi bisnis dapat berjalan dengan kuat,” jelas Farhan.

Pengunjung remaja hingga dewasa. MOJOK.CO
Para pengunjung menikmati suasana cozy di Kedai Kopi Dinasty. (dok. istimewa)

Guna mengumpulkan modal, Farhan juga menyambi pekerjaan lain semasa kuliah di Unesa. Salah satunya, kerja di bidang Sportainment atau acara bola. Setelah modal terkumpul dan berhasil menyelesaikan kuliahnya, Kedai Kopi Dinasty kini makin berkembang pesat.

Kedai kopi murah di Surabaya yang punya visi beda

Berjarak 9 kilometer dari pusat kota, tepatnya di Jalan Jambangan Kebon Agung, Kedai Dinasty kini digandrungi semua kalangan. Mulai dari remaja hingga orang dewasa. Wajar saja, karena harga menunya murah meriah. Rasanya pun nggak kalah dengan kafe-kafe estetik di Jalan Tunjungan, Surabaya.

Misalnya, kamu tak sampai mengeluarkan uang Rp20 ribu untuk membeli satu paket matcha latte panas dan mi kari ayam. Sementara untuk harga minuman non-coffee (ice), rata-rata dipatok harga Rp15 ribu. Lebih murah dari harga-harga minuman di Jalan Tunjungan, Surabaya.

Pengunjung kedai. MOJOK.CO
Kedai Kopi Dinasty buka pukul 09.00-00.00 WIB. (dok.istimewa)

Begitu juga dengan suasananya yang tak kalah estetik dan cozy. Sebagai pemilik Kedai Kopi Dinasty, Farhan bahkan sering mengadakan acara seperti nonton bareng (nobar) bola, karaoke bersama, hingga menyediakan playstation untuk pelanggan.

“Visi dari Kedai Kopi Dinasty ini adalah ‘Semua Bisa Minum Enak’, maka dari itu aku tidak terlalu tinggi dalam menentukan harga jual seperti kafe lain, agar semua kalangan bisa berkumpul dan menikmati hidangan yang disajikan,” jelas Farhan.

Berdayakan ibu-ibu untuk jual kopi keliling

Sukses dengan Kedai Kopi Dinasty miliknya, Farhan tak langsung puas diri. Alumnus Unesa itu turut mengajak ibu-ibu untuk berjualan kopi keliling. Ide ini muncul saat platform penggalangan donasi, KitaBisa hendak mengajak kerja sama untuk mengadakan program pemberdayaan, khususnya bagi para ibu yang sudah tidak bisa mengandalkan gaji suami mereka. 

 

View this post on Instagram

 

Iklan

A post shared by Kitabisa (@kitabisacom)

Berkat program yang kemudian diberi nama ‘Senyum Mama Berdaya’ ini, para ibu pun bisa meningkatkan ekonomi mereka guna mencukupi kebutuhan hidup keluarganya. Salah satunya, Ika Rosita Setianingsih.
“Saya memilih pekerjaan ini untuk memenuhi kebutuhan hidup anak saya yang istimewa (berkebutuhan khusus) dan memerlukan banyak biaya,” kata Ika dikutip dari Instagram Kitabisa.

Ika sendiri merupakan satu dari tiga ibu yang mengikuti program tersebut. Selain berjualan kopi keliling, para ibu juga diberi modal usaha serta pelatihan kerja. Setiap kopi yang mereka jual nantinya, sebagian akan didonasikan untuk pemberdayaan ibu-ibu lain agar bisa hidup mandiri.

Lewat program ini, Farhan percaya bahwa perempuan bahkan ibu-ibu sekalipun punya kesempatan yang sama dan layak mendapatkan hak mereka dalam memperjuangkan rezekinya, tak hanya laki-laki yang mampu bekerja sebagai barista kopi keliling.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Muchammad Aly Reza

BACA JUGA: Kafe Bukuku Lawas: Surganya Para Pecinta Kopi dan Buku Klasik di Solo  atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 30 Juni 2026 oleh

Tags: alumnus unesakedai kopikedai kopi dinastyrekomendasi kedai kopirekomendasi tempat nongkrongSurabayatempat nongkrong murah
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Kudus, Magis Kaki Kanan yang Mengirim Tangis bagi Srikandi Kota Pahlawan.MOJOK.CO
Eksplor

Magis Kaki Kanan yang Mengirim Tangis bagi Srikandi Kota Pahlawan 

27 Juni 2026
Tips Memulai Usaha Coffee Shop yang Tahan Disiksa Negara MOJOK.CO
Cuan

Tips Memulai Usaha dari Mantan Lulusan CPNS yang Memilih Menyiksa Diri Menjadi Pengusaha Coffee Shop

21 Juni 2026
Dhia Hana Putri Saraswati mahasiswa Umsura dan Unair. MOJOK.CO
Sekolahan

Kena Mental Kuliah di Umsura dan Unair Sekaligus, Puluhan Kali Ingin Menyerah tapi Kuat karena Ajaran Muhammadiyah

5 Juni 2026
Usai lulus SMA jadi fotografer di Kota Lama Surabaya. MOJOK.CO
Urban

Jadi Fotografer Lepas di Kota Lama Surabaya usai Lulus SMA, Gaji Tak Seberapa asal Bisa Menabung untuk Masa Depan yang Lebih Cerah

4 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Konsolidasi InJourney dengan Hotel BUMN untuk perkuat ekosistem pariwisata dan perhotelan nasional MOJOK.CO

Konsolidasi InJourney dengan Hotel BUMN: Perkuat Ekosistem Pariwisata Indonesia agar Lebih Kompetitif di Tingkat Global

28 Juni 2026
Refleksi untuk orang tua di Jawa Tengah (Jateng): punya peran penting awasi anak agar tidak sibuk main gadget MOJOK.CO

Refleksi untuk Orang Tua di Jateng agar Gadget Tak Kuasai Rumah hingga Anak Lebih Sibuk Tenggelam dalam Layar

29 Juni 2026
Kedai Kopi Dinasty di Surabaya milik alumnus Unesa. MOJOK.CO

Bukan Sekadar Cari Cuan, Alumnus Unesa Ini Sukses Bikin Kedai Kopi Murah Sekaligus Berdayakan Ibu-ibu untuk Jual Kopi Keliling

30 Juni 2026
Jupiter Z1 Adalah Motor Yamaha Terbaik Idola Orang Jambi MOJOK.CO

Setelah Melakukan Pengamatan, Saya Menemukan Fakta Bahwa Jupiter Z1 Adalah Motor Yamaha yang Menemukan Habitat Alaminya di Jambi

25 Juni 2026
Bisa kuliah di ITB berkat beasiswa ojol. MOJOK.CO

Menangis di Hadapan Bapak yang Sehari-hari Ngojol agar Diizinkan Kuliah di ITB, Gadis Malah Dapat Beasiswa dari Pekerjaan Sang Ayah

24 Juni 2026
Piala Dunia, Joachim Klement yang Tak Pernah Salah Ramal dan Skenario-Skenario Ajaib.MOJOK.CO

Joachim Klement yang Tak Pernah Salah Ramal dan Skenario-Skenario Ajaib Pildun

25 Juni 2026

Video Terbaru

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.