Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Sekolahan

Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
7 April 2026
A A
kuliah, kerja, sukses.MOJOK.CO

Ilustrasi sukses setelah lulus kuliah (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Rania (28) terpaksa kuliah di jurusan yang sama sekali tak ia hendaki. Selama empat tahun kuliah ia merasa salah jurusan, tapi tak bisa berhenti di tengah jalan. Namun, setelah lulus kuliah, ia malah mendapatkan berkah.

***

Tahun 2018, Rania adalah gambaran nyata dari anak IPA yang kelewat percaya diri. Saat masa pendaftaran SBMPTN (sekarang SNBT) tiba, ia sudah menyusun rencana yang matang. 

Pilihan pertamanya adalah Teknik Sipil, sedangkan pilihan keduanya Statistika. Kata dia, keduanya sangat sejalan dengan otaknya yang “gila hitung-hitungan” dan punya prospek kerja yang menurutnya paling cerah.

Sistem SBMPTN saat itu membolehkan setiap peserta memilih maksimal tiga jurusan. Merasa sayang kalau ada kolom yang kosong, tangan Rania gatal. Tanpa pikir panjang, ia asal mengklik jurusan Ilmu Sejarah di sebuah perguruan tinggi negeri.

“Saat itu kelewat pede aja sih klik Ilmu Sejarah. Buat lengkap-lengkapin aja. Saingannya juga paling dikit, jurusan nggak ada yang lirik,” ungkapnya, Minggu (5/4/2026).

Plot twist! Malah diterima di pilihan ketiga, tapi tak bisa nolak

Hari pengumuman pun tiba. Dan, plot twist-nya, ia malah dinyatakan diterima di Ilmu Sejarah. Niat awalnya saat itu sangat mantap: batalkan saja. Rania lebih memilih menganggur setahun (gap year) dan belajar lagi untuk ikut tes tahun depan.

Sayangnya, realita ekonomi keluarga langsung menampar niatan itu. Rania adalah pendaftar jalur beasiswa Bidikmisi. Bantuan ini bukan sekadar uang jajan tambahan, tapi penyambung nyawanya untuk bisa kuliah. 

“Kalau aku lepas, misalnya mutusin buat gap year, belum tentu juga aku dapat Bidikmisi lagi,”kata dia. “Dapet duit dari mana ortu buat biayain kuliahku?”

Selain itu, dari yang Rania dengar, “kabur” dari bakal berdampak buruk bagi sekolahnya. Pada tahun 2018, panitia mencatat ada sekitar 860 ribu pendaftar SBMPTN secara nasional, sedangkan kuota Bidikmisi sangat terbatas.

“Ada hukum tak tertulis, kalau siswa jalur beasiswa berani menolak kursi yang sudah didapat, nama sekolah asalnya akan masuk blacklist di kampus tersebut. Ya aku nggak mau kelak adik-adik kelas kena getahnya.”

Alhasil, demi menjaga nama baik sekolah dan ketakutan gagal kuliah, Rania menelan egonya. Ia mengambil kursi Ilmu Sejarah itu.

Kuliah ngang-ngong ngang-ngong, nggak paham pembahasan

Dan, benar saja. Masuk ke jurusan yang sama sekali tak diinginkan, menjadi siksaan tersendiri bagi dirinya. Otaknya yang sejak lama di-setting sebagai “anak IPA banget”, terpaksa harus mengikuti perkuliahan yang lebih banyak hafalannya.

“Tiap hari disuruh bikin esai. Nulis. Harus menghafal banyak peristiwa. Itu bukan aku banget.”

Iklan

Rania mengaku, di kelas, ia sering terdiam. Bahasa dia: “ngang-ngong ngang-ngong”. Misalnya, kalau ada diskusi seru soal peristiwa sejarah tertentu, ia memilih jadi pendengar saja.

“Daripada sekalinya ikut berargumen malah diketawain,” kata dia.

Ia pun sering merasa salah jurusan dan terus dihantui pertanyaan: besok kalau lulus mau kerja apa? Namun, karena terikat Bidikmisi, ia tak punya pilihan untuk menyerah. IPK-nya juga harus dijaga agar uang beasiswa tidak diputus. 

Baca halaman selanjutnya…

Setelah lulus kuliah malah mudah dapat kerja. Bisa nikmati upah layak dan bonus besar.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 8 April 2026 oleh

Tags: beasiswabidikmisibimbelbimbingan belajarcara mendapatkan beasiswakuliahKuliah di PTNsukses setelah lulus kuliahtentor bimbel
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Derita anak pintar dan siswa berprestasi yang hidup dalam kemiskinan di desa. Tak dapat dukungan pendidikan dari orang tua MOJOK.CO
Sehari-hari

Jadi Anak Pintar di Desa Tanpa Privilege Sia-sia: Ortu Tak Dukung Pendidikan, Lulus Sekolah Dipaksa Nikah dan Bekerja

22 April 2026
Alasan Gelar Sarjana Tak Lagi Jadi Jaminan Mudah Dapat Kerja MOJOK.CO
Esai

Alasan Gelar Sarjana Tak Lagi Jadi Jaminan Mudah Dapat Kerja

20 April 2026
Kuliah soshum di PTN merasa gagal karena tak jadi wong untuk orang tua
Sekolahan

Lulusan Soshum Merasa Gagal Jadi “Orang”, Kuliah di PTN Terbaik tapi Belum Bisa Penuhi Ekspektasi Orang Tua

6 April 2026
Anak PNS kuliah di PTN top seperti UGM masih menderita karena UKT nggak masuk akal
Sekolahan

Derita Anak PNS: Baru Bahagia Diterima PTN Top, Malah “Disiksa” Beban UKT Tertinggi padahal Total Penghasilan Orang Tua Tak Seberapa

4 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Purwokerto .MOJOK.CO

Purwokerto Tempat Pensiun Terbaik, tapi Bukan untuk Semua Orang: Kamu Butuh 4 Skill Ini Buat “Survive”

18 April 2026
Ilustrasi punya rumah megah di desa.MOJOK.CO

Membangun Rumah Megah demi Penuhi Standard Kesuksesan di Desa Malah Bikin Ibu Tersiksa: Terasa Sepi, Cuma “Memuaskan” Mata Tetangga

21 April 2026
Tidak bisa jadi PNS/ASN kalau tidak mau terima gaji buta sebagai CPNS

PNS Dianggap Pekerjaan Mapan karena Bisa Makan Gaji “Buta”, tapi Aslinya Mengoyak Hati Nurani

16 April 2026
Penyebab Tokoh Agama dan Kaum Intelektual Melakukan Pelecehan Seksual MOJOK.CO

Penyebab Tokoh Agama dan Kaum Intelektual Melakukan Pelecehan Seksual

20 April 2026
Sesal pernah kasar ke bapak karena miskin. Kini sadar setelah ditampar perantauan karena ternyata cari duit sendiri tidak gampang MOJOK.CO

Sesal Dulu Kasar dan Hina Bapak karena Miskin, Kini Sadar Cari Duit Sendiri dan Berkorban untuk Keluarga Ternyata Tak Gampang!

21 April 2026
4 jenis pengendara motor di pantura seperti Rembang yang harus dilarang nyetir motor di jalan raya MOJOK.CO

4 Jenis Pengendara Motor di Pantura yang Harus Diwaspadai di Jalan Raya: Top Level Ngawur dan Tak Tahu Aturan!

23 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.