Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Sekolahan

Kisah Pemuda Asal Tulungagung Kuliah di Portugal: Lolos Beasiswa Erasmus karena “Motivation Letter” yang Menggugah

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
3 Maret 2026
A A
Motivation letter untuk beasiswa erasmus di Portugal. MOJOK.CO

ilustrasi - Marco, penerima beasiswa Erasmus. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Pelajari minat sebelum daftar beasiswa Erasmus

Selain menyusun dokumen, Marco juga menerapkan strategi dengan mengenali karakter kampus tujuan. Salah satu target kampus yang ia minati adalah University of Minho, Portugal di bidang komunitas riset.

Menurutnya, kampus tersebut sesuai dengan minat dan pengalamannya yang juga ia tuangkan dalam motivation letter. Berdasarkan Times Higher Education (THE) 2026, subjek pendidikan di University of Minho menempati peringkat 176-200 di dunia.

Artinya, program pendidikan di sana terbilang unggul dengan proses mengajar dan riset yang bagus. Hal itu sesuai dengan minat Marco untuk mempelajari riset di bidang Ilmu Komunikasi.

Selama menempuh pendidikan di Portugal, ia mengambil sejumlah mata kuliah yang relevan dengan bidang Public Relations, seperti media literacy, marketing, dan specialized practice in public relations. 

Sistem pembelajaran yang diterapkan relatif serupa dengan UMM, yakni mengombinasikan teori dan praktik berbasis studi kasus. Hanya saja, kata Marco, perbedaannya terletak pada sistem evaluasi yang hanya diujikan pada Ujian Akhir Semester tanpa adanya Ujian Tengah Semester.

Jalani perkuliahan di Portugal meski terkendala bahasa

Berhasil lolos beasiswa Erasmus Mundus, bukan berarti Marco terhindar dari masalah pelik yakni bahasa. Meski bisa berbahasa Inggris, perkuliahan di University of Minho, Portugal lebih banyak pakai bahasa Portugis, yang mana pengucapannya lebih cepat.

Untungnya, dosen pengajar Marco sangat terbuka dan selalu memberi kesempatan untuk Marco jika ingin diskusi lebih lanjut. Tak hanya itu, Marco juga bersyukur karena mendapat bantuan dari teman-temannya yang tergabung dalam Erasmus Volunteer untuk memahami materi perkuliahan.

Bagi Marco, kesempatan belajar di luar negeri merupakan batu loncatan penting dalam membangun masa depan akademik dan profesional. Ia berharap pengalaman ini dapat membuka peluang karier sekaligus menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berani mencoba hal baru. 

“Saya ingin pengalaman ini menjadi stepping stone yang kuat untuk masa depan, sekaligus memotivasi teman-teman agar tidak takut mencari peluang internasional,” ujar mahasiswa penerima beasiswa Erasmus itu.

Menutup kisahnya, Marco berpesan kepada mahasiswa dan anak muda agar tidak minder dengan keterbatasan yang dimiliki. Ia mengajak generasi muda untuk mengenali potensi diri, memaksimalkan kemampuan, serta selalu menjadi versi terbaik dengan tidak membandingkan diri dengan orang lain

Kisah Marco sebagaimana dimuat dalam laman resmi UMM.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Muchammad Aly Reza

BACA JUGA: Rela Melepas Status WNI karena “Technical Stuff” di Norwegia, Karier Melejit berkat Beasiswa Luar Negeri atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 3 Maret 2026 oleh

Tags: beasiswa ErasmusErasmuskuliah di Portugalmahasiswa UMMPortugalsyarat beasiswaUMMUniversity of Minho
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Rela Melepas Status WNI demi Hidup Sejahtera di Norwegia, Karier Melejit berkat Beasiswa Luar Negeri MOJOK.CO
Sekolahan

Rela Melepas Status WNI karena “Technical Stuff” di Norwegia, Karier Melejit berkat Beasiswa Luar Negeri

27 Februari 2026
Anggota PSHT Iri dengan Perguruan Tapak Suci yang Dianakemaskan Muhammadiyah karena Merasa Dikucilkan di UMM. MOJOK.CO
Ragam

PSHT Tetap di Hati meski Belajar di Lingkungan Muhammadiyah yang Punya Tapak Suci

16 Juli 2025
Kena PHK meski lulusan sarjana Malang. MOJOK.CO
Ragam

Ijazah S1 Kampus Malang Terasa Sia-sia karena PHK di Usia Tua, Ribuan Lamaran Kerja Juga Ditolak

15 April 2025
Kisah Rafidhan, alumnus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang sukses bisnis laundry sepatu MOJOK.CO
Ragam

Rintis Bisnis Laundry Sepatu, Dari Sepi Peminat Kini Beromzet Puluhan Juta Perbulan di Usia 20-an

20 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kerja di Jakarta, Cara Terbaik Buat Melihat Sisi Buruk Manusia adalah Kerja di F&B.mojok.co

FnB di Jakarta Bikin Sengsara Pekerjanya: Bisnis Elite tapi Gaji Karyawannya Seuprit, yang Dimiliki Artis bahkan Lebih Tak Manusiawi

2 Juni 2026
Katanya Sekolah Itu Tiket VIP Hidup Mapan, Ternyata Jadi Ibu Rumah Tangga yang Bikin Goyah Negara MOJOK.CO

Katanya Sekolah Itu Tiket VIP Hidup Mapan, Ternyata Jadi Ibu Rumah Tangga yang Bikin Goyah Negara

5 Juni 2026
Derita Bisnis Laundry: Cuan 15 Juta Hilang karena Kebodohan MOJOK.CO

Pengalaman Bisnis Laundry yang Cukup Menyedihkan, Berharap Cuan Besar 15 Juta per Bulan tapi Cuma Dapat 3 Juta: Boncos karena Kebocoran-Kebocoran Sepele

4 Juni 2026
Hasil riset FEB UGM: workaholic alias kera berlebihan tidak selalu merusak kebahagiaan MOJOK.CO

Riset: Kerja Berlebihan (Workaholic) Tidak Selalu Merusak Kebahagiaan, Asalkan Dapat 2 Situasi Ini di Lingkungan Kerja

6 Juni 2026
Proyek pengelolaan sampah menjadi listrik (PSEL) Semarang Raya dilirik dunia MOJOK.CO

Proyek Sampah Jadi Listrik (PSEL) Semarang Raya Dilirik Dunia, Jadi Solusi Masa Depan Kota

5 Juni 2026
Pengalaman Merusak Astrea Grand Jadi Motor Racing Kampung MOJOK.CO

Pengalaman Saya “Merusak” Astrea Grand Milik Bapak Menjadi Motor Racing Kampung: Jebakan Menyenangkan dari Motor Honda yang Menjerat Saya Sampai Tua

2 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.