Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Satu-satunya Warung Ikan Panggang Khas Pantura di Jogja, Makan Puas Kepala Manyung dengan Harga Murah

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
21 Maret 2025
A A
Warung ikan panggan satu-satunya di Jogja buka di Krapyak, kepala manyung dinikmati dengan harga murah MOJOK.CO

Ilustrasi - Warung ikan panggan satu-satunya di Jogja buka di Krapyak, kepala manyung dinikmati dengan harga murah. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Warung Sambel Panggang Cak Naryo milik Feri (29) eksis di kalangan masyarakat umum maupun para santri di Krapyak. Saat ini, warung itu menjadi tempat kuliner satu-satunya di Jogja yang menjual masakan khas daerah Pantura (khususnya Pati-Rembang): kepala manyung dan mangut.

***

Selama merantau dari Pati ke Jogja, hal yang cukup Feri resahkan adalah sulitnya menemukan warung makan olahan ikan dengan sensasi pedas-hangat seperti di kampung halamannya: Pati. Apalagi ikan asap seperti kepala manyung dan mangut, susah betul mencarinya di Jogja.

“Aku sebenarnya nggak terlalu suka ikan asap. Sudah mblenger (nggak tertarik) karena sedari kecil makannya ya itu. Sudah biasa,” ujarnya saat ditemui Mojok di Warung Sambel Panggang Cak Naryo, Krapyak, Jogja, pada Senin (17/3/2025) petang.

“Tapi kan ada kangennya. Banyak perantau dari Pantura kangen juga dengan olahan ikan asap ala Pantura,” lanjutnya.

Dari situ tercetuslah ide untuk membuka warung makan yang berisi kuliner khas daerahnya tersebut. Sekalian memperkenalkan menu ikan asap kepala manyun dan mangut ke warga Jogja.

Ia sendiri tidak kagok membuka bisnis warung makan. Sebab orang tuanya sendiri juga buka warung di Pati. Sehingga, sedikit banyak Feri sudah memiliki bekal untuk berbisnis kuliner.

Apalagi saat awal membuka warung ikan asap khas Pantura di Jogja itu, Feri didampingi oleh budenya yang cukup piawai dalam mengurus warung sekaligus mengolah ikan asap.

Masa-masa berat buka warung makan khas Pantura di Jogja

Perjalanan Feri membuka warungnya sendiri di Jogja tentu tidak mudah. Baru berselang dua minggu Warung Sambel Panggang Cak Naryo di Krapyak tersebut buka, Covid-19 melanda Indonesia. Pemerintah kemudian memberlakukan sistem lock down, sehingga tak banyak orang yang keluar rumah.

Meski berada di kawasan pesantren, tepatnya di Jalan Krapyak Wetan, Feri berujar banyak santri yang tidak diperbolehkan keluar. Alhasil, warungnya itu menjadi sepi.

Warung Sambel Panggang Cak Naryo hanya memperoleh Rp150 ribu hingga Rp200 ribu dalam sehari. Kadang-kadang malah sepi pembeli sama sekali.

Namun, kondisi demikian tak membuat warungnya gulung tikar. Feri tak mau menyerah begitu saja. Maka, demi mempertahankan agar warungnya tetap buka, dia dengan terpaksa meminta “subsidi” dari keluarganya di Pati.

“Maksudnya begini, aku pesan ikan asap to, terus aku bilang ke ibuku, ‘Bu, bayar sek ya’. Kira-kira begitu,” ujar Feri.

“Ya kan kami nggak punya uang to, karena waktu itu sudah jelas defisit,” lanjutnya, sembari terkekeh saat menceritakan peristiwa tersebut.

Iklan

Satu-satunya menu di Jogja

Baca Halaman Selanjutnya

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 22 Maret 2025 oleh

Tags: ikan panggan jogjaJogjakepala manyungKuliner Jogjamasakah panturaPati
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Memori 20 tahun gempa Jogja di SMAN 1 Kalasan: tak ingin wariskan trauma dan ketakutan MOJOK.CO
Jagat

Memori 20 Tahun Gempa Jogja di Kalasan: Rumah Ambrol hingga Jeritan di Jalanan, Trauma yang Tak Ingin Diwariskan ke Generasi Sekarang

23 Mei 2026
Anak tunggal dari pengusaha toko kelontong diterima di UGM. MOJOK.CO
Sekolahan

Lolos UGM Justru Dilema karena Tak Tega Tinggalkan Ibu untuk Merantau dan Buka Toko Kelontong Sendirian

21 Mei 2026
mahasiswa autis Fakultas Peternakan UGM. MOJOK.CO
Sekolahan

Mahasiswa Autis UGM Sulit Berinteraksi Sosial, tapi Buktikan Bisa Lulus usai 6 Tahun Lebih dan Buka Usaha Ternak Kambing di Kampung Halaman

20 Mei 2026
Babi, Anjing, dan Pink Floyd Versi Cadas yang Lahir dalam Wujud Perempuan Bernama Gabriëlle.MOJOK.CO
Sosok

Babi, Anjing, dan Pink Floyd Versi Cadas yang Lahir dalam Wujud Perempuan Bernama Gabriëlle

20 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Job Hugging: Upaya Pegawai Merusak Perusahaan Toxic. MOJOK.CO

Bahaya Laten Pegawai Job Hugging: Kelihatannya Nurut dan Setia, padahal Menghancurkan Produktivitas di Tempat Kerja

21 Mei 2026
Pegawai Bank Jualan Mie Ayam Malam Hari, Istri Bahagia dan Rumah Idaman jadi Tujuan MOJOK.CO

Kisah Pegawai Bank Jualan Mie Ayam Malam Hari, demi Istri Bahagia dan Rumah Idaman

21 Mei 2026
papua.MOJOK.CO

Hutan Papua Tak Baik-baik Saja, Terancam Hilang Imbas Pembukaan Lahan Besar-besaran

23 Mei 2026
Catatan Getir Dosen Kalcer: Tampil Keren, tapi Cemas Mahasiswanya Jadi Sarjana Menganggur MOJOK.CO

Catatan Getir Dosen Kalcer: Tampil Keren, tapi Cemas Mahasiswanya Jadi Sarjana Menganggur

20 Mei 2026
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, sebut budidaya udang di Kebumen punya prospek bagus. Presiden Prabowo puji hasil panennya yang melimpah MOJOK.CO

Budidaya Udang di Kebumen Punya Prospek Besar: Hasil Melimpah Harga Bagus, Serap Tenaga Kerja Lokal

23 Mei 2026
Ujian SIM C. MOJOK.CO

Pelajaran Berharga dari Gagal Ujian SIM C Sebanyak 11 Kali: Diam Bukan Pilihan untuk Melawan Hal yang Janggal

18 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.