Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Dorong Usaha Kecil dan Menengah Jogja Bisa Beromzet Miliaran Lewat Bootcamp Qwords dan Diskop UKM DIY

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
11 Juli 2024
A A
usaha kecil naik kelas.MOJOK.CO

Ilustrasi usaha kecil belajar digital marketing (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Jika digarap dengan strategi yang tepat, usaha kecil dan menengah Jogja bisa naik kelas beromzet miliaran. Hal itulah yang ingin didorong oleh Qwords dan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah DIY lewat bootcamp digital marketing.

Pada Kamis (11/7/2024), sekitar 45 pelaku usaha kecil di Jogja menjalani hari pertama bootcamp digital marketing di Ruang Sekar Jagad Teras Malioboro 1. Bootcamp digital marketing ini berlangsung selama tiga hari hingga Sabtu (13/7/2024) mendatang.

Saat Mojok datang, salah seorang pengusaha sedang mempresentasikan website untuk bisnis jas hujan miliknya. Para peserta bootcamp ini memang awalnya diseleksi dari pelatihan pembuatan website sepanjang Mei hingga Juli 2024. Total, ada 10 batch pelatihan yang telah berlangsung.

Setelah menjalani pelatihan membuat website, kemampuan para pelaku usaha kecil ini diperkuat dengan materi copywriting, SEO, Meta Ads, sosial media. Selain itu juga business development (termasuk penggunaan payment gateway), hingga Pemanfaatan Omnichannel untuk marketing pada bootcamp kali ini.

Ada 340 ribu UMKM di DIY yang perlu pendampingan

Ditemui di acara yang sama, Kepala Bidang UKM Diskop UKM DIY, Veronica Setioningtyas Prativi mengungkapkan bahwa saat ini ada sekitar 340 ribu usaha kecil hingga menengah di DIY. Dari jumlah yang besar itu potensinya perlu ditingkatkan. Perlu strategi yang tepat untuk menghadapi tantangan bisnis yang semakin berat.

“Salah satu cara survive-nya adalah dengan strategi yan tepat dalam hal SDM, kelembagaan, keuangan, produksi, pemasaran, dan digitalisasi. Kami berkomitmen untuk mendampingi keenam aspek tersebut,” katanya.

suasana bootcamp usaha kecil qwords di Jogja.MOJOK.CO
Suasana bootcamp digital marketing Diskop UKM DIY dan Qwords (Hammam/Mojok.co)

Pada kesempatan kali ini, Diskop UKM DIY bergandengan dengan Qwords mengambil fokus  peningkatan kapasitas SDM dalam aspek digitalisasi. Meski saluran-saluran pemasaran luring masih terus ada, digital marketing menjadi penting untuk meningkatkan jangkauan pasar.

Meningkatkan kapasitas usaha kecil jadi beromzet miliaran

Senada, CEO Qwords, Rendy Maulana Akbar mengungkapkan bahwa banyak usaha kecil dan menengah di Jogja yang sebenarnya punya potensi market global. Namun, masih banyak aspek yang perlu dibenahi.

“Jika menerapkan berbagai elemen digital marketing dengan baik maka bukan tidak mungkin bisnis kecil dan menengah ini naik kelas jadi omzetnya miliaran,” ungkap Rendy.

Perihal pelatihan pembuatan website, menurut Rendy, jadi salah satu cara usaha kecil meningkatkan kredibilitasnya kepada calon pembeli. Sehingga, meski saat ini banyak usaha kecil yang mengandalkan marketplace, memiliki website usaha tetap menjadi hal penting.

“Intinya masih banyak sekali saluran berjualan selain dengan marketplace. Semua itu perlu dimanfaatkan,” jelasnya.

Sebagai informasi, Kegiatan bootcamp ini juga didukung oleh Kemenkop UKM RI yang di mana melihat program ini menjadi salah satu wadah yang baik untuk UMKM berkembang dan adaptasi dalam bisnis digital.

Selain kegiatan bootcamp yang diadakan secara gratis, para peserta mendapatkan benefit yang juga disediakan oleh pihak penyelenggara. Mulai dari snack, konsumsi, merchandise spesial, doorprize, sertifikat dan integrasi Payment Gateway website bisnis.

Tindak lanjut

Qwords dan Diskop UKM DIY juga membuat sebuah wadah grup online untuk memudahkan monitoring dan konsultasi terkait perkembangan bisnis mereka. Output yang diharapkan Qwords dan Diskop UKM DIY dari program ini yaitu memberikan gambaran kepada peserta UMKM bahwa menerapkan konsep bisnis digital itu mudah dan murah.

Iklan

Tidak hanya di Diskop UKM DIY, program pelatihan pembuatan website ini juga berpotensi untuk diselenggarakan dengan UMKM binaan lainnya yang berada di luar kota Yogyakarta, seperti Sleman, Kulon Progo, dan kabupaten lainnya di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Program ini menjadi salah satu komitmen Qwords sebagai perusahan yang bergerak di bidang IT untuk turut bertumbuh bersama usaha kecil dan menengah lokal.

Penulis: Hammam Izzuddin

Editor: Aly Reza

BACA JUGA Penghasilan Angkringan Orang Klaten di Jogja Tak Sekecil Gerobaknya, Modal Teh Bisa Dapat Cuan 2 Kali UMR

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

Terakhir diperbarui pada 11 Juli 2024 oleh

Tags: diskop ukm diyJogjaqwordsUMKMusaha kecil
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Dompet digital selamatkan pedagang UMKM. MOJOK.CO
Kuliner

4 Kiat Pedagang Es Campur dan Roti Kukus yang Tetap Laris di Tengah Situasi Pelik

3 Juni 2026
Kenapa Hidup di Jogja Membuat Saya Terlalu Santai Menghadapi Tagihan yang Seharusnya Bikin Panik MOJOK.CO
Esai

Kenapa Hidup di Jogja Membuat Saya Terlalu Santai Menghadapi Tagihan yang Seharusnya Bikin Panik

3 Juni 2026
ilustrasi sepeda klaten.MOJOK.CO
Eksplor

Belajar Makna “Paseduluran” dari Penjual Onthel Lawas yang Sudah Tiga Dekade Hidup dari Pit Kebo

2 Juni 2026
Fun Football, Cara Pria Dewasa untuk Tetap Waras dan Punya Alasan untuk Hidup Lebih Lama
Pojokan

Fun Football, Cara Pria Dewasa untuk Tetap Waras dan Punya Alasan untuk Hidup Lebih Lama

2 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tempat kerja, Standard Good Looking dan Berpenampilan Menarik yang Diskriminatif dan Merugikan Pekerja Perempuan

Standard Good Looking dan Berpenampilan Menarik yang Diskriminatif dan Merugikan Pekerja Perempuan

3 Juni 2026
Event lari Merbabu Skyrace makin diminati banyak orang lintas negara, jadi potensi sport tourisme di Jawa Tengah dengan daya tarik lari lintas alam di Gunung Merbabu MOJOK.CO

Merbabu Skyrace: Event Lari Melintasi Keindahan Gunung Merbabu, Sport Tourism yang Bikin Sebuah Dusun Mendunia

6 Juni 2026
Proyek pengelolaan sampah menjadi listrik (PSEL) Semarang Raya dilirik dunia MOJOK.CO

Proyek Sampah Jadi Listrik (PSEL) Semarang Raya Dilirik Dunia, Jadi Solusi Masa Depan Kota

5 Juni 2026
Usai lulus SMA jadi fotografer di Kota Lama Surabaya. MOJOK.CO

Jadi Fotografer Lepas di Kota Lama Surabaya usai Lulus SMA, Gaji Tak Seberapa asal Bisa Menabung untuk Masa Depan yang Lebih Cerah

4 Juni 2026
Dhia Hana Putri Saraswati mahasiswa Umsura dan Unair. MOJOK.CO

Kena Mental Kuliah di Umsura dan Unair Sekaligus, Puluhan Kali Ingin Menyerah tapi Kuat karena Ajaran Muhammadiyah

5 Juni 2026
Pesona Gerabah Lukis Khas Klaten di Festival Sepeda Internasional, Sukseskan Misi Kebudayaan yang Memukau Bule.MOJOK.CO

Pesona Gerabah Lukis Khas Klaten di Festival Sepeda Internasional, Sukseskan Misi Kebudayaan yang Memukau Bule

4 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.