Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

‘Tanpa Uang pun Kami Masih Bisa Makan dari Alam, tapi Pabrik Semen Bakal Menghancurkannya’ – Suara Warga Pracimantoro Wonogiri Tolak Pendirian Pabrik Semen

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
16 Maret 2025
A A
pabrik semen, pracimantoro, wonogiri.MOJOK.CO

Ilustrasi - Penolakan Warga Terhadap Wacana Pembangunan Pabrik Semen Pracimantoro (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sejak lama, warga Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri, hidup dari hasil alam. Bahkan, tanpa uang sekalipun, mereka tetap bisa makan. Namun, rencana pembangunan pabrik semen bakal menghancurkan apa yang selama ini mereka andalkan buat menyambung hidup.

***

“Pabrik semen itu lebih banyak mudharat ketimbang manfaatnya, karena merusak alam,” kata Agus Sibeh, Rabu (12/3/2025) malam.

Agus sendiri merupakan perwakilan Solidaritas Warga Wonogiri. Aliansi warga ini baru saja menggelar aksi penolakan pendirian pabrik semen di wilayah mereka, pada malam tersebut.

Aksi demonstrasi itu bersamaan dengan kunjungan Bupati Wonogiri Setyo Sukarno ke Desa Banaran, Pracimantoro. Puluhan warga Desa Watangrejo, Desa Suci, dan Desa Sambiroto, kemudian mencegat iring-iringan mobil bupati sambil membawa poster penolakan.

“Warga menerima investasi yang tidak merusak lingkungan. Kalau pabrik sepatu atau industri lain yang bisa menyerap tenaga kerja tanpa merusak alam, kami mendukung. Tapi pabrik semen? Kami menolak,” sambung Agus.

Warga kompak menolak rencana pendirian pabrik

Aksi tersebut merupakan demo pertama warga Pracimantoro, Wonogiri, yang menolak pendirian pabrik semen di wilayah mereka. Sejak Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Jawa Tengah menerbitkan izin pendirian pabrik kepada PT Anugerah Andalan Asia (AAA), memang warga telah berembuk untuk menentukan sikap mereka.

Pada Selasa (4/3/25) malam, mereka mendeklarasikan terbentuknya Laskar Tali Jiwo (Tolak Ambisi Liar Industri Jagad Ijo Wasis Aji). Melalui aliansi ini, warga menyatakan diri menolak rencana pendirian pabrik.

“Hidup petani. Hidup petani. Hidup petani…,” teriak Bambang, perwakilan Laskar Tali Jiwo membuka pernyataan sikapnya.

“Kami warga petani Pracimantoro menolak rencana pendirian pabrik dan memohon kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk menghentikan rencana pendirian pabrik semen di kawasan karst Gunung Sewu, Pracimantoro, Wonogiri,” teriaknya.

pabrik semen, pracimantoro, wonogiri.MOJOK.CO
Warga beberapa desa di Pracimantoro mendeklarasikan sikap menolak pembangunan pabrik semen. (dok. Laskar Tali Jiwo)

PT Anugerah Andalan Asia (AAA) sendiri bakal mendirikan pabrik semen di lahan seluas 123,3 hektare, yang berlokasi di Desa Watangrejo, Desa Suci, dan Desa Sambiroto, Kecamatan Pracimantoro. Perusahaan bakal memproduksi semen sebanyak 4,2 juta ton per tahun.

Merusak sumber air di Pracimantoro, Wonogiri

Penolakan Laskar Tali Jiwa bukan tanpa alasan. Berdasarkan kajian dari  Masyarakat Speleologi Indonesia, lokasi pabrik semen akan berada Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK) Gunung Sewu, Pracimantoro, Wonogiri.

Sebagai informasi, KBAK Gunung Sewu sendiri merupakan ekosistem penting karena berfungsi menyimpan air. Di dalamnya, terdapat banyak sekali gua, sungai bawah tanah, mata air, dan telaga.

Pendeknya, ia adalah tempat penyimpanan air. Tambang dan pabrik semen hanya akan merusak sumber air tersebut.

Iklan
pabrik semen, wonogiri.MOJOK.CO
Poster-poster tolak pabrik semen telah tersebar di jalanan-jalanan Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri. (dok. Laskar Tali Jiwa)

Sementara aktivis lingkungan Lingkar Keadilan Ruang, Himawan Kurniadi, menjelaskan dampak kerusakan karst bakal jauh lebih besar dibandingkan keuntungannya. Kendatipun lokasi pembangunan pabrik semen bukan termasuk KBAK, tetapi tetap saja masih dalam bentang alam karst. Artinya, tetap berpengaruh terhadap kawasan karst secara keseluruhan.

Adi menegaskan, fungsi karst kalau sudah rusak tak akan bisa kembali. Baik dalam aspek ekonomi maupun lingkungan. Liputan terkait daya rusak pabrik semen terhadap sumber air di Wonogiri, selengkapnya dapat dibaca dalam liputan “Pabrik Semen Mengancam Wonogiri, Bisa Hancurkan Sumber Air dan Bentang Karst”.

Warga nggak dapat apa-apa

Pihak pabrik mengklaim bahwa pembangunan pabrik semen bakal meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Pracimantoro, Wonogiri.

Berdasarkan informasi yang Mojok dapatkan, …

Baca halaman selanjutnya…

Tanpa pabrik semen pun warga Pracimantoro tetap bisa hidup. Harmonis dan alam asri.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 17 Maret 2025 oleh

Tags: kawasan karstpabrik semenpilihan redaksipracimantorowonogiri
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Parijoto, pecel pakis, hingga lalapan kelor. Khazanah kuliner di Desa Colo yang erat dengan dakwah Sunan Muria MOJOK.CO
Lipsus

Rasa Sanga (2): Sajian Parijoto, Pecel Pakis, dan Lalapan Kelor di Desa Colo yang Erat dengan “Syiar Alam” Sunan Muria

27 Februari 2026
Gen Z photobox di Tugu Jogja
Urban

Gen Z Jogja Rela Antre buat “Ibadah” Photobox di Tugu, Pilih Tahan Kantuk setelah Sahur karena FOMO

27 Februari 2026
KIP Kuliah di Jogja.MOJOK.CO
Edumojok

Ironi Penerima KIP Kuliah di Jogja: Uang Beasiswa Habis Buat Bayar Utang Keluarga, Rela Makan Rp20 Ribu per Hari Demi Tak Putus Kuliah

27 Februari 2026
UMR Jakarta, merantau ke jakarta, kerja di jakarta.MOJOK.CO
Urban

Modal Ijazah S1, Nekat Adu Nasib ke Jakarta: Sudah Bikin Syukuran karena Keterima Kerja, Perusahaan Malah Bubar padahal Gaji Pertama Belum Turun

26 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Curhat Jadi Ketua RT: Pekerjaan Kuli yang Dibalut Keikhlasan MOJOK.CO

Anak Muda Jadi Ketua RT: Antara Kerja Kuli, Keikhlasan, dan Dewasa Sebelum Waktunya

27 Februari 2026
Yang paling berat dari mudik lebaran ke kampung halaman bukan pertanyaan kapan nikah atau dibandingkan di momen halal bihalal reuni keluarga, tapi menyadari orang tua makin renta dan apa yang terjadi setelahnya MOJOK.CO

Hal Paling Berat dari Mudik Bukan Pertanyaan atau Dibandingkan di Reuni Keluarga, Tapi Ortu Makin Renta dan Situasi Setelahnya

27 Februari 2026
Perfeksionis

Derita Jadi Orang Perfeksionis: Dianggap Penuh Kesempurnaan, padahal Harus Melawan Diri Sendiri agar Tak Kena Mental

27 Februari 2026
Mudik ke desa pakai motor setelah bertahun-tahun merantau di kota seperti Jakarta jadi simbol perantau gagal MOJOK.CO

Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga

26 Februari 2026
Bukber, ASN, kantor.MOJOK.CO

Ikut Bukber Kantor di Acara ASN Itu Bikin Muak: Isinya Orang Cringe dan Seksis yang Bikin Risih, tapi “Haram” Buat Ditolak

22 Februari 2026
Penerima beasiswa LPDP serba salah, penerima beasiswa LPDP dalam negeri dan LPDP luar negeri diburu

Penerima LPDP Dalam Negeri Terkena Getah Awardee Luar Negeri yang “Diburu” Seantero Negeri, padahal Tak Ikut Bikin Dosa

25 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.