Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Ngekos di Lowokwaru bikin Kaget dengan Rusaknya Kehidupan Mahasiswa Malang

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
22 Juni 2024
A A
sigura-gura, malang. MOJOK.CO

Ilustrasi - Ngekos di Sigura-gura Dibikin Kaget dengan Sisi Gelap Mahasiswa Malang (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Lowokwaru Malang saksi mahasiswa bohongi orang tua

Melalui seorang kenalan, saya terhubung dengan Nuki* (27), pemuda asal Madura yang saat ini ngekos di Lowokwaru Malang. Sudah sejak 2023 lalu Nuki tak punya keberanian untuk pulang kampung.

Pasalnya, Nuki telah melakukan kebohongan yang membuat orang tuanya kecewa berat.

“Aku kuliah di Malang sejak 2016 kan. Tapi sejak 2017 sudah mulai jarang kuliah, sering bolos. Keterusan sampai akhirnya DO pada 2022 lalu,” ungkap Nuki.

Persoalannya adalah, Nuki jarang kuliah bukan karena kelelahan sambil kerja. Tapi kehidupannya di Lowokwaru Malang memang cuma ngopi dan main-main.

Ia tak kerja. Alhasil harus minta kiriman dari orang tuanya terus-menerus tanpa rasa bersalah.

“Tengah-tengah kuliah juga minta kiriman ortu buat beli motor,” ujarnya.

Sejak DO dari kampus, ia pun tak langsung terus terang pada kedua orang tuanya. Tapi ia masih sering minta kiriman kalau kehabisan uang. Sampai akhirnya kebohongannya selama ini terungkap setelah ia diinterogasi bapaknya yang galak.

Nuki diancam tak boleh pulang lagi. Kiriman langsung putus. Lalu baru lah Nuki mencari-cari pekerjaan di Malang. Ia kini bekerja sebagai waiters di salah satu kafe di Malang.

Sewakan kosan untuk tindak asusila

Kalau mau menulis sisi gelap mahassiwa di Malang, kata Nuki tentu ada sangat banyak. Tapi Nuki sendiri memang bersinggungan langsung dengan hal-hal gelap dari mahasiswa yang ngekos di Lowokwaru.

Sebab, kosannya sering ia sewakan ke teman-temannya untuk berbuat mesum dengan pacar.

“Tahu sama tahu aja. Per malam Rp70 ribu lah. Kalau aku sewakan, akau nginep di kontarakan temen. Kalau kontrakan temen malah lebih bebas lagi. Di sana juga jadi pusat ngeslot rame-rame dan mabok bareng,” ungkap Nuki.

Nuki mengaku sejak awal berangkat ke Malang, ia sebenarnya ada bayangan untuk kuliah dengan serius. Akan tetapi, ia merasa terjerumus dengan pergaulannya di Lowokwaru yang memang segelap itu. Nuki tak mau menyesalinya, ia memilih menjalani dan menikmatinya.

*) Nama narasumber disamarkan demi keamanan dan kenyamanan yang bersangkutan

Penulis: Muchamad Aly Reza
Editor: Ahmad Effendi

Iklan

BACA JUGA: Ngontrak di Tembalang Semarang, Hari-hari Saya Menyaksikan Sisi Bejat Mahasiswa Undip

Ikuti artikel dan berita Mojok lainnya di Google News

 

 

 

 

 

 

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 24 Juni 2024 oleh

Tags: Jawa Timurkampus swasta malangkampus terbaik malangkontrakan lowokwarukos bebas malangkos lowokwarulowokwarulowokwaru malangmahasiswa unismaMalangunismaunisma malang
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Sigura-gura, Malang, slow living.MOJOK.CO
Urban

Omong Kosong Slow Living di Malang: Pindah Kerja Berniat Cari Ketenangan Malah Dibikin Stres, Nggak Ada Bedanya dengan Jakarta

11 April 2026
Sarjana Jurusan Agribisnis jualan keripik buah. MOJOK.CO
Sekolahan

Sibuk Jualan Sambil Kuliah daripada Jadi Mahasiswa “Kura-kura”, Lulusan Agribisnis Ini Sukses Dagang Keripik sampai Luar Negeri

11 Maret 2026
Orang Surabaya hina Malang. MOJOK.CO
Urban

Malang Dihina “Desa”, padahal Tempat Pelarian Terbaik bagi Orang Kota Surabaya yang Stres meski Punya Mal Mewah

5 Maret 2026
Sewakan kos bebas ke teman sesama mahasiswa Malang yang ingin enak-enak tapi tak punya modal MOJOK.CO
Ragam

Mahasiswa Malang Sewakan Kos ke Teman buat Mesum Tanpa Modal, Dibayar Sebungkus Rokok dan Jaga Citra Alim

14 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sulitnya menjadi orang dengan attachment style avoidant. MOJOK.CO

Sulitnya Menjadi “Avoidant” Menjelang Usia 25, Takut Terlalu Dekat dengan Orang Lain hingga Pesimis Menikah

24 April 2026
4 jenis pengendara motor di pantura seperti Rembang yang harus dilarang nyetir motor di jalan raya MOJOK.CO

4 Jenis Pengendara Motor di Pantura yang Harus Diwaspadai di Jalan Raya: Top Level Ngawur dan Tak Tahu Aturan!

23 April 2026
Menormalisasi pakai jasa porter di stasiun kereta api MOJOK.CO

Pakai Jasa Porter di Stasiun meski Bisa Bawa Barang Sendiri: Sadar 50 Ribu Itu Tak bikin Rugi, Tapi Justru Belum Seberapa

23 April 2026
kurir dan driver ShopeeFood. MOJOK.CO

Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka

28 April 2026
Aksi tanam 100 pohon gayam di sekitar Candi Borobudur, Magelang. MOJOK.CO

Hubungan Istimewa di Balik Pohon Gayam sebagai “Tanaman Peneduh” dan Candi Borobudur

23 April 2026
Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman Mojok.co

Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman

27 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.