Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Sempat Viral, Hingga Kini Kopi Klotok Masih Rutin Rugi Puluhan Porsi karena Pelanggan Anak Kos Tak Bayar

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
6 Maret 2024
A A
kopi klotok jogja masih terus kecolongan.MOJOK.CO

Ilustrasi Kopi Klotok Jogja (Ega/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kopi Klotok Jogja sempat viral pada Agustus 2023 lalu karena terungkap mengalami kerugian ratusan porsi setiap hari karena pelanggan tak bayar. Ternyata, sampai sekarang kondisi itu masih terus terjadi.

Kopi Klotok Jogja memang punya ciri khas sistem pembayaran di akhir. Selain itu, model warung makan ini prasmanan dan areanya cukup lapang sehingga pengawasan sulit dilakukan. Hal tersebut meski berisiko membuat pelanggan “nakal” tidak membayar, namun tetap dipertahankan.

Iklan

Pada Rabu (2/8/2023) lalu, Manajer Kopi Klotok Prita Damayanti mengungkapkan bahwa item yang paling sering hilang di antaranya lauk telur, ayam, ikan pindang, dan tempe. Ia mengakui kondisi itu sebenarnya sudah warungnya alami beberapa tahun terakhir.

“Kemarin Selasa saja dari kurang lebih 1.400 telur yang keluar, yang masuk kasir hanya 1.000 saja,” terangnya santai.

Enam bulan berselang, tepatnya pada Selasa (5/3/2024), Mojok kembali menyambangi Kopi Klotok Jogja. Meski bukan akhir pekan maupun hari libur, warung ini penuh pelanggan. Bahkan, deretan bus pariwisata dari luar daerah tampak di area parkir.

Demi bisa makan di warung ini, pengunjung yang banyak datang dari luar daerah rela antre. Selain itu, banyak juga pelanggan asal Jogja dari berbagai kalangan termasuk mahasiswa.

Pelanggan Kopi Klotok lupa bayar hingga anak kos sengaja kabur masih terus terjadi

Prita yang Mojok jumpai di gerai Omah Bakpia milik Kopi Klotok, memaparkan bahwa keviralan tak membuat kasus pelanggan makan tanpa bayar hilang. Sampai sekarang, masih sering ada puluhan item makanan keluar tanpa terdeteksi.

“Masih ada. Kalau kami lihat sih memang nggak sebanyak dulu yang sampai ratusan, kalau sekarang puluhan yang hilang masih ada,” katanya.

Selain yang sengaja tidak bayar, sebenarnya Prita mengamati banyak juga pelanggan Kopi Klotok yang benar-benar lupa detail jumlah pesanan. Pasalnya, melihat menu prasmanan kadang membuat pelanggan kalap mengambil sepuasnya.

kopi klotok jogja.MOJOK.CO
Suasana di Kopi Klotok Jogja (Hammam/Mojok.co)

Menurutnya, pelanggan dari kalangan wisatawan yang datang rombongan menggunakan bus justru lebih mudah termonitor. Pasalnya, pasti ada team leader yang mengkoordinir jumlah pesanan secara jelas.

“Mungkin yang hilang itu ya anak kos. Ya anak kuliahan itu uang jajannya berapa sih Mas. Kadang mereka memang nggak punya duit. Tapi sebenarnya lebih baik kan jujur saja,” ungkapnya.

Di balik kasus itu, sesekali ada transferan yang tiba-tiba masuk ke rekening Kopi Klotok. Prita yakin bahwa itu sebenarnya dari pelanggan yang lupa atau sebelumnya sengaja tidak bayar.

Baca halaman selanjutnya…

Modus pelanggan nakal, dari kode “Rumah Nenek” sampai “Pengajian”

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 7 Maret 2024 oleh

Tags: JogjaKopi KlotokKulinerMahasiswawisata
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Biaya kos, kisah mahasiswa.MOJOK.CO
Sekolahan

Bertahan di Kos Tanpa Jendela yang Berisik dan Sepanas Oven, Semua Demi Ngirit dan Lolos Ancaman DO Kampus

30 Juli 2026
Kos 150 Ribu di Jogja Saksi Perjuangan Lolos SNBT, Rela Mandi Air yang Bikin Gatal Demi PTN Impian.MOJOK.CO
Sekolahan

Kos 150 Ribu di Jogja Saksi Perjuangan Lolos SNBT, Rela Mandi Air yang Bikin Gatal Demi PTN Impian

29 Juli 2026
Usaha jasa kebersihan, Ready Clean Jogja sampai ke Turki. MOJOK.CO
Sosok

Berawal dari Kegabutan dan UMK Jogja yang “Ngenes”, Kini Mampu Kirim Pegawai ke Turki agar Gelar Sarjana Tak Sia-sia

28 Juli 2026
Nikahkan anak di Lapas Wirogunan Yogyakarta. MOJOK.CO
Kabar

Penuhi Tanggung Jawab sebagai Ayah, Seorang Napi Nikahkan Putrinya di Lapas Wirogunan Jogja

28 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mahasiswa KKN UGM dan LPS berkolaborasi hadirkan edukasi literasi keuangan di desa terluar Mentawai MOJOK.CO

Literasi Keuangan untuk Desa Terluar di Mentawai: Jadi Bekal Masyarakat Desa Hadapi Ragam Persoalan Finansial

10 Agustus 2026
Lomba Agustusan di desa jadi toxic dan merusak moral anak muda gara-gara paparan kreator konten di media sosial MOJOK.CO

Lomba Agustusan di Desa Jadi Toxic dan “Merusak” Anak Muda karena Terpapar Konten Kreator, Tidak Seasyik Dulu

8 Agustus 2026
Hyrox. MOJOK.CO

Panduan Selamat sebelum Menjajal Hyrox agar Nggak Celaka: Dari Latihan Angkat Beban sampai Tips Punya Asuransi Jiwa

9 Agustus 2026
Pengamen di Jalan Malioboro Jogja kayak orang malak MOJOK.CO

Saya Jauh Lebih Rispek ke Pengamen Lampu Merah di Jogja daripada Pengamen Malioboro karena Dua Alasan

6 Agustus 2026
Ibu Kimpul Mengingatkan Kita bahwa Ketahanan Pangan Bukan Hanya Urusan Beras MOJOK.CO

Ibu Kimpul Mengingatkan Kita bahwa Ketahanan Pangan Bukan Hanya Urusan Beras

10 Agustus 2026
Derita jadi topping tongkrongan: niat bergaul biar tidak dicap nolep, tapi sering tidak dianggap saat nongkrong MOJOK.CO

Serba-serbi Jadi Topping Tongkrongan: Ikut Nongkrong biar Tak Dicap Nolep, Cuma Jadi Pelengkap dan Tak Dianggap

4 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.