Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Pertama Kali ke Jogja di Usia 55 Saat Temani Anak UTBK UGM, Kisah Haru Orang Tua dari Tangerang Selatan

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
2 Mei 2024
A A
ortu temani anak utbk di ugm jogja.MOJOK.CO

Ilustrasi orang tua dari Tangerang Selatan yang temani anak UTBK UGM (Ega/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Perjuangan calon mahasiswa dan orang tua yang setia mendampingi hadir di UGM selama masa UTBK. Seperti sepasang suami istri dari Tangerang Selatan yang menemani anaknya bontotnya. Ternyata, mereka baru pertama kali ke Jogja di usia yang sudah 50 tahunan.

***

Sesi UTBK sedang berlangsung saat saya tiba di kawasan sekitar Perpustakaan UGM, Kamis (2/5/2024) sekitar jam setengah 10 pagi. Deretan kursi dan gazebo yang berada di bawah rindang pepohonan tampak penuh ditempati orang-orang tua atau kerabat yang mendampingi peserta tes.

UTBK gelombang pertama berlangsung pada 30 April dan 2-7 Mei. Di Jogja, tempat pelaksanaan tes ada di UGM, UNY, dan ISI.

Tahun lalu, saat menyambangi pelaksaan tes yang sama saya menemukan berbagai kisah ketulusan orang tua menemani anaknya yang sedang mengejar mimpinya masuk perguruan tinggi impian. Dulu, ada orang tua jauh dari Ngawi ke Jogja.

Kini, mata saya berpendar ke berbagai arah untuk mengamati para pendamping yang sedang menunggu anaknya dan menemukan sepasang suami istri yang menarik perhatian saya. Ketimbang para pendamping lain, mereka berdua yang duduk di gazebo tampak membawa banyak sekali barang bawaan. Ada dua tas besar beserta beberapa kantong bekal dan belanjaan.

Saya lantas menghampiri mereka berdua yang ternyata jauh-jauh datang dari Ciputat, Tangerang Selatan. Sepasang suami istri ini bernama Indra (55) dan Wiwi (53), yang menemani anak bontotnya yang ingin masuk Jurusan Sastra Indonesia UGM.

Setelah memperkenalkan diri dan menjelaskan maksud saya, tiba-tiba Indra berujar, “Ini pertama kalinya kami ke Jogja,” katanya.

Saya lantas mengeluarkan ekspresi ragu. Indra lalu mengulurkan tangannya untuk salaman. Tanda kesungguhan pernyataan yang ia lontarkan.

Lama ingin ke Jogja, baru kesampaian saat menemani anaknya UTBK

Ketiganya berangkat menggunakan kereta pada Selasa (30/4/2024) pukul 11 malam. Sampai di Jogja jam 7 pagi.

“Setelah itu kami langsung ke UGM buat survei lokasi tes-nya. Biar lega,” kata Indra.

orang tua dari tangerang selatan temani anaknya utbk ugm.MOJOK.CO
Sepasang suami istri yang temani anaknya UTBK di UGM (Hammam/Mojok.co)

Mereka datang dari Tangerang Selatan bahkan tanpa mempersiapkan penginapan. Sesampainya di Jogja, baru Indra menghubungi salah satu temannya yang tinggal di Sleman.

“Pokoknya nekat aja lah. Dia tanya nginap di mana, saya bilang belum cari, akhirnya kami ditawari untuk bermalam di rumah mereka,” ujarnya.

Jika tidak ditawari temannya, Indra mengaku bisa mencari tempat mana saja untuk sekadar bermalam. Bisa masjid atau tempat lain yang terjangkau.

Iklan

“Dari dulu ya penasaran tentang UGM dan ke Jogja. Pengin kuliah di sini lah pasti dulu tapi nggak bisa. Ya semoga rezekinya anak saya,” timpal Wiwi.

Mereka mengaku mengupayakan yang terbaik untuk anak perempuan yang hari itu UTBK di UGM. Dua kakaknya, dulu memang sempat kuliah, tapi tidak di kampus yang mereka impikan karena harus studi sambil bekerja.

Baca halaman selanjutnya…

Sempat ragukan anak kuliah Jurusan Sastra Indonesia, tapi melihatnya giat belajar jadi luluh

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 21 Mei 2024 oleh

Tags: Jogjatangerang selatanUGMUTBK
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, akan beri pendampingan korban daycare Little Aresha dan akan lakukan sweeping MOJOK.CO
Aktual

Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

27 April 2026
Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik MOJOK.CO
Pojokan

Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik, Membuat Derak Roda Ekonomi Bergerak ke Seluruh Pelosok DIY

26 April 2026
Dugaan penganiayaan anak di daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Jogja MOJOK.CO
Aktual

Hancur Hati Ibu: Amat Percaya ke Daycare LA Jogja dan Suka Kasih Tip ke Pengasuh, Anak Saya Justru Dibuat Trauma Serius

25 April 2026
Tips Makan Soto Bening Jogja bagi Para Pendatang yang Selalu Gagal Menikmatinya Mojok.co
Pojokan

Tips Makan Soto Bening Jogja bagi Para Pendatang yang Selalu Gagal Menikmatinya

24 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dugaan penganiayaan anak di daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Jogja MOJOK.CO

Hancur Hati Ibu: Amat Percaya ke Daycare LA Jogja dan Suka Kasih Tip ke Pengasuh, Anak Saya Justru Dibuat Trauma Serius

25 April 2026
Keresahan Ibu-Ibu Usai Terbongkarnya Kasus Daycare Little Aresha: Gaji Ortu Semungil itu Harus Berhadapan dengan Absennya Negara dan Sesama WNI Jahat MOJOK.CO

Keresahan Ibu-Ibu Usai Terbongkarnya Kasus Daycare Little Aresha: Gaji Ortu Semungil itu Harus Berhadapan dengan Absennya Negara dan Sesama WNI Jahat

27 April 2026
pekerja perempuan.MOJOK.CO

Dilema Pekerja Perempuan: Upah Murah “Dilegalkan”, Sementara Biaya Daycare Tak Terjangkau

1 Mei 2026
UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang.MOJOK.CO

UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang

27 April 2026
Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya.MOJOK.CO

Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya

30 April 2026
Beri tip ke driver ojol. MOJOK.CO

Kasih Tip Rp5 Ribu ke Driver Ojol Tak Bikin Rugi tapi Bikin Hidup Lebih Bermakna di Tengah Situasi Hidup yang Kacau

28 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.