Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Anak Muda Kerja di Jogja Gajinya 2x UMR Jakarta Belum Cukup karena Tuntutan Hidup Tinggi, Menikah Pun Takut

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
8 Maret 2024
A A
kerja di jogja gaji umr jakarta.MOJOK.CO

Ilustrasi kerja Jogja gaji Jakarta (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kata orang, kerja di Jogja dengan gaji UMR Jakarta adalah impian. Nyatanya, beberapa narasumber Mojok yang bergaji jauh lampaui UMR Jakarta merasa belum tercukupi untuk penuhi kebutuhan, gaya hidup, apalagi menata masa depan di Jogja.

Beberapa waktu lalu, saya berjumpa dengan Mara (25) di sebuah kafe dekat UGM. Lelaki ini sehari-hari bekerja sebagai sales sebuah produk teknologi untuk bisnis food and beverages (FnB).

“Hari ini saja sudah keliling ke tiga kafe,” kelakarnya.

Bekerja sebagai sales sudah ia jalani sebelum lulus dari kuliah. Dulunya ia sempat berbisnis tapi berakhir bangkrut. Rama sadar bahwa kepiawaiannya memang berdagang, menjual sesuatu, tapi membangun bisnis kembali butuh modal sehingga ia pilih bekerja saja.

“Bingung kemampuanku apa lagi selain jualan. Kalau usaha sendiri, pernah ngerasain bangkrut. Akhirnya ya milih jadi sales,” ungkapnya terkekeh.

Lewat kerja di Jogja bidang penjualan, ia bisa mengantongi gaji yang bahkan melampaui UMR Jakarta. Sebenarnya, jika gaji pokok saja, memang tak sampai UMR Jakarta yang pada 2024 ini sebesar Rp5.067.381.

Mara misalnya, pernah dapat gaji dan komisi penjualan hingga Rp24 juta. Saat ia menunjukkan slip gaji itu, saya cuma bisa geleng-geleng kepala. Fresh graduate di Jogja bisa mengantongi pendapatan 10 kali lipat UMR merupakan hal yang lumaya

“Tapi itu ya pas penjualan lagi bagus-bagusnya. Cuma sekali aku bisa dapat di atas Rp20 juta,” tuturnya.

Namun, ia menuturkan bahwa rata-rata tanpa bonus sebesar itu pun gajinya bisa menyentuh UMR Jakarta. Melampaui UMR Jogja 2024 sebesar Rp 2.492.997.

Belum lulus kuliah, kerja di Jogja gajinya hampir 2x UMR Jakarta

Ada cerita lain dari Maman (25), bukan nama sebenarnya, yang juga sudah dapat gaji nyaris 2x UMR Jakarta. Padahal, saat ini kuliahnya belum lulus.

“Nggak lulus-lulus ya karena keenakan kerja,” ujarnya tertawa saat saya wawancari Jumat (8/3/2024).

Maman bekerja di bidang FnB sebagai kepala produksi. Karier ini ia rintis sejak masih awal kuliah, mengawali kerja di Jogja sebagai karyawan pelayan pelanggan. Namun, dengan cepat kariernya melesat. Pada Februari 2022 silam, ia menjadi kepala produksi.

Gajinya saat awal memang tidak sampai UMR Jogja. Namun, ada skema bonus yang hampir setara dengan gaji pokok.

Berlanjut, saat menjadi kepala produksi, meski gaji pokoknya hanya sedikit di atas UMR Jogja tapi bonusnya bisa lebih dari dua kali lipat dari itu. Artinya, Maman bisa mengantongi lebih dari 7 juta. Nominal yang lumayan besar untuk ukuran mahasiswa yang belum lulus kuliah.

Iklan

Meski dapat gaji di atas rata-rata orang kerja di Jogja, belum berkeluarga, tapi Maman mengaku merasa belum berkecukupan. Gaji yang sedikit lagi bisa dua kali lipat UMR Jakarta itu juga belum membuatnya berani mempersunting kekasih hatinya.

“Nikah itu jauh lebih repot, Bro. Banyak kebutuhan, kelihatannya memang banyak tapi ini belum cukup untuk kehidupan rumah tangga,” ujarnya terkekeh.

ilustrasi kerja di Jogja.MOJOK.CO
Ilustrasi pekerja di Jogja (Marten Bjork/Unsplash)

Gaya hidup, tuntutan pekerjaan, membuat terasa belum cukup

Gaji jauh lebihi UMR Jakarta itu, bagi Maman banyak tersedot untuk biaya kuliah juga membantu kebutuhan keluarga di rumah. Maklum, ia merupakan anak sulung.

Selain itu, ternyata sebagai karyawan dengan level cukup tinggi di bisnis FnB ia harus tampil necis. Tak heran, ia sering menganggarkan dana untuk memperbaharui outfitnya.

“Belum lagi, kalau menemani klien atau kenalan dari luar kota. Paling nggak, harus agak siap duit tambahan untuk traktir dan segala macamnya. Traktir makan, minimal Sushi Tei lah,” katanya.

Baca halaman selanjutnya…

Kebutuhan barang-barang yang harganya lebihi UMR Jogja

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 9 Maret 2024 oleh

Tags: kerja di jogjalowongan kerjaUMR Jakartaumr jogja
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Gaji Cuma 8 Juta di Jakarta Jaminan Derita, Tetap Miskin dan Stres MOJOK.CO
Cuan

Kerja di Jakarta dengan Gaji Nanggung 8 Juta Adalah “Bunuh Diri” Paling Dicari karena Menetap di Kampung Bakal Tetap Nganggur dan Miskin

19 Maret 2026
Sarjana (lulusan S1) susah cari kerja. Sekali kerja di Sidoarjo dapat gaji kecil bahkan dapat THR cuma Rp50 ribu MOJOK.CO
Urban

Ironi Sarjana Kerja 15 Jam Perhari Selama 3 Tahun: Gaji Kerdil dan THR Cuma 50 Ribu, Tak Cukup buat Senangkan Ibu

17 Maret 2026
Kerja Jakarta, Tinggal Bekasi Pulang Jogja Disambut UMR Sialan (Unsplash)
Pojokan

Kerja di Jakarta, Tinggal di Bekasi Rasanya Mau Mati di Jalan: Memutuskan Pulang ke Jogja Disambut Derita Baru Bernama UMR Jogja yang Menyedihkan Itu

16 Maret 2026
Pekerja Jakarta vs pekerja Jogja yang slow living
Urban

Sebagai Pekerja Jakarta yang Terbiasa Kerja “Sat Set”, Saya Nggak Nyaman dengan Etos Orang Jogja yang Terlalu Santai

2 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa Mojok.co

Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Terlalu Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa

19 Maret 2026
Nasib selalu kalah kalau adu pencapaian untuk kejar standar sukses keluarga besar. Orientasinya karier mentereng dan gaji besar, usaha dan kerja mati-matian tidak dihargai MOJOK.CO

Nasib Selalu Kalah kalau Adu Pencapaian: Malu Gini-gini Aja, Sialnya Punya Keluarga Bajingan yang Tak Bakal Apresiasi Usaha

14 Maret 2026
Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali MOJOK.CO

Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 

17 Maret 2026
Sekolah penerima manfaat beasiswa JPD Pemkot Jogja

Beasiswa JPD Jadi Harapan Siswa di Jogja untuk Sekolah, padahal Hampir Berhenti karena Broken Home

17 Maret 2026
Ambisi beli mobil pribadi Toyota Avanza di usia 23 biar disegani. Berujung sumpek sendiri karena tetangga di desa cuma bisa iri-dengki dan seenaknya sendiri berekspektasi MOJOK.CO

Ambisi Beli Mobil Avanza di Usia 23 Demi Disegani di Desa, Berujung Sumpek karena Ekspektasi dan Tetangga Iri-Dengki

15 Maret 2026
Mahasiswa Pariwisata UGM Jogja belajar dari kepala suku di Raja Ampat, lebih dari ilmu kuliah

Mahasiswa UGM Belajar Kehidupan dari Kepala Suku di Raja Ampat, Merasa “Kecil” karena Ilmu di Kuliah Sebatas Teori tanpa Aksi Nyata

13 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.