Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Guru Honorer Nekat Lamar Pacar, Ditolak Mentah-Mentah Calon Mertua karena Gaji Cuma Rp300 Ribu, Kerja Lain Nggak Bisa

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
5 April 2024
A A
Cerita Guru Honorer Lulusan UNY yang “Dibunuh” Ekspektasi Orang Tua dan Warga Desa.MOJOK.CO

Ilustrasi - Cerita Guru Honorer Lulusan UNY yang “Dibunuh” Ekspektasi Orang Tua dan Warga Desa (Ega Fansuri/Mojol.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Seorang guru honorer muda di Gresik, Jawa Timur merana lantaran tertolak oleh calon mertua. Tidak lain tidak bukan karena gajinya sebagai guru honorer yang amat sangat memprihatinkan.

Terakhir kali saya bertemu Nahi* (nama samaran), seorang guru honorer muda di Gresik adalah pada awal Januari 2024 silam di Surabaya. Saat itu wajah Nahi tampak semringah. Dengar-dengar ia tengah berencana sowan rumah orang tua pacarnya untuk meminta restu membawa hubungan mereka ke jenjang yang lebih serius.

“Wani tenan. Padahal gajinya sebagai guru honorer cuma Rp300 ribu per bulan,” bisik teman Nahi pada saya waktu itu. Dengar-dengar dari temannya itu pula, Nahi yang merupakan sarjana PGSD di sebuah kampus negeri si Surabaya itu mengajar di sebuah SD di Gresik.

“Tapi orang tuanya punya tanah banyak sih. Punya toko juga. Aman lah,” sambung teman Nahi lagi.

Setelah tiga bulan berlalu pasca pertemuan tersebut, saya mencoba menghubungi Nahi. Pasalnya, belakangan tiap melihat caption-caption-nya di Instagram dan X, pemuda berusia 25 tahun itu sepertinya sedang galau berat.

“Nggak dapat restu calon mertua gara-gara profesiku sebagai guru honorer,” ungkap Nahi, Kamis (4/4/2024).

Terpaksa jadi guru honorer bergaji Rp300 ribu

Nahi lulus kuliah dan resmi wisuda pada November 2022 silam. Setelah lulus, ia menganggur cukup lama. Sehari-hari ia hanya di rumah saja.

Pilihan nganggur pun Nahi akui adalah karena keputusannya sendiri. Nahi mengaku setelah lulus kuliah itu ia kebingungan. Setiap kali iseng-iseng mencari info-info lowongan kerja di media sosial, ia merasa buntu.

“Aku orang yang nggak punya keterampilan. Loker-loker yang ada semuanya besar kemungkinan aku nggak bakal bisa mengerjakannya kalau keterima. Itu pun kalau keterima ya,” ungkap Nahi. Terlebih, menurut Nahi sendiri, ia adalah orang yang watak introvert, sulit jika harus bekerja secara tim.

“Yang menurutku aku sangat bisa cuma satu, ngajar,” ucap Nahi.

Guru Honorer Tertolak Calon Mertua MOJOK.CO
Ilustrasi guru honorer bergaji kecil. (Taylor Flowe/Unsplash)

Itulah kenapa kemudian Nahi memutuskan untuk menjadi guru honorer. Terdorong rasa malu lantaran menjadi sarjana yang nganggur lama, Nahi akhirnya memilih ngajar di sebuah SD di dekat rumahnya di Gresik, Jawa Timur.

Alasannya memilih mendaftar sebagai guru honorer di SD tersebut alih-alih di SMP atau SMA adalah karena faktor orang dalam. Saudara perempuannya ada yang mengajar di sana. Karena sudah jelas bakal keterima, Nahi pun tanpa pikir panjang memilih mengajar di sana.

“Dari awal sudah ada bocoran gaji cuma Rp300 ribu per bulan. Orang tua juga tahu. Tapi mereka terserah aku,” kata Nahi.

Pacar menerima apa adanya

Di SD itu juga Nahi bertemu dengan pacarnya, sesama guru honorer muda. Nahi merasa punya kecocokan dengan sang pacar, begitu juga sebaliknya. Hubungan mereka pun terjalin hingga satu tahun.

Iklan

Di penghujung 2023, sang pacar kemudian mengajak Nahi untuk berbicara serius perihal hubungan keduanya. Sang pacar meminta agar Nahi sowan ke rumah kedua orang tuanya.

“Pas ada obrolan itu, aku sudah mulai mikir jeru. Gimana mau ke arah serius, wong gajiku sebagai guru honorer aja habis buat beli paket internet dan bensin kok,” keluh Nahi.

Selama satu tahun menjadi guru honorer bergaji Rp300 ribu per bulan, Nahi sangat sadar dan mengakui kalau ia masih menjadi beban kedua orang tuanya. Bagaimana tidak, gaji Rp300 ribu yang Nahi terima dari SD di Gresik tempatnya mengajar tentu tak akan kuat hingga satu bulan. Seminggu saja bisa ludes.

Oleh karena itu, alih-alih memberi orang tua, Nahi masih sering meminta uang pada orang tuanya.

“Buat diri sendiri aja sangat kurang, apalagi buat bangun rumah tangga,” tutur Nahi.

Masih kata Nahi, sang pacar sebenarnya juga mempertimbangkan hal tersebut. Sang pacar sudah berpikir bahwa jika sudah ada komitmen untuk ke jenjang yang lebih serius, maka Nahi pun harus mencoba mencari pekerjaan lain dengan gaji yang lebih layak.

Namun, untuk saat itu, yang terpenting bagi sang pacar adalah Nahi harus ketemu dan kenalan dulu dengan orang tua sang pacar. Maka, direncanakanlah pertemuan itu pada Februari 2024 lalu.

Guru honorer tertolak calon mertua

Saat akhirnya sowan ke orang tua sang pacar itu, Nahi sudah menangkap kesan yang tidak enak. Orang tua sang pacar tampak tak menyambut Nahi dengan cukup hangat.

Sebelum pertemuan itu terjadi, sang pacar sudah memberi tahu pada orang tuanya tentang Nahi. Termasuk profesinya sebagai guru honorer di SD Gresik bergaji Rp300 ribu per bulan.

“Akhirnya aku tahu kalau orang tua pacarku nggak setuju. Menolak dengan pertanyaan basic, ‘Kalau nikah sama guru honorer, hidupmu bakal gimana?’,” beber Nahi. “Aku tahu itu setelah akhirnya aku deep talk sama pacarku”.

Hingga saat ini sebenarnya hubungan Nahi dan pacarnya masih berlanjut. Tentu secara backstreet karena mereka masih belum mengantongi restu.

Hanya saja, yang membuat Nahi menjadi tak nyaman adalah, sejak pertemuan itu sang pacar jadi makin sering mendesak Nahi untuk mencari pekerjaan lain selain sebagai guru honorer.

“Kadang lewat cara halus, kayak tiba-tiba ngirim info loker dari Instagram,” terang Nahi.

“Aku bukannya nggak mau cari kerjaan lain. Tapi sampai saat ini pun aku bingung, aku ngerasa nggak bisa apa-apa, nggak punya keterampilan apa-apa selain ngajar,” sambungnya nelangsa. Bertambah mumet dan nelangsa setelah Nahi tahu, belakangan orang tua sang pacar sudah menyiapkan jodoh untuk putri mereka: laki-laki yang jauh lebih mapan ketimbang Nahi.

Reporter: Muchamad Aly Reza
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA: Sarjana Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Lulus Cuma Jadi OB, tapi Gaji Bisa buat Sepelekan Guru Honorer

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

Terakhir diperbarui pada 7 April 2024 oleh

Tags: gaji guru honorergresikguru honorerJawa Timurloker gresiklowongan kerja gresikpilihan redaksi
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Reporter Mojok.co

Artikel Terkait

Luka perempuan pekerja Surabaya, jadi tulang punggung keluarga gara-gara punya kakak laki-laki tak guna MOJOK.CO
Ragam

Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna

17 Januari 2026
franz kafka, pekerja urban, serangga.MOJOK.CO
Ragam

Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

15 Januari 2026
alfamart 24 jam.MOJOK.CO
Ragam

Alfamart 24 Jam di Jakarta, Saksi Para Pekerja yang Menolak Tidur demi Bertahan Hidup di Ibu Kota

14 Januari 2026
nongkrong di kafe, jakarta selatan.MOJOK.CO
Ragam

Nongkrong Sendirian di Kafe Menjadi “Budaya” Baru Anak Muda Jaksel Untuk Menjaga Kewarasan

14 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo, Tak Cuan Bisnis Melayang MOJOK.CO

Dua Kisah Bisnis Cuan, Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo yang Membuat Penjualnya Menderita dan Tips Memulai Sebuah Bisnis

15 Januari 2026
Motor Honda Vario 150 2026, motor tahan banting MOJOK.CO

Honda Vario 150 2016 Motor Tahan Banting: Beli Ngasal tapi Tak Menyesal, Tetap Gahar usai 10 Tahun Lebih Saya Hajar di Jalanan sampai Tak Tega Menjual

15 Januari 2026
Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah

Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah

12 Januari 2026
Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026
nongkrong di kafe, jakarta selatan.MOJOK.CO

Nongkrong Sendirian di Kafe Menjadi “Budaya” Baru Anak Muda Jaksel Untuk Menjaga Kewarasan

14 Januari 2026
Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital: Harga RAM Makin Nggak Ngotak MOJOK.CO

Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal

16 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.