Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Cilandak Jakarta Selatan Daerah Elite tapi “Tak Aman”, Gaji di Bawah UMR buat Kredit Motor Langsung Hilang sebelum Sebulan

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
14 Mei 2025
A A
Nasib sial saat kerja di Cilandak Jakarta Selatan (Jaksel). Gaji buat kredit motor malah hilang MOJOK.CO

Ilustrasi - Nasib sial saat kerja di Cilandak Jakarta Selatan (Jaksel). Gaji buat kredit motor malah hilang. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Belum satu bulan sudah raib di Cilandak, Jakarta Selatan (Jaksel)

Tak lama kemudian, pada awal Maret 2020 pandemi memasuki Indonesia. Menyusul pembatasan-pembatasan mobilitas masyarakat. Termasuk di Jakarta Selatan.

Di masa-masa itu, karena masih serba tak pasti, Ibnu masih bertahan di Cilandak, Jakarta Selatan. Tempat kerjanya pun baru meliburkan sementara, sambil menunggu perkembangan situasi.

“Akhirnya kan lebih banyak di kos. Sekali keluar kos itulah jadi momen sial,” ucap Ibnu.

Suatu malam, dalam kondisi serba tak pasti itu, Ibnu dengan motor barunya keluar untuk mencari makanan. Beberapa warteg toh terpantau masih buka 24 jam meski hanya membolehkan pembeli untuk membungkus.

Belum juga berjalan jauh dari kos, dia sadar kalau dompetnya tertinggal di kamar. Alhasil, putar baliklah dia.

“Karena pikirku cuma ambil dompet aja, nggak lama, aku tinggal motor di luar. Nggak kunci setir. Tapi suasana di perkampungan kosku itu memang sepi. Larut malem, paling sudah pada tidur,” jelas Ibnu.

Tidak sampai satu menit Ibnu masuk kamar. Tapi saat keluar, dia terbelalak karena motornya sudah ada di tempat. Ibnu kalang kabut. Dia berlari dari ujung ke ujung, menyisir dari satu gang ke gang lain. Nihil. Dia langsung terduduk lemas.

Cilandak, Jakarta Selatan (Jaksel) memang incaran curanmor

Jika merujuk data dari Polres Metro Jakarta Selatan, Cilandak memang menjadi salah satu daerah rawan curanmor di Jaksel. Selain Srengseng Sawah, Pesanggrahan, Kebayoran Baru, Pasar Minggu, dan Setiabudi.

Sialnya, Ibnu baru tahu fakta tersebut usai kehilangan motor.

Pasca malam itu, Ibnu memang bercerita kepada para tetangga kosnya kalau motornya baru saja hilang. Respons para tetangga kos: sudah bertahun-tahun Cilandak memang menjadi incaran curanmor.

Maklum. Bagaimanapun, Cilandak termasuk daerah di Jaksel yang menjadi jujukan perantau luar daerah. Alhasil, populasi motor di daerah ini pun terbilang besar hingga menjadi sasaran empuk.

“Sejumlah warga menyarankanku lapor polisi. Tapi memang peresentase motor bakal kembali sangat kecil. Apalagi di sekitar motorku hilang nggak ada CCTV,” kata Ibnu.

“Tapi karena posisinya aku masih kredit kan, ya sudah aku lapor-lapor aja ke pihak-pihak terkait. Biar nggak bayar kedepan nggak bayar cicilan,” sambungnya.

Pindah tempat di Jaksel tapi sama aja

Kini Ibnu sudah tidak di Cilandak lagi. Sejak 2023 lalu dia pindah kerja ke Kebayoran Baru.

Iklan

Namun, masalah serupa kembali dia temui. Kabayoran Baru—karena menjadi salah satu titik perputaran ekonomi di Jaksel—juga menjadi sasaran empuk aksi curanmor. Khususnya di Kelurahan Gandaria Utara dan Petogogan. Hal ini sebagaimana disebut juga dalam laporan Polsek Metro Kebayoran Baru.

“Sampai saat ini masih di Kebayoran Baru. Waswas juga kalau kehilangan motor lagi. Itulah yang maksud, ternyata kawasan seelite Jaksel menyimpan sisi aksi kriminalitas yang meresahkan,” tutup Ibnu.

Penulis: Muchamad Aly Reza
Editor: Ahmad Effendi

BACA JUGA: Kerasnya Johar Baru Jakarta Pusat: Orang Tinggal di Kos Peti Mati demi Bertahan Hidup. Tidur Bareng Kecoa, Lalat Hijau, dan Bau Busuk atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

 

 

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 15 Mei 2025 oleh

Tags: cilandakjakarta selatanJakselumr jaksel
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Reporter Mojok.co

Artikel Terkait

nongkrong di kafe, jakarta selatan.MOJOK.CO
Ragam

Nongkrong Sendirian di Kafe Menjadi “Budaya” Baru Anak Muda Jaksel Untuk Menjaga Kewarasan

14 Januari 2026
Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO
Kuliner

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026
Kemang, Saksi Bisu Kepura-puraan Perantau Jawa: Rela Ngomong “Lu-Gue” hingga Paksa Selera Musik demi Bisa Bergaul di Jaksel MOJOK.CO
Ragam

Kemang, Saksi Bisu Kepura-puraan Perantau Jawa: Rela Ngomong “Lu-Gue” hingga Paksa Selera Musik demi Bisa Bergaul di Jaksel

6 Januari 2026
Omong Kosong Pemuja Hujan Musuh Honda Beat dan Vario MOJOK.CO
Otomojok

Pemuja Hujan di Bulan Desember Penuh Omong Kosong, Mereka Musuh Utama Pengguna Beat dan Honda Vario

27 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mohammad Zaki Ubaidillah, dari Sampang, Madura dan langkah wujudkan mimpi bulu tangkis di Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan Jakarta MOJOK.CO

Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan

19 Januari 2026
Akhir pekan indah di pusat Jakarta. Ajak bapak pertama kali nonton bulu tangkis langsung di Istora Senayan (Daihatsu Indonesia Masters 2026) MOJOK.CO

Akhir Pekan Indah di Pusat Jakarta: Ajak Bapak Pertama Kali Nonton Bulu Tangkis di Istora, Obati Kesepian di Masa Tua

24 Januari 2026
Jembatan Persen di Gunungpati, Semarang, dari kayu menjadi baja dan bercor beton MOJOK.CO

Jembatan Persen di Gunungpati Semarang, Dari Kayu Jadi Bercor Beton berkat Aduan “Solusi AWP”

24 Januari 2026
5 Motor Honda yang Sebaiknya Tidak Diproduksi dan Tidak Pernah Ada, Kepikiran pun Harusnya Tidak

5 Motor Honda yang Sebaiknya Tidak Diproduksi dan Tidak Pernah Ada, Kepikiran pun Harusnya Tidak

25 Januari 2026
senar raket. mojok.co

Indonesia Masters 2026 Jadi Tempat Merawat Kenangan Keluarga, Rela Cuti Kerja demi “Napak Tilas” Mendiang Ayah di Istora

21 Januari 2026
CCTV Jogja yang Lengkap dan Bisa Diandalkan Bikin Iri Orang Sleman Mojok.co

CCTV Jogja yang Lengkap dan Bisa Diandalkan Bikin Iri Orang Sleman

25 Januari 2026

Video Terbaru

Zainal Arifin Mochtar Bukan Guru Besar Biasa!

Zainal Arifin Mochtar Bukan Guru Besar Biasa!

21 Januari 2026
Menjemput Air dari Gua Jomblang dan Menata Ulang Hidup di Gendayakan

Menjemput Air dari Gua Jomblang dan Menata Ulang Hidup di Gendayakan

20 Januari 2026
Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Gua Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayakan

18 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.