Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Alasan Bus Sumber Selamat Tetap Jadi Andalan meski Ugal-ugalan, Orang yang Naik Punya Siasat biar “Aman” karena Celaka Mengancam Kapan Saja

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
24 April 2025
A A
Posisi duduk di bus Sumber Selamat PO Sugeng Rahayu menentukan rasa aman jika sopir ugal-ugalan MOJOK.CO

Ilustrasi - Posisi duduk di bus Sumber Selamat PO Sugeng Rahayu menentukan rasa aman jika sopir ugal-ugalan. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Jangan naik bus Sumber Selamat di malam hari

Setelah pengalaman pertama naik bus Sumber Selamat malam hari, Muhlasin bersumpah tidak akan mengulanginya lagi. Sebab, di jam-jam malam bus PO Sugeng Rahayu ini justru seperti kesetanan.

Tidur pun rasa-rasanya tidak akan mempan untuk memangkas rasa takut. Pasalnya, bus yang mengguncang dan menggoyang penumpang jelas saja membuat penumpang tidak akan bisa tidur jenak.

“Belum lagi kalau misalnya emang bisa tidur, harus takut sama kemungkinan tas hilang,” beber Muhlasin.

Mojok pernah menulis betapa rawannya naik bus ini di malam hari. Karena lengah sedikit, barang berharga bisa lenyap.

Sebenarnya di siang hari pun sama rawannya. Akan tetapi, Muhlasin punya siasat untuk menjaga tasnya.

Biasanya dia akan mengambil kursi dekat jendela. Lalu dia akan menaruh tasnya di pojok untuk dijepit badan atau kakinya. Pokoknya jangan taruh tas di depan badan atau di atas bagasi. Itu masih menjadi ruang leluasa bagi pencuri.

Duduk di kursi depan adalah ide buruk

Bekerja di Solo, Naila (27) juga terbilang sering naik bus Sumber Selamat jika ingin pulang ke Madiun, jika memang kehabisan tiket murah kereta.

Dia sebenarnya beberapa kali melihat ada bus Mira di jalur selatan. Namun, setiap menunggu bus di Terminal Tirtonadi Solo, entah kenapa yang sering dia temui adalah bus Sumber Selamat.

“Naik Patas kayak eman aja. Wong cuma Solo-Madiun,” ujarnya.

Sejak kecil, Naila sangat suka duduk di kursi depan. Karena dari situ dia bisa melihat bagaimana cara sopir mengemudikan bus sekaligus melihat “pemandangan” lebih utuh dari kaca depan ketimbang jika melihatnya di jendela.

Akan tetapi, pengalamannya duduk di kursi depan bus dari PO Sugeng Rahayu membuatnya parno dengan kursi depan.

“Kan akhirnya melihat dengan jelas to bagaimana ugal-ugalannya sopir Sumber Selamat. Nggak heran jika orang yang duduk di depan mesti jejeritan. Bus ini sering banget mau nabrak,” tutur Naila.

Terlebih, Naila kerap menemukan berita—baik tertulis maupun video—laka lantas yang melibatkan bus Sumber Selamat. Bagian depan bus selalu tampak ringsek parah. Itu membuat Naila bergidik ngeri sehingga akhirnya memutuskan untuk tidak lagi duduk di bagian depan.

“Paling ngerasa tenang di tengah-tengah. Cuma akan kaget kalau ada yang jerit dari depan. Tapi seenggaknya nggak melihat langsung apa yang sedang terjadi di depan bus. Walaupun goyangan bus masih bikin agak deg-degan,” imbuhnya.

Iklan

Kenapa terus ugal-ugalan?

Banyak orang tentu penasaran, kenapa bus Sumber Selamat terus-menerus ugal-ugalan meski sering berakibat laka lantas? Mojok pernah menulisnya yang bisa dibaca di bagian BACA JUGA.

Hanya saja, uniknya, ada loh orang yang justru menikmati ugal-ugalannya bus Sumber Selamat. Misalnya, M. Mujib, seorang busmania asal Jogja.

Jika sedang ingin menyegarkan pikiran, dia kerap naik bus tersebut untuk merasakan sensasi kencangnya. Jika adrenalinnya terpacu, maka gairah hidupnya akan kembali.

Tapi bagaimanapun, ugal-ugalan di jalanan tidak bisa dibenarkan. Karena mengancam keselamatan banyak orang. Penumpang pun berhak melaporkan bus ke polisi atau PO-nya langsung jika merasa keselamatannya terancam akibat bus yang ugal-ugalan.

Penulis: Muchamad Aly Reza
Editor: Ahmad Effendi

BACA JUGA: Memahami Kondisi Sopir Bus Sumber Selamat, Terpaksa Ugal-ugalan di Jalan karena Terhimpit Banyak Persoalan atau liputan Muchamad Aly Reza lainnya di rubrik Liputan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 25 April 2025 oleh

Tags: bus sumber selamatbus surabaya jogjabusa jogja surabayasugeng rahayusumber selamat
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

User kereta api (KA) ekonomi naik bus Sumber Selamat: sebenarnya kursi lebih nyaman, tapi ogah tersiksa lebih lama MOJOK.CO
Sehari-hari

User Kereta Ekonomi Naik Bus Sumber Selamat karena Tak Ada Pilihan: Kursi Lebih Nyaman, Tapi Dibuat Hampir Pingsan

2 April 2026
User bus ekonomi Sumber selamat pertama kali makan di kantin kereta api. Termakan ekspektasi sendiri MOJOK.CO
Sehari-hari

User Bus Sumber Selamat Pertama Kali Makan di Kantin Kereta, Niat buat Gaya dan Berekspektasi Tinggi malah Berakhir Meratapi

25 Februari 2026
Bus ekonomi Mira, saksi perantau Surabaya nekat ke Jogja tanpa bekal apa-apa buat cari kerja. Tujuh jam menderita dengan kerandoman penumpang MOJOK.CO
Ragam

Naik Bus Mira karena Pengin Nikmati Perjalanan dengan Harga Murah, Malah Menderita karena “Keanehan” Penumpangnya

16 Juni 2025
Bus Eka lebih baik ketimbang bus Sugeng Rahayu. MOJOK.CO
Ragam

Sama-sama Bus Patas dengan Harga Ekonomis, tapi Bus Eka Lebih Menjamin Keselamatan Saya dibandingkan Sugeng Rahayu

10 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sisi Gelap Orang Tua Hebat: Hasilkan Generasi Rapuh yang Lembek Hadapi Kerasnya Dunia MOJOK.CO

Sisi Gelap Orang Tua Hebat: Hasilkan Generasi Rapuh yang Lembek Hadapi Kerasnya Dunia

8 Juni 2026
Salah paham terhadap paket intimate wedding di wedding organizer (WO) MOJOK.CO

Salah Paham pada Paket Intimate Wedding di WO: Dikira Tekan Biaya padahal Bisa Tetap Mahal, Karena Intimate dan Biaya Itu Dua Hal Berbeda

4 Juni 2026
Derita Bisnis Laundry: Cuan 15 Juta Hilang karena Kebodohan MOJOK.CO

Pengalaman Bisnis Laundry yang Cukup Menyedihkan, Berharap Cuan Besar 15 Juta per Bulan tapi Cuma Dapat 3 Juta: Boncos karena Kebocoran-Kebocoran Sepele

4 Juni 2026
Organisasi Nahdlatul Ulama (NU) perlu menghidupkan kembali adab yang selama ini menjadi ciri khas pesantren, tidak cukup perbaikan sistem MOJOK.CO

NU Perlu Hidupkan Tata Krama Organisasi di Tengah Dinamika yang Semakin Kompleks, Perbaikan Sistem Saja Tak Cukup

7 Juni 2026
Dhia Hana Putri Saraswati mahasiswa Umsura dan Unair. MOJOK.CO

Kena Mental Kuliah di Umsura dan Unair Sekaligus, Puluhan Kali Ingin Menyerah tapi Kuat karena Ajaran Muhammadiyah

5 Juni 2026
Sejumlah titik ruas jalan rusak di Jawa Tengah (Jateng) dapat perbaikan di 2026 MOJOK.CO

Jalan Rusak di Jawa Tengah Dapat Perbaikan di 2026: Rusak Berat Diprioritaskan, Pengerjaan Dilarang Asal-asalan

5 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.