Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Tantangan Mahasiswa BINUS bikin Cerita Bergambar Soal Kehidupan Sehari-hari Anak Papua dan Guru Relawan

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
8 Januari 2026
A A
literasi rendah di Papua dan upaya mahasiswa BINUS. MOJOK.CO

ilustrasi - budaya membaca di Papua. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Tak mudah bagi Valencia Yolanda, mahasiswa BINUS dan Mama Yunne, guru relawan di Papua untuk meningkatkan literasi pada anak-anak. Meski begitu, mereka percaya literasi yang bagus dapat membuat masa depan anak-anak Papua lebih baik.

***

Iklan

Mama Yunne masih semangat menjemput anak-anak ke Rumah Baca dengan perahunya tiap pukul 14.00 WIT. Tak jarang, ia harus menggunakan uang pribadinya untuk membeli bahan bakar perahu. Hal itu dilakukannya selama 12 tahun terakhir guna mendampingi anak-anak di perkampungan Kabupaten Jayapura, Papua agar terampil membaca dan menulis.

Sebagai salah satu pendamping Rumah Baca yang merupakan program kerjasama Yayasan Wahana Visi Indonesia (WVI) dengan masyarakat sekitar, Mama Yunne berharap anak-anak bisa bermain dan belajar materi berupa literasi dan numerasi.

“Mama mau lakukan ini karena sesuai dengan panggilan. Hati Mama sudah menyatu dengan anak-anak. Kalau bukan Mama, siapa lagi. Mama senang bisa ikuti susah-senang bersama anak-anak,” tuturnya dilansir dari laman resmi WVI dikutip Kamis (8/1/2026).

Rilis puluhan buku tiap tahun

Mama Yunne sadar tantangan literasi jadi salah satu persoalan serius di Papua. Data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2024 mencatat tingkat literasi Papua baru mencapai 47,57 persen. Angka itu menunjukkan kesenjangan yang perlu segera diatasi. Sebab Mama Yunne yakin, literasi bisa meningkatkan kualitas hidup anak-anak di Papua. 

WVI. MOJOK.CO
WVI bersama dengan JIU dan BINUS dalam program Buku Cerita Anak Papua Jilid 2. (Sumber: WVI)

Guna meningkatkan literasi, WVI telah merilis “Buku Baca Cerita Anak Papua Jilid 1” di tahun 2024. Saat itu, mereka berhasil menghasilkan 10 buku kontekstual Papua. Di mana penulisnya adalah pengajar dan pendamping masyarakat Papua yang memahami konteks kehidupan anak secara langsung, sehingga cerita terasa relevan, kreatif, dan dekat.

Di tahun ini, WVI kembali meluncurkan “Buku Baca Cerita Anak Papua Jilid 2” yang berisi 24 buku cerita anak bekerjasama dengan beberapa universitas termasuk BINUS. Sebanyak 1.080 eksemplar buku cerita akan hadir pada 45 rumah baca dampingan WVI di Papua untuk anak-anak, serta guru relawan setempat. 

Resource Development & Communications Director WVI, Asteria Aritonang berharap “Buku Baca Cerita Anak Papua Jilid 2” dapat merefleksikan budaya, nilai, dan kehidupan sehari-hari anak Papua. Ia percaya jika setiap anak berhak belajar dengan baik dan bermimpi.

“Kolaborasi ini menjadi bagian dari solusi atas tantangan akses buku bacaan bagi mereka. Bukan hanya bacaan yang menarik dan kreatif, namun juga relevan serta dekat dengan kehidupan anak-anak Papua,” ujar Asteria Aritonang. 

Cerita yang kontekstual dan dekat dengan budaya Papua

Dalam rilis “Buku Baca Cerita Anak Papua Jilid 2” tahun 2025, WVI juga bekerjasama dengan Teach for Indonesia BINUS University, Jakarta International University (JIU), dan Universitas Pelita Harapan (UPH). Mereka membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk terlibat sebagai student volunteer yang tergabung dalam komunitas Kind Circle (KinCcr). Lewat program tersebut mereka bisa berkontribusi sebagai penulis maupun ilustrator.

Salah satunya Valencia Yolanda. Mahasiswa BINUS itu berujar punya tantangan sendiri dalam menciptakan “Buku Baca Cerita untuk Anak Papua Jilid 2” terutama dalam menciptakan ilustrasi yang tepat.

Mahasiswa BINUS. MOJOK.CO
Valencia Yolanda, mahasiswa BINUS cerita soal tantangan yang ia hadapi. (Sumber: WVI)

“Ini jadi tantangan tersendiri buatku karena jarang melihat keseharian anak Papua secara langsung. Alhasil, aku harus memahami lebih dari sekadar teks, termasuk nilai dan budaya setempat,” kata Yolanda.

“Tapi aku bersyukur bisa menyelesaikan dua buku cerita. Aku berharap ilustrasi ini dapat mendekati gambaran dari budaya Papua, serta mampu meningkatkan minat baca anak-anak,” lanjutnya.

Deputy Head of New Media Program BINUS Liliek Adelina Suhardjono berujar kerjasama ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk berkarya. Ia berharap semakin banyak kaum muda yang terlibat dalam gerakan literasi.

“Tanpa program ini, mahasiswa kami tidak memiliki kesempatan untuk berkontribusi langsung sebagai student volunteer KinCcir WVI. Inilah ruang berharga bagi mereka untuk berkarya dan bekerja nyata bagi Papua,” kata Liliek.

Melalui inisiatif ini, WVI bersama dengan BINUS, UPH, dan JIU berharap dapat memperkuat budaya literasi dan mendukung anak-anak Papua tumbuh menjadi generasi yang percaya diri, cakap, dan bangga akan budayanya.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Iklan

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Kisah Alumnus Polinema Ajak Ibu-ibu Rumah Tangga “Menyulap” Tempe hingga Mencari Hibah Sampai ke Hongkong atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 9 Januari 2026 oleh

Tags: BINUSbudaya membacabuku anakliterasiPapuatingkat literasi
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Gen Z, membaca, buku.MOJOK.CO

Gen Z di Indonesia, Generasi Paling Aktif Membaca tetapi Paling Tak “Terliterasi”

24 Juni 2026
Tingkatkan literasi dengan baca buku. MOJOK.CO

Cerita Sebuah Keluarga Membangun Kebiasaan Membaca Saat Orang Lain Berubah Menjadi “Phubbing”

11 Juni 2026
Edi Dimyati, alumnus Unpad yang mendirikan perpustakaan di Jakarta Timur. MOJOK.CO

Sering Dikira Montir sampai Petugas Pertamina, Lulusan Unpad Ini Sebetulnya Punya Perpustakaan Gratis di Pinggiran Sungai Jakarta Timur

10 Juni 2026
Mengajar di Wamena: Dari Perang Suku hingga Jalan Kaki 7 Hari demi Menjadi Sarjana

Mengajar di Wamena: Dari Perang Suku hingga Jalan Kaki 7 Hari demi Menjadi Sarjana

10 Juni 2026
papua.MOJOK.CO

Hutan Papua Tak Baik-baik Saja, Terancam Hilang Imbas Pembukaan Lahan Besar-besaran

23 Mei 2026
papua.MOJOK.CO

Harga yang Harus Dibayar dari Pembangunan di Papua: Hutan Rimbun Diratakan Alat Berat, Alam dan Masyarakat Adat Terancam

3 Mei 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

ilustrasi ketua pemuda

Jabatan Ketua Pemuda di Kampung itu Gagah, Tapi Ngenes Karena Dianggap Bisa Menyelesaikan Semua Masalah

20 Agustus 2026
Warga Yogyakarta Bisa Perbarui Desil yang Tak Sesuai Data secara Mandiri Lewat Aplikasi. MOJOK.CO

Warga Yogyakarta Bisa Perbarui Desil yang Tak Sesuai Data secara Mandiri Lewat Aplikasi

21 Agustus 2026
Karhutla Kalimantan: Permohonan Maaf kepada Anak-Cucu Sebab Warisan Satu-satunya adalah Asap dan Abu MOJOK.CO

Karhutla Kalimantan: Permohonan Maaf kepada Anak Cucu Sebab Warisan Satu-satunya adalah Asap dan Abu

24 Agustus 2026
Gelandang Timnas Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi Ayla Dva Khala Ahisma, Kepala Timnas Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi Timo Scheunemann, Pelatih Kepala Timnas Putri U-16 Thailand Thidarat Wiwasukhu dan Kapten Timnas Putri U-16 Thailand Kawinthida Kukintod.

Di Lapangan Jadi Lawan, di Luar Jadi Teman: Ayla Bertukar Kaos, Kapten Thailand Bertukar Medsos

23 Agustus 2026
Srikandi Fair dan Berkah Timnas Putri Indonesia bagi Pedagang Kudus: Ayam Geprek Habis Sebelum Waktunya MOJOK.CO

Srikandi Fair dan Berkah Timnas Putri Indonesia bagi Pedagang Kudus: Ayam Geprek Habis Sebelum Waktunya

23 Agustus 2026
Bakpia barangkali menjadi oleh-oleh khas Jogja yang biasa saja dan gitu-gitu aja. Tapi punya nilai sosial bagi perantau Jogja asal desa MOJOK.CO

Bakpia Jogja Memang Oleh-oleh Biasa dan Gitu-gitu Aja, Tapi Sangat Berharga buat Orang di Desa

22 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.