Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Panggung

Baby Boomers dan Gen X Beri Alasan Mengapa Mereka Menyukai Sheila on 7

Agung Purwandono oleh Agung Purwandono
3 Januari 2024
A A
Baby Boomers dan Gen X Beri Alasan Mengapa Mereka Menyukai Sheila on 7 MOJOK.CO

Ilustrasi Baby Boomers dan Gen X Beri Alasan Mengapa Mereka Menyukai Sheila on 7. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sheila on 7 membuktikan diri sebagai band lintas generasi. Bahkan generasi Baby Boomers yang usianya jauh di atas mereka pun sangat menyukainya. 

***

Puluhan ribu penonton di acara Swara Prambanan pasti sepakat, Sheila on 7 memuaskan mereka. Penampilan band asal Yogyakarta ini bukan hanya memberikan hiburan, tapi juga membawa mereka ke mesin waktu saat usia mereka masih anak-anak, remaja atau masa muda. 

Tidak sedikit penonton yang membawa stroller berisi balita di lapangan rumput Brahma Candi Prambanan. Banyak juga yang memboyong anggota keluarga untuk menonton band yang digawangi Akhdiyat Duta Modjo, Eross Candra, Adam Muhammad Subarkah, dan Bounty Ramdhan sebagai additional drumer. 

Gen X yang bernostalgia saat bulan madu dengan lagu-lagu Sheila on 7

Saya menemui keluarga Nunung (49) yang datang bersama istri dan kedua anaknya ke Yogyakarta dari Purwokerto, Jawa Tengh khusus untuk menonton Sheila on 7. Mereka berempat saya temui tengah lesehan di lapangan rumput usai pertunjukkan berakhir. 

Saya sempat menggoda Nunung, apakah boyok-nya aman selama pertunjukkan. “Amann. Lho saya datang dari jam dua mas, dari Jikustik sudah berdiri,” katanya tertawa. Nunung datang bersama istrinya Ninik (49) dan dua anaknya yang berusia 21 dan 18 tahun. 

“Kami datang secara khusus untuk Sheila on 7 dari Purwokerto. Ini konser live Sheila ke-3 yang saya tonton,” kata Nunung. 

Kedua anaknya juga sangat menyukai Sheila on 7. Bahkan anaknya yang berusias 18 tahun yang tergolong Gen Z juga sangat menyukai, bahkan kerap membawakan lagu Sheila saat main band bersama kawan-kawannya. 

“Saat Sheila muncul, kami mungkin bukan remaja lagi, tapi saat lagunya terdengar di radio, kami langsung suka. Bahkan jadi lagu bulan madu kami waktu itu,” kata Ninik menambahkan. 

Alasan Baby boomers menyukai Sheila on 7 MOJOK.CO
Puluhan ribu penonton memadati lokasi acaara Swara Prambanan yang menampilkan musisi asal Yogyakarta, termsuk Sheila on 7, Minggu (31/12/2023). (Agung P/Mojok.co)

Menurut Nunung, ia dan istrinya menikah tahun 1998. Saat itu lagu-lagu Sheila on 7 mulai terdengar di radio. “Saya masih ingat, kami bulan madu ke Tawangmangu. Nah, sepanjang perjalanan lagu-lagu Sheila on 7 mengiringi kami ke tempat bulan madu,” kata Nunung tertawa.

Salah satu alasan mereka suka dengan Sheila on 7 karena band tersebut tergolong ‘anak baik’. Itu mengapa, mereka senang saja dengan anak-anak mereka yang kemudian juga suka dengan Sheila on 7.

Baby Boomers yang jadikan Sheila on 7 role model

Satu rombongan keluarga lain yang menyatakan kecintaannya pada Sheila on 7 adalah keluarga Kusuma Prabandari atau Rita (59) yang datang secara khusus dari Jakarta. Ia datang bersama suaminya Akhabani (59), Katon (30), dan Rifqi (26). 

Ada tiga generasi di keluar Rita yang jadi penyuka Sheila, yaitu Baby Boomers, Milenial, dan Gen Z.

Keluarga ini merupakan penggemar Sheila on 7 sejak lama. “Tiga anak saya laki-laki, anak pertama namanya Audi, dia tidak ikut, tapi penggemar garis keras Sheila on 7 juga,” kata Rita. 

Iklan

Rita lahir hingga kuliah di Jogja. Namun, ketika Sheila on 7 lahir dan mulai terkenal, ia sudah berkarier di Jakarta. “Tahun 1996 itu saya sudah punya dua anak,” kata Rita tertawa. 

Meski tergolong generasi Baby Boomers tapi ia melihat Sheila on 7 layak jadi role model. “Dengar Sheila ya dari radio pas ngantar anak-anak sekolah. Sejak itu kami sekeluarga jadi penggemar Sheila on 7,” kata Rita yang sehari-hari bekerja sebagai praktisi grafologi. Ketika album Sheila keluar, ia membeli CD dan kasetnya. Ketika jalanan Jakarta sedang macet, lagu-lagu Sheila jadi teman perjalanan keluarganya. 

“Kalau saya dan suami itu kan generasinya Faris RM, tapi Sheila on 7 itu kami suka. Ada banyak yang kami kagum dari mereka. Bukan karena saya asli Jogja, tapi memang layak untuk digemari,” kata Rita. 

Ia dan keluarganya bahkan secara khusus datang ke Yogyakarta di acara Swara Prambanan untuk menonton Sheila on 7. “Saya tanya anak-anak, mau nggak nonton Sheila di Jogja. Merka bilang mau, jadi saya pastikan cari tiket Swara Prambanan dulu. Ketika sudah pasti dapat baru memutuskan ke Yogyakarta, makanya kami ke Yogyakarta naik mobil,” kata Rita. 

Baca halaman selanjutnya

Gen Z yang suka SO7 karena liriknya

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 4 Januari 2024 oleh

Tags: baby boomerspilihan redaksisheila on 7
Agung Purwandono

Agung Purwandono

Jurnalis di Mojok.co, suka bercocok tanam.

Artikel Terkait

Timnas Kongo dan Wajah Baru Kolonialisme di Sepak Bola Afrika.MOJOK.CO
Fragmen

Timnas Kongo dan Wajah Baru Kolonialisme di Sepak Bola Afrika

12 Juni 2026
pahlawan pertama di uang rupiah mojok.co
Kabar

Rupiah Melemah Bikin Kelas Menengah Makin Susah: Gaji Tak Kemana-mana, tapi Biaya Hidup Terus Melonjak

11 Juni 2026
Evakuasi anjing terbuang dari tangan para jagal di Jogja MOJOK.CO
Suara Bawah Tanah

Evakuasi Anjing Terbuang dari Operasi Senyap Para Jagal di Jogja, Kebal Intimidasi dan Caci Maki

10 Juni 2026
Ketika Hukum Mandul dan Sang Jenderal Jagal Terus "Menyangkal", Hantu Masa Lalu Datang Memberi Keadilan.MOJOK.CO
Seni

Ketika Hukum Mandul dan Sang Jenderal Jagal Terus “Menyangkal”, Hantu Masa Lalu Datang Memberi Keadilan

10 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Organisasi Nahdlatul Ulama (NU) perlu menghidupkan kembali adab yang selama ini menjadi ciri khas pesantren, tidak cukup perbaikan sistem MOJOK.CO

NU Perlu Hidupkan Tata Krama Organisasi di Tengah Dinamika yang Semakin Kompleks, Perbaikan Sistem Saja Tak Cukup

7 Juni 2026
Evakuasi anjing terbuang dari tangan para jagal di Jogja MOJOK.CO

Evakuasi Anjing Terbuang dari Operasi Senyap Para Jagal di Jogja, Kebal Intimidasi dan Caci Maki

10 Juni 2026
Jawa Tengah dan Bappenas bersinergi dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Pantura dan Pansela MOJOK.CO

Pembangunan Infrastruktur Pantura dan Pansela Jadi Prioritas karena Jateng Punya Banyak Potensi Ekonomi

9 Juni 2026
Edi Dimyati, alumnus Unpad yang mendirikan perpustakaan di Jakarta Timur. MOJOK.CO

Sering Dikira Montir sampai Petugas Pertamina, Lulusan Unpad Ini Sebetulnya Punya Perpustakaan Gratis di Pinggiran Sungai Jakarta Timur

10 Juni 2026
Godaan modifikasi motor Honda Vario 125 demi sinematik kebodohan soal harga jual di Facebook, berakhir jadi motor sampah dan jamet MOJOK.CO

Modifikasi Motor Honda Vario 125 Hasil Tabungan Ibu-Kakak demi Sinematik dan Kebodohan Harga Jual di FB, Berakhir Jadi Motor Jamet dan Sampah

7 Juni 2026
Meski tanpa sosok ayah (fatherless), tapi tidak hilang arah MOJOK.CO

Hidup Tanpa Sosok dan Peran Ayah Nyatanya Tak bikin Hilang Arah, Bisa Cari Arah Sendiri dan Malah bikin Orang Lain Iri

9 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.