Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan

Membedah Cara Kerja Obat Kolesterol yang Jadi Buruan Saat Iduladha: Kerjanya Cuma Menghambat, Bukan secara Ajaib Menghilangkan!

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
18 Juni 2024
A A
Membedah Cara Kerja Obat Kolesterol yang Jadi Buruan Saat Iduladha: Kerjanya Cuma Menghambat, Bukan secara Ajaib Menghilangkan!

Membedah Cara Kerja Obat Kolesterol yang Jadi Buruan Saat Iduladha: Kerjanya Cuma Menghambat, Bukan secara Ajaib Menghilangkan!

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sehati setelah Iduladha, kebanyakan orang mulai mengeluh dengan bau kambing, bosan rasa daging, serta yang utama, keluhan kolesterol mereka naik. Wajar saja, undangan nyate dan godaan gulai serta tongseng tak bisa begitu saja diabaikan. Obat kolesterol jelas saja jadi tujuan utama para manusia-manusia yang beringas menyantap daging kurban.

Alhasil, penjualan obat kolesterol jadi meningkat menjelang dan sesudah Iduladha. Nabial (30), salah satu apoteker yang tinggal di Jogja berkata ada dua obat yang jadi sasaran orang-orang menjelang Iduladha.

Iklan

“Kalau laku mungkin relatif sih mas. Cuman belakangan ini ada dua obat yang kayaknya masyarakat paham banget menjelang Iduladha. Simvastatin untuk kolesterol, sama amlodipin untuk tekanan darah.”

Nabial menjelaskan bahwa dua obat ini sebenarnya sudah umum dipakai oleh penderita hipertensi atau kolesterol tinggi. Umumnya pasien yang mendapat obat amlodipin direkomendasikan untuk diminum pagi. Nah, untuk simvastatin, itu untuk malam hari.

Saya tanya, kenapa simvastatin harus diminum malam hari. Nabial menjelaskan, pembentukan lemak itu ada pada malam hari, jadi kalau simvastatin tidak diminum saat malam hari, nggak ngefek. Fungsi simvastatin untuk menghambat proses pembentukan lemak.

Dilansir dari Alodokter, obat kolesterol simvastatin merupakan obat penurun kolesterol golongan statin. Statin sendiri adalah obat kolesterol yang digunakan untuk menurunkan kolesterol jahat atau LDL. Kerja simvastatin sendiri untuk menghambat enzim yang ada di hati untuk membentuk kolesterol.

Tak ada efek samping obat kolesterol yang mengerikan

Dua obat kolesterol ini, amlodipine dan simvastatin, pada dasarnya obat yang aman. Nabial menjelaskan, tak ada efek samping yang perlu jadi perhatian khusus atau mengerikan, kecuali ada penyakit penyertanya.

“Hal yang paling diperhatikan yaitu tadi, obat simvastatin diminum pada malam hari, karena, mekanisme kerjanya menghambat proses pembentukan.”

Hanya, untuk amlodipine, beda. Meski perbedaannya tak begitu bikin khawatir.

“ESO (efek samping obat) dari amlodipine yang sering terlaporkan itu bikin bengkak, karena mekanisme kerja dari amlodipine melebarkan pembuluh darah. Kalau secara teori bengkaknya sering terjadi di kaki, kenapa kaki, karena gravitasi.”

Nabial menjelaskan, ESO ini tidak pernah dia temui selama praktik. Cuma, dia menjelaskan kalau amlodipin dan simvastatin tidak bisa dikonsumsi bersamaan. Amlodipin bisa meningkatkan kadar simvastatin. Dan risikonya besar, yaitu kerusakan hati.

Nabial, lalu memberi sedikit catatan untuk obat kolesterol dua ini.

“Aku nggak merekomendasikan obat ini distok atau istilahnya obat jaga-jaga. Biar nggak melenceng kepalanya. Sebab, malah bahaya. Dua obat ini ada dosisnya, tiap dosis mewakili terapi yang berbeda-beda.”

Saran Nabial sebagai nakes, cara terbaik untuk tidak njepat saat Iduladha adalah tetap menjaga makan. Perbanyak serat, agar BAB tetap lancar dan tidak menderita. Selain memperlancar BAB, serat bisa menjaga kadar kolesterol. Tapi, yang paling utama, tetap kontrol makannya.

Iklan

Saya iseng nanya, apakah simvastatin bisa membuat kita segar bugar dalam semalam. Jawaban Nabial singkat dan tegas.

“Tentu tidak, Pak, hahaha.”

Daging kambing bukan setan

Di sisi lain, sebenarnya daging kambing tidak bikin kolesterol naik. Dokter Tirta, dalam kanal YouTube-nya menyebutkan bahwa justru daging kambing bisa menekan kolesterol. Yang bikin daging kambing berbahaya karena bumbu kecap yang berlebihan.

Dokter Tirta menyebutkan komponen garam dan kecap yang tinggilah yang jadi biang masalah. Bumbu yang berlebihan itulah yang bikin darah tinggi. Justru, daging kambing itu amat sehat, proteinnya tinggi. Bumbu gule, tongseng, tengkleng, dan semacamnya itulah yang bikin kolesterol dan darah tinggi.

Senada dengan nasihat dari Nabial, Dokter Tirta menyarankan untuk tidak berlebihan dalam mengonsumsi. Makanan berbumbu yang berlebihan berisiko tinggi untuk kesehatan.

“Segala sesuatu yang rasa-rasa itu risikonya tinggi. Kalau sudah tahu terlalu asin, ya jangan makan berlebihan. Kalau daging kambingnya malah sehat, proteinnya tinggi, malah melebihi dari sapi. Makanya saya biasanya makan sate kambing itu sate, ya terus nggak pake merica, pake kecap dikit deh. Lha kalau gule tongseng dah tau cara masaknya kan?”

Lagi-lagi garam

Prima (27), dokter yang sedang pendidikan ini juga punya pendapat senada dengan Tirta.

“Ngomong-ngomong soal daging kurban, konsumsi daging merah yang terus menerus dan berlebihan kemungkian bisa menimbulkan hipertensi serta penyakit kardiovaskular lainnya, misalnya stroke. Hal ini sebagian besar dikarenakan kandungan garam terutama natrium yang ditambahkan ketika mengolah dagingnya dan pemrosesan daging merah oleh tubuh.”

Meskipun begitu, Prima juga menambahkan risiko ini sangat bisa dikurangi dengan makan makanan lain yang tidak hanya berfokus pada daging merah, misalnya tambahan protein dari tumbuhan dan sayur-sayuran. Nah, sebagai peringatan, Anda bisa mengecek tekanan darah Anda lewat tensimeter otomatis yang bisa dibeli di online shop.

Jika belum punya, gejala-gejala seperti nyeri kepala, pusing, dan berdebar bisa menjadi tanda awal Anda menderita hipertensi, apalagi setelah barbar makan daging kurban, jelas Prima.

Reporter: Rizky Prasetya
Editor: Hammam Izzudin

BACA JUGA Jogja Gila Kambing: Jejak Rasa Ribuan Ton Daging yang Tak Kalah dengan Surakarta

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

Terakhir diperbarui pada 18 Juni 2024 oleh

Tags: daging kambingdarah tinggihipertensiiduladhaobat kolesterolsatesate kambing
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi beri hadiah sapi kurban usai salat Iduladha bersama warga penghuni Huntara di Tegal MOJOK.CO
Kilas

Salat Iduladha di Huntara Jatinegara Tegal: Hadiah Sapi 906 Kg dan Kebahagiaan di Tengah Situasi Sulit

27 Mei 2026
Salah paham pada kuliner sate karena terlalu miskin. Baru benar-benar bisa menikmatinya setelah dewasa untuk self reward MOJOK.CO
Kuliner

Salah Paham ke Sate: Kaget dan Telat Sadar kalau 1 Porsi Bisa buat Diri Sendiri, Jadi Self Reward Tebus Masa Kecil Miskin

31 Maret 2026
Sate Klatak Kasta Tertinggi Makanan Khas Jogja, Jauh Mengungguli Gudeg dan Bakmi Jawa yang Sering Dikeluhkan Manis Itu Mojok.co
Pojokan

Sate Klatak Kasta Tertinggi Makanan Khas Jogja, Jauh Mengungguli Gudeg dan Bakmi Jawa yang Sering Dikeluhkan Manis

12 Maret 2026
sate taichan.MOJOK.CO
Catatan

Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak

20 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Wisata air Rawa Pening, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah akan dikembangkan. Ada investasi dari Cilacap hingga Jepang MOJOK.CO

Rawa Pening Kabupaten Semarang bakal Jadi Wisata Unggulan Jateng, Tawarkan Rumah Makan Apung-Keramba

25 Juni 2026
Kisah pengusahaan binaan program UMiMAX dari Pertamina. MOJOK.CO

Kisah Para Ibu Jual Kopi Keliling usai Suami Kena PHK, Relakan “Cincin Terakhir” agar Anak Bisa Sekolah

26 Juni 2026
Perempuan-Perempuan Cilik Merawat Asa Timnas di Tengah Kekosongan Ekosistem Profesional, MLSC.mojok.co

Perempuan-Perempuan Cilik Merawat Asa Timnas di Tengah Kekosongan Ekosistem Profesional

30 Juni 2026
Gen Z, membaca, buku.MOJOK.CO

Gen Z di Indonesia, Generasi Paling Aktif Membaca tetapi Paling Tak “Terliterasi”

24 Juni 2026
Naik BYD Menyusuri Jalanan Jakarta Bikin Saya Jadi Kampungan MOJOK.CO

Pengalaman Menahan Rasa Penasaran di Dalam Kabin Mewah BYD demi Tidak Terlihat Kampungan ketika Menyusuri Jalanan Jakarta

30 Juni 2026
Menurut Pakar UGM, Pelatihan Dasar Militer (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah putih/KDMP) harus dievaluasi MOJOK.CO

Pelatihan Militer ke Manajer Kopdes Merah Putih Perlu Didesain Ulang, Harus Lebih Relevan dengan Tata Kelola Koperasi agar Tak Ada Korban Lagi

29 Juni 2026

Video Terbaru

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.