Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Sate Klatak Kasta Tertinggi Makanan Khas Jogja, Jauh Mengungguli Gudeg dan Bakmi Jawa yang Sering Dikeluhkan Manis

Kenia Intan oleh Kenia Intan
12 Maret 2026
A A
Sate Klatak Kasta Tertinggi Makanan Khas Jogja, Jauh Mengungguli Gudeg dan Bakmi Jawa yang Sering Dikeluhkan Manis Itu Mojok.co

Sate Klatak Kasta Tertinggi Makanan Khas Jogja, Jauh Mengungguli Gudeg dan Bakmi Jawa yang Sering Dikeluhkan Manis Itu (wikipedia.org)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Makanan khas Jogja cenderung manis. Keluhan itu sudah terlalu sering saya dengar dari wisatawan maupun pendatang. Tentu saya tidak menyalahkan lidah mereka, namanya juga selera. Saya justru ingin menawarkan alternatif makanan khas Jogja yang lebih mudah diterima di lidah banyak orang. Apalagi kalau bukan sate klatak. 

Bagi yang masih asing dengan kuliner ini, sate klatak adalah makanan dari Yogyakarta, tepatnya dari Bantul. Makanan ini mirip sate kambing, bedanya daging yang digunakan adalah daging kambing muda dan tusukannya berasal dari besi jeruji sepeda yang diluruskan. Biasanya, penyajian seporsi sate klatak ditemani dengan kuah semacam gulai yang gurih. 

Iklan

Lebih mending daripada Gudeg dan Bakmi Jawa

Menurut saya, Sate Klatak lebih mudah diterima lidah banyak orang daripada makanan Jogja lain seperti Gudeg dan Bakmi Jawa. Dua makanan itu memang punya kecenderungan cita rasa manis karena banyaknya bumbu yang digunakan. 

Sementara Sate Klatak berbeda. Cita rasa makanan ini cenderung gurih daripada manis. Maklum saja, bumbu yang digunakan hanya garam secukupnya. Walau bumbunya sederhana, rasa prengus daging kambing tidak terasa.

Itu mengapa peran penjual dalam mengolah daging bermain sangat besar dalam seporsi klatak. Rasa daging kambing yang nggak prengus dipadukan dengan kuah gulai yang gurih dan nasi akan terasa sangat nikmat. 

Selain rasa, Sate Klatak menawarkan pengalaman kuliner yang beda

Selain rasa, sate klatak menawarkan pengalaman kuliner yang unik. Di mana lagi kalian bisa merasakan makan sate yang tusuknya berasal dari jeruji besi sepeda yang dipipihkan/diluruskan. Jadi ketika melahap daging sate, kalian bisa merasakan hangat hingga ke dalam daging. Ingat prinsip besi sebagai penghantar panas kan?

Selain  itu, pengalaman kuliner unik lainnya, kalian bisa mendengar bunyi “tak-tak-tak” ketika sate dibakar di atas arang. Itu bukan kebetulan, bunyi itu berasal dari panas bara api yang beradu dengan potongan daging yang dibumbui garam. Konon, bunyi inilah yang menginspirasi penamaan sate klatak. 

Itu mengapa saya sarankan untuk makan sate klatak di tempatnya langsung. Selain bisa dapat pengalaman kuliner itu secara langsung, kuliner satu ini memang lebih nikmat disantap selagi hangat. 

Saya rasa sate klatak adalah pilihan tepat untuk kalian wisatawan atau para pendatang yang hendak pergi ke Jogja. Selain rasanya yang lebih masuk di lidah banyak orang, sate klatak gampang ditemukan di berbagai wilayah di Yogyakarta. 

Pusat kuliner satu ini berada di Jalan Imogiri Timur, Kabupaten Bantul. Beberapa nama yang terkenal seperti Sate Pak Pong, Sate Pak Bari, Sate Mak Adi.  Akan tetapi, kalau tidak sempat ke sana, sate Klatak juga bisa ditemukan di kota/ kabupaten di Yogyakarta lain kok. Misalnya saja, Sate Mbah Joyo yang ada di sisi utara Jogja, Sate Pak Jede di Condongcatur, Sate Pak Jeje di Jombor.  Jadi, kalian  tidak perlu khawatir tidak bisa menjangkaunya. 

Penulis: Kenia Intan
Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 5 Dosa Besar Pedagang Sate Kambing yang Merugikan Pembeli dan Sulit Dimaafkan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 Maret 2026 oleh

Tags: daging kambingJogjaKuliner Jogjamakanan jogjaMakanan khas Jogjaolahan kambingsate kambingsate klataksate klatak jogja
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Biaya kos, kisah mahasiswa.MOJOK.CO
Sekolahan

Bertahan di Kos Tanpa Jendela yang Berisik dan Sepanas Oven, Semua Demi Ngirit dan Lolos Ancaman DO Kampus

30 Juli 2026
Kos 150 Ribu di Jogja Saksi Perjuangan Lolos SNBT, Rela Mandi Air yang Bikin Gatal Demi PTN Impian.MOJOK.CO
Sekolahan

Kos 150 Ribu di Jogja Saksi Perjuangan Lolos SNBT, Rela Mandi Air yang Bikin Gatal Demi PTN Impian

29 Juli 2026
Usaha jasa kebersihan, Ready Clean Jogja sampai ke Turki. MOJOK.CO
Sosok

Berawal dari Kegabutan dan UMK Jogja yang “Ngenes”, Kini Mampu Kirim Pegawai ke Turki agar Gelar Sarjana Tak Sia-sia

28 Juli 2026
Nikahkan anak di Lapas Wirogunan Yogyakarta. MOJOK.CO
Kabar

Penuhi Tanggung Jawab sebagai Ayah, Seorang Napi Nikahkan Putrinya di Lapas Wirogunan Jogja

28 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Penggagalan perdagangan ilegal burung di Tanjung Perak Surabaya. Satwa dilindungi dimasukkan boks sampai ada yang mati MOJOK.CO

Penggagalan Perdagangan Ilegal Burung di Tanjung Perak Surabaya, Satwa Dilindungi Dimasukkan Boks sampai Ada yang Mati

30 Juli 2026
Kos 150 Ribu di Jogja Saksi Perjuangan Lolos SNBT, Rela Mandi Air yang Bikin Gatal Demi PTN Impian.MOJOK.CO

Kos 150 Ribu di Jogja Saksi Perjuangan Lolos SNBT, Rela Mandi Air yang Bikin Gatal Demi PTN Impian

29 Juli 2026
Budi daya ikan nila cuan 18 juta tiap 4 bulan tapi jangan ngasal MOJOK.CO

Budi daya ikan nila bisa cuan 18 juta tiap 4 bulan tapi jangan sampai merusak sumber daya 40 tahun ke depan

30 Juli 2026
cut off pertemanan. MOJOK.CO

10 Tahun Persahabatan Berujung Cut Off Mengajari Saya Satu Hal: Kita Bukan Jahat, tapi Memang Sudah Tak Sejalan

31 Juli 2026
Elang Jawa terbang bebas di Gunung Gede Pangrango, tapi masih berada dalam ancaman MOJOK.CO

SRAK 2026-2036 Resmi Disusun, Komitmen Lintas Sektor Selamatkan Elang Jawa dari Kepunahan

27 Juli 2026
Pengelolaan sampah di TPA Troketon oleh Pemkab Klaten. MOJOK.CO

Geliat TPA Troketon: Berpacu dengan Waktu Menjinakkan Bau Sampah dan Air Lindi Jadi Tempat yang Ramah Lingkungan

29 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.