Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kuliner

Warung Pak Ndut Pinus Gondokusuman Nelangsa karena Dicolong Mahasiswa UIN Jogja, Padahal Sudah Kasih Harga Murah

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
4 Juni 2024
A A
Warung Pak Ndut Pinus Bangkrut karena Mahasiswa UIN Jogja Suka Nyolong MOJOK.CO

Ilustrasi - Nelangsa Warung Pak Ndut Pinus yang sering dicolong mahasiswa UIN Jogja. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Warung Pak Ndut Pinus Gondokusuman dicolong anak UIN

Sepanjang pengalaman Wagimin buka Warung Pak Ndut Pinus, Gondokusuman Jogja, baru sekali ia memergoki dengan mata kepala sendiri seorang mahasiswa UIN Jogja mengambil makan tapi tidak bayar. Kejadian itu baru saja terjadi belakangan sebelum saya datang ke Warung Pak Ndut Pinus sore itu.

Awalnya Pak Ndut memantu si mahasiswa yang sekali makan tidak bayar. Padahal ia ambil nasi sayur+ikan dan telur. Tentu akan sangat merugikan bagi Wagimin.

Setelah aksi tersebut terjadi untuk kelima kalinya, Wagimin pun tak segan menindak si mahasiswa UIN Jogja tersebut. Ia menegur aksi tak terpuji si mahasiswa UIN Jogja tersebut.

“Nah tapi kalau diubah sistemnya, misalnya bayar dulu sebelum makan atau nggak prasmanan lagi, nanti pelanggan bisa lari,” keluh Wagimin.

Mahasiswa UIN Jogja nyolong tanpa rasa berdosa

Tanpa Wagimin ketahui lebih jauh, ternyata Warung Pak Ndut Pinus di Gondokusuman Jogja sering jadi sasaran “colongan” bagi mahasiswa UIN Jogja.

Cerita pertama saya dengar dari Haqi (23), mahasiswa semester 6 UIN Jogja. Ia sebenarnya jarang makan di Warung Pak Ndut Pinus. Hanya sesekali saja kalau ada temannya yang mengajak.

Warung Pak Ndut Pinus Bangkrut karena Mahasiswa UIN Jogja Suka Nyolong MOJOK.CO
Warung Pak Ndut Pinus yang sering dicolong mahasiswa UIN Jogja. (Aly Reza/Mojok.co)

Nah, dari beberapa kali makan di sana bersama teman-temannya, ada satu teman yang berulang-ulang makan tapi sengaja tak bayar. Lebih parah, si teman Haqi bahkan sempat juga nyolong sebungkus rokok dari Warung Pak Ndut Pinus di Gondokusuman.

“Sudah saya tegur, tapi bilangnya pasti ‘Alaaah’,” ujar Haqi.

Cerita kedua saya dapat dari Jon (22), juga mahasiswa UIN Jogja. Ia terbilang sering makan di Warung Pak Ndut. Hanya saja ia masuk kategori pembeli yang bertanggung jawab: kalau makan ya bayar. Jujur menyebut menu apa yang ia makan.

“Ada satu teman yang bolak-balik kalau makan nggak bayar. Malah bangga aja orangnya. Seolah-olah aksi beraninya itu suatu kebanggaan. Ia ceritakan ke mana-mana, kalau ia berani loh makan nggak bayar,” tutur Jon.

“Itulah kenapa banyak mahasiswa UIN Jogja yang menyebut Warung Pak Ndut Pinus sebagai warung kejujuran,” sambung Jon. Sebagai mahassiwa UIN Jogja, ia merasa ikut malu dengan kelakuan beberapa oknum mahasiswa yang suka nyolong tersebut.

Penulis: Muchamad Aly Reza
Editor: Ahmad Effendi

BACA JUGA: Jalan Pura Sorowajan Jogja Saksi Tangisan Nenek Tua Ditelantarkan Anak-Anaknya yang Sukses di Jakarta, Hidup Nelangsa dengan ART

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

Iklan

 

 

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 11 Juni 2024 oleh

Tags: hidden gem jogjaJogjakuliner hiddem gem jogjaKuliner JogjaMahasiswa Jogjamahasiswa uin jogjauin jogjawarung hidden gem jogjawarung legend jogjawarung murah jogjawarung sekitar uin jogja
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

mahasiswa autis Fakultas Peternakan UGM. MOJOK.CO
Sekolahan

Mahasiswa Autis UGM Sulit Berinteraksi Sosial, tapi Buktikan Bisa Lulus usai 6 Tahun Lebih dan Buka Usaha Ternak Kambing di Kampung Halaman

20 Mei 2026
Babi, Anjing, dan Pink Floyd Versi Cadas yang Lahir dalam Wujud Perempuan Bernama Gabriëlle.MOJOK.CO
Sosok

Babi, Anjing, dan Pink Floyd Versi Cadas yang Lahir dalam Wujud Perempuan Bernama Gabriëlle

20 Mei 2026
Jogja berbenah saat Jakarta alami kemunduran. MOJOK.CO
Urban

25 Tahun Adu Nasib di Jakarta sebagai Orang Gila Kerja, Ternyata Hidup Lebih Waras Saat Pindah ke Jogja

20 Mei 2026
Pandeglang, Mati-matian Bertahan di Jogja Buat Apa? MOJOK.CO
Urban

5 Tahun Merantau, Sadar Kalau Pandeglang dan Jogja Itu Mirip: Tak Ramah Buat Cari Duit, Masyarakatnya pun Pasrah sama Nasib 

17 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pandeglang, Mati-matian Bertahan di Jogja Buat Apa? MOJOK.CO

5 Tahun Merantau, Sadar Kalau Pandeglang dan Jogja Itu Mirip: Tak Ramah Buat Cari Duit, Masyarakatnya pun Pasrah sama Nasib 

17 Mei 2026
Museum Ibu Marsinah jangan berhenti sebagai simbol, tapi negara harus serius pikirkan kesejahteraan kaum buruh MOJOK.CO

Museum Ibu Marsinah Jangan Berhenti sebagai Simbol, Tapi Kesejahteraan Buruh Harus Benar-benar Dipikirkan

18 Mei 2026
Ironi jadi orang tunawicara (bisu) di desa, disamakan seperti orang gila MOJOK.CO

Ironi Orang Tunawicara (Bisu) di Desa: Dianggap Gila, Punya Otak Cerdas Tetap Dianggap Tak Bisa Mikir Hanya karena Sulit Bicara

15 Mei 2026
Siswa Katolik di Muhammadiyah Pekalongan. MOJOK.CO

Cerita Siswa Katolik Suka Otak-atik Motor hingga Lulus dari SMK Muhammadiyah dan Dapat Beasiswa Magang ke Jepang 

18 Mei 2026
Lewat album "Jalan Kaki" - Hifdzi Khoir ceritakan perjalanan hidup, juga sebagai legacy dari mendiang Gusti Irwan Wibowo MOJOK.CO

Album “Jalan Kaki”: Cara Hifdzi Khoir Bercerita tentang Perjalanan Hidup, Jadi Legacy dari Mendiang Gusti

19 Mei 2026
Veda Ega Pratama Buktikan Mental Comeback, Start P20 Finis 8 Besar di Catalunya

Veda Ega Pratama Buktikan Mental Comeback di Moto3, Start P20 Finis 8 Besar di Catalunya

17 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.