Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kuliner

Kisah Warung Padang yang 13 Tahun Relakan Utang-utang Mahasiswa UNY, Tak Tega Lihat Anak Kos Hidup Susah

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
28 Juni 2024
A A
warung padang andalan mahasiswa uny.MOJOK.CO

Ilustrasi warung padang (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Tidak jarang, Ibra memang utang kepada di warung padang tersebut. Namun, Hayati mengaku tidak pernah mencatatnya. Sebab, Ibra adalah pelanggan setia dan sudah dipercaya.

Kadang-kadang ada yang memanfaatkan kebaikan

Di kalangan pelanggannya, Hayati sudah dikenal mempersilakan bagi mahasiswa yang tidak punya uang untuk utang. Sampai-sampai, ia pernah didatangi ketua asrama mahasiswa dari NTT yang meminta Hayati untuk tegas.

“Pernah ada ketua asrama mahasiswa datang ke saya. Dia khawatir banyak teman-temannya yang utang nggak dibayar. Dia minta daftar yang utang. Saya sebenarnya hafal beberapa nama yang belum bayar, tapi saya bilangnya sudah lunas semua. Takut nanti anak-anak ini kena marah,” ujar Hayati tersenyum.

Kepada beberapa pelanggan yang sudah ia kenal dekat, Hayati bahkan mempersilakan mereka untuk membayar dengan sistem mingguan dan bulanan. Semacam langganan pascabayar. Untuk kategori seperti ini, setiap transaksi memang harus ia catat.

Saat bercerita, Hayati menyebut beberapa nama pelanggannya. Saya sampai sedikit takjub bagaimana ia menghafal nama-nama tersebut. Beberapa pelanggan yang ia hafal betul nama hingga menu yang biasa dipesan adalah mahasiswa UNY.

Tidak dapat dimungkiri bahwa ada saja yang lupa membayar utang setelah makan di warung padang tersebut. Namun, Hayati mengaku sudah tidak mau mengingat-ingatnya lagi. Yang sudah, biarlah berlalu.

“Rezeki nggak kemana-mana Mas. Nanti yang ganti Allah. Ini saya bisa seperti sekarang mungkin karena itu juga,” tuturnya sambil terus megang tasbih di tangannya.

Perempuan ini bercerita saat ada pelanggan setianya lama tidak terlihat, ia akan menanyakan ke temannya. “Sering itu Mas, beberapa hari nggak ke warung ternyata lagi nggak punya uang. Saya bilang ke temannya, suruh diajak makan ke sini saja, gratis,” ungkapnya.

Sebenarnya, pada 2016, Hayati telah membuka cabang warung padang di Kalasan Sleman sekaligus membangun rumah baru di sana. Namun, saat itu warung di Samirono masih ia pertahankan karena ada banyak pelanggan.

Alasan buka warung padang di tempat lain setelah 13 tahun jadi andalan mahasiswa di Samirono

Saat pandemi, ia baru mulai merasakan situasi di sana berubah sepi. Bahkan, pascapandemi mereda situasinya tak kunjung kembali seperti semula.

“Seperti sudah berubah banget. Nggak kayak dulu lagi,” kata dia.

Berhubung kontrak rumahnya di Samirono habis pada 2023, ia memutuskan untuk tidak memperpanjang sewa. Namun, saudaranya justru berminat untuk menuruskan usaha di tempat itu.

Sejak 2023, Hayati resmi meninggalkan Samirono untuk mengurus beberapa cabang warung padang yang ia beri nama Mutiara Minang di Kalasan. Menikmati ritme hidup yang lebih lengang di pinggiran Jogja.

Sebelum mengakhiri perbincangan, saya sempat bertanya alasan mendalam tentang keputusannya tak banyak perhitungan dengan pelanggan. Soal itu, Hayati bertutur bahwa rasa ibanya muncul karena sama-sama perantau.

Iklan

“Ibu ini kan perantau juga. Merasakan susahnya awal-awal berjuang dulu. Banyak juga di antara para mahasiswa yang orang tuanya di kampung bukan dari kalangan mampu,” tuturnya.

Saya sempat izin meminta untuk mendokumentasikan sosoknya untuk dokumentasi tulisan. Namun, perempuan itu enggan difoto.

“Malu, nggak usah saja lah ya. Sudah foto warungnya aja,” kelakar Hayati dengan dialek Minang yang masih begitu kental.

Fajar (24), anak kedua Hayati yang sore itu datang untuk menemani ibunya lalu bilang bahwa ibunya memang pemalu. Lantas, sambil melipir ke luar warung, lelaki ini bercerita bahwa ibunya, meski tidak banyak bicara, tapi begitu peduli dengan orang di sekitarnya.

“Ibu itu dari dulu begitu. Kadang-kadang aku sampai heran kok ya baik banget sama anak orang,” kelakarnya.

Namun, di sisi lain Fajar paham bahwa orang tuanya telah melewati perjalanan panjang. Perjalanan yang awalnya begitu berliku sebelum sekarang bisa sedikit menikmati masa tuanya. Sehingga, rasa ingin membantu sesama perantau tumbuh di dirinya.

Penulis: Hammam Izzuddin

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA 5 Penanda Warung Nasi Padang Asli Menurut Para Pedagang dari Minang

Ikuti artikel dan berita Mojok lainnya di Google News

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 28 Juni 2024 oleh

Tags: mahasiswa UNYpilihan redaksisamironounywarung Padang
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

kos dekat kampus, kos murah.MOJOK.CO
Urban

Punya Kos Dekat Kampus Menguras Mental dan Finansial, Gara-Gara Teman Kuliah yang Sering Menginap tapi Tak Tahu Diri

29 April 2026
kurir dan driver ShopeeFood. MOJOK.CO
Catatan

Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka

28 April 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, akan beri pendampingan korban daycare Little Aresha dan akan lakukan sweeping MOJOK.CO
Aktual

Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

27 April 2026
Kerja di Jakarta.MOJOK.CO
Urban

Jakarta Tak Cocok bagi Fresh Graduate yang Cuma “Pengen Cari Pengalaman”: Bisa Bikin Finansial dan Mental Layu Sebelum Berkembang

26 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Klaten International Cycling Festival (KLIC Fest) 2026 undang pecinta sepeda dari seluruh negeri hingga internasional MOJOK.CO

Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara

28 April 2026
Beri tip ke driver ojol. MOJOK.CO

Kasih Tip Rp5 Ribu ke Driver Ojol Tak Bikin Rugi tapi Bikin Hidup Lebih Bermakna di Tengah Situasi Hidup yang Kacau

28 April 2026
Guru PPPK Paruh Waktu, honorer.MOJOK.CO

Guru, Profesi yang Dihormati di Desa tapi Hidupnya Sengsara di Kota: Dimuliakan Seperti Nabi, Digaji Lebih Kecil dari Kuli

23 April 2026
Romantisasi bunuh diri di Jembatan Cangar Mojokerto harus dihentikan MOJOK.CO

Ironi Jembatan Cangar Mojokerto: Berubah Jadi Titik Bunuh Diri Gara-gara Salah Kaprah Diromantisasi hingga Menginspirasi

24 April 2026
Jogja Financial Festival 2026 Segera Hadir di Jogja- Beri Literasi Keuangan dengan Cara Menyenangkan MOJOK.CO

Jogja Financial Festival 2026 Segera Hadir di Jogja: Beri Literasi Keuangan dengan Cara Menyenangkan

25 April 2026
Sulitnya menjadi orang dengan attachment style avoidant. MOJOK.CO

Sulitnya Menjadi “Avoidant” Menjelang Usia 25, Takut Terlalu Dekat dengan Orang Lain hingga Pesimis Menikah

24 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.