Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kuliner

Mie Ayam dan Bakso Titoti Asli Wonogiri Diburu Pelanggan di Jogja setelah Menaklukkan Jakarta Sejak 1990-an

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
4 Maret 2024
A A
Mie Ayam dan Bakso Titoti Asli Wonogiri Diburu Pelanggan di Jogja setelah Menaklukkan Jakarta.MOJOK.CO

Ilustrasi Bakso Titoti (Ega/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Mie Ayam dan Bakso Titoti asli Wonogiri yang lebih dulu tenar di Jakarta sejak Agustus 2023 mulai menggoyang lidah orang Jogja. Warung yang lebih terkenal dengan sebutan Bakso Titoti di Jogja merupakan cabang ke-23.

Saya akhirnya kesampaian berkunjung ke Bakso Titoti cabang Jogja pada Minggu (3/3/2024) lalu. Rasa penasaran untuk datang karena sebelumnya, pada November 2023, saya sempat tiga hari liputan khusus tentang mie ayam di Wonogiri.

Saat liputan di Wonogiri, selain mencicipi langsung racikan mie ayam dan bakso Titoti, saya juga mendengar langsung bagaimana warga lokal menyebutnya sebagai warung paling tenar se-Kota Gaplek itu.

Yuli misalnya, perempuan yang saya wawancara secara acak saat sedang mengantar anaknya ke TK dekat Alun-alun Wonogiri bilang, “Mie ayam di Wonogiri itu banyak banget, banyak yang enak, tapi di kota yang paling terkenal ya Mie Ayam dan Bakso Titoti.”

Di Wonogiri, Bakso Titoti punya dua cabang yakni di dekat Pasar Kota Wonogiri dan di Kecamatan Ngadirojo. Kedua cabang ini cukup besar dengan ciri khas gerobak di depan terbuat dari kayu dengan ukiran yang elegan. Memberi kesan “mewah”.

Saat menjajal Bakso Titoti di Wonogiri, seorang pelanggan bernama Iis bercerita kalau warung tersebut baginya contoh bakso dan mie ayam dengan cita rasa paling pas di lidah. “Ini dulu warungnya sempat pindah-pindah, saya tetap langganan dan rasanya nggak berubah,” katanya mantap.

bakso titoti jogja.MOJOK.CO
Penampakkan Warung Bakso Titoti Jogja (Hammam Izzuddin/Mojok.co)

Saat di Jogja, penampakannya juga sama. Bedanya, saya amati cabang Bakso Titoti di Jogja lebih banyak mobil terparkir. Sekilas, lebih ramai dari Wonogiri. Sebagai informasi, meski berasal dari Wonogiri, Slamet Riyanto selaku perintis Bakso Titoti awal mula membuka warung besar di Jakarta sejak 1990-an.

Penampakan mobil-mobil besar di parkiran agak membuat minder. Sebelumnya, saat di Bakso Titoti Wonogiri saya makan sepuasnya tanpa mikir harga karena ada biaya dari kantor. Namun, saat ini saya harus pakai ongkos sendiri, terlebih, tambahan biaya mentraktir pacar yang saya ajak juga.

Mie ayam dan bakso mewah yang bukan untuk kalangan mahasiswa pas-pasan

Begitu masuk, kami langsung memesan dua porsi mie ayam bakso. Seporsi harganya Rp20 ribu. Menu paling murah yakni mie ayam seharga Rp14 ribu. Sementara untuk es teh, harganya Rp5 ribu.

“Memang bukan mahasiswa ya pasarnya,” kelakar pacar saya.

Dari pengunjung yang datang, memang tidak terlihat demikian. Namun, saya coba yakinkan bahwa cita rasanya sepadan dengan harga.

seporsi mie ayam bakso titoti.MOJOK.CO
Penampakkan mie ayam bakso di Titoti yang menggoda (Hammam/Mojok.co)

Akhirnya, seporsi mie ayam bakso tersaji. Mangkoknya cukup besar sehingga porsi mie terlihat banyak. Sementara dua butir bakso tersaji dengan kuah khusus yang terpisah.

Salah satu ciri penyajian mie ayam di warung ini adalah kuahnya yang terpisah. Beda dengan kebanyakan warung mie ayam Jawa buatan milik orang Wonogiri.

Cita rasa gurih terasa kuat. Bumbunya tidak terlalu asin dan tidak berlebihan, kekuatannya ada di kaldu ayamnya.

Iklan

Baca halaman selanjutnya…

Bakso Titoti, saksi perjuangan dan kesuksesan perantau Wonogiri di Jakarta

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 4 Maret 2024 oleh

Tags: bakso titotijakartaJogjaKulinerMahasiswamie ayammie ayam bakso titotiwonogiri
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Mahasiswa gen Z kuliah malas baca jadi brain rot
Sekolahan

Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI

23 April 2026
3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak (Unsplash)
Pojokan

3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak: Cobain, deh, Kalau Kamu Nggak Percaya

22 April 2026
Pasang WiFi IndiHome di kos. MOJOK.CO
Sehari-hari

Penyesalan Pasang WiFi di Kos: Dipalak Mahasiswa yang Kerjanya Main Game Online Ramai-ramai dan Ibu Kos yang Seenaknya Sendiri

22 April 2026
Alasan Gelar Sarjana Tak Lagi Jadi Jaminan Mudah Dapat Kerja MOJOK.CO
Esai

Alasan Gelar Sarjana Tak Lagi Jadi Jaminan Mudah Dapat Kerja

20 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tapak Suci Unair. MOJOK.CO

Saat Pencak Silat Dianggap Biang Kerok, Saya Bersyukur Jadi Bagian Tapak Suci Unair yang Anti Tawuran

21 April 2026
Ilustrasi tinggal di desa.MOJOK.CO

Bersih Desa, Tradisi Sakral yang Kini Cuma Jadi Ajang Gengsi: Bikin Perantau dan Pemudanya Sengsara, Buang-Buang Waktu dan Uang

20 April 2026
nongkrong di kafe, jakarta selatan.MOJOK.CO

Nongkrong di Usia 30 Terasa Tak Sama Lagi: Teman Makin Jompo, Obrolan Kian Membosankan, tapi Saya Berusaha Memahami

22 April 2026
Guru PPPK Paruh Waktu, honorer.MOJOK.CO

Guru, Profesi yang Dihormati di Desa tapi Hidupnya Sengsara di Kota: Dimuliakan Seperti Nabi, Digaji Lebih Kecil dari Kuli

23 April 2026
Omong kosong berkebun untuk slow living di desa. Punya kebun di desa justru menderita karena tanaman dirampok warga MOJOK.CO

Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki

23 April 2026
Merintis Jastip ala Mahasiswa Flores Cuan Jutaan Tiap Bulan MOJOK.CO

Belajar dari Mahasiswa Flores yang Merantau di Jogja Merintis Usaha Jastip Kecil-kecilan Hingga Untung Jutaan Rupiah Setiap Bulan

23 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.